LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Rabu, 16 November 2022 - 04:08 WIB

Tanamkan Kedisiplinan, Satgas RI-PNG Yonif 511/DY Latihkan PBB Kepada Anak-Anak Di Tanah Papua

Mediakompasnews.Com – Merauke – Guna menanamkan sikap disiplin kepada anak-anak di tanah Papuas, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Yanggandur berikan pelatihan dasar PBB kepada siswa siswi di SMPN Yanggandur yang dipimpin oleh Danpos Letda inf Warjito beserta 9 orang anggota pos di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Rabu (16/11/22).

Demi membentuk karakter kedisiplinan anak-anak di tanah Papua, seperti halnya melalui pelatihan dasar PBB yang dilakukan oleh Pos Yanggandur Satgas Yonif 511/DY karena dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme serta terciptanya rasa solidaritas antar sesama siswa. Karena anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi generasi-generasi penerus bangsa Indonesia dikemudian hari.

Baca Juga :  Kadispenad : 51 Anggota NII Deklarasi Kembali ke NKRI di Wilayah Kodam III/Siliwangi

Danpos Letda Inf Warjito mengatakan bahwa “Tujuan dilatihkannya PBB kepada siswa siswi disini adalah merupakan suatu wujud kepedulian kami dari Satgas RI-PNG Yonif 511/DY untuk menanamkan jiwa disiplin, patriotisme, bertanggung jawab serta memberikan rasa percaya diri kepada anak-anak tersebut.”

“Kegiatan ini selain melatihkan anak-anak materi PBB juga mendidik mereka untuk belajar disiplin, kekompakan dalam kelompok, melatih mental dan fisik anak-anak karena dalam materi PBB ini mengandung nilai seni dalam menyamakan irama setiap gerakan. Besar harapan kami kelak jika dewasa memiliki kepribadian dan sikap patriotisme serta cinta terhadap bangsanya,” ucap Danpos.

Baca Juga :  Pantau Pilkades Di Kabupaten Lebak, Danrem 064/MY Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah

Sementara itu, salah seorang guru SMPN Yanggandur atas nama Bapak Rado (38) mengungkapkan “banyak manfaat yang didapat oleh siswa siswi SMPN Yanggandur dengan keberadaan Satgas Yonif 511/DY di kampung kami. Salah satunya anak-anak bisa mengenal bagaimana tata cara baris berbaris yang benar dan baik sehingga mereka bisa lebih disiplin. Dengan dilatih langsung oleh bapak-bapak TNI anak-anak cepat mengerti dan memahami setiap gerakan yang diajarkan. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya semoga apa yang diberikan oleh bapak-bapak TNI selalu diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Bapak Rado.

Baca Juga :  Perayaan Natal Oikumene Kebun Dan PKS PTPN V Sei Rokan Distrik Barat Berjalan Dengan Hikmad

(One007)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Danrem 064/Maulana Yusuf Mendampingi Pangdam III Siliwangi Tanam Jagung Serentak di Dodiklatpur Ciuyah

Berita Utama

Tim Penilai Visitasi PKBM Verifikasi Lapas Rangkasbitung

Berita Utama

GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.

Berita Utama

Panglima TNI Mutasi 96 Perwira Tinggi TNI

Berita Utama

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Komisi Eropa

Berita Utama

Gencar Tindak Lanjuti Program Asta Cita Presiden RI,Kapolsek Kepenuhan Iptu Ulik Iwanto SH, Sikat Warga Kepenuhan,Miliki 7.58 Gram Sabu,

Berita Utama

Media Reformasi Indonesia Gelar Halal Bihalal Dan Santunan Anak Yatim Di Pantai Ancol

Berita Utama

Peduli Lingkungan, Jelang Puncak Hari Bhayangkara Ke 78, Polres Rohul Bersama Polsek Jajaran Tanam Ribuan Bibit Pohon