DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pemerintah Daerah

Senin, 15 Agustus 2022 - 04:56 WIB

Setiap Tahun Angka Kemiskinan Di Kampar Semangkin Meningkat Di Tahun 2022

Mediakompasnews.Com – Pekan Baru – Kabupaten Kampar merupakan Kabupaten dengan desa tertinggal terbanyak di Riau. Dari 250 desa dan Kelurahan di kabupaten kampar, terdapat 23 desa sangat tertinggal dan 12 desa tertinggal menurut data dari Indeks Desa Membangun (IDM) 2022.

Wahyu Ilham Kurniawan selaku Ketua BEM KM F. Teknik UPTT mengatakan bahwa kabupaten kampar memiliki jumlah angka kemiskinan yang sangat tinggi dan harus di beri perhatian serius dari semua pihak .

Baca Juga :  Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Upacara Harkitnas Ke-115 Tahun 2023

“Setiap tahun angka kemiskinan semakin meningkat di kampar, ditahun 2022 angka kemiskinan mencapai 68.740 jiwa dan terus bertambah” ungkap Wahyu.

Belum lagi pembangunan yang tidak merata di kabupaten kampar ini. Dapat kita lihat bahwa ada 23 desa sangat tertinggal dan 12 desa tertinggal (data IDM 2022), tambah Wahyu.

Menurut Adam, kedatangan Mentri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ke Kampar sangat tepat.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Sosialisasikan Keselamatan Berkendara, Patuhi Rambu Lalu-Lintas dan Tidak Arogan di Jalan Raya

“Melihat kondisi ekonomi masyarakat di beberapa desa saat ini,kedatangan pak mentri merupakan momentum untuk meninjau langsung keadaan desa desa tertinggal di Kab. Kampar. Beberapa desa tertinggal dan sangat tertinggal itu harus mendapat perhatian khusus dari Mentri Desa PDT & Transmigrasi sebab kita nilai pemkab Kampar kurang memberi perhatian terhadap persoalan rakyat yg satu ini.”Sambung nya.

Baca Juga :  Pemdes Lobuk bersama PKK dan Karang Taruna Ikut Menyemarakkan HUT RI ke 77

“Kita berharap dengan kedatangan mentri ini ke kampar bukan hanya untuk mengikuti rangkaian kegiatan penutupan event yang dibuat oleh pemda kampar saja, melainkan dapat melihat secara langsung bahwa di Kab.Kampar masih banyak desa-desa tertinggal”, Tutup Wahyu.

(Samiono)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Menko Marves Ucapkan HUT ke-78 Bhayangkara : Polri Presisi Pilar Penting Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah Daerah

Keakraban Dengan Warga, Babinsa Koramil 414-04/Membalong Lakukan Komsos Dengan Warga Binaanya

Berita Utama

Polisi Tetapkan Tersangka Ibu Tiri Aniaya Anak: Motif Kesal Terhadap Anaknya

Berita Utama

Danrem 064/my Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Dan Kenaikan Pangkat Personel

Berita Utama

Zero Halinar, Rutan Kelas I Tangerang Deklarasi Komitmen Bersama Berantas HP Ilegal, Pungli, dan Narkoba

Pemerintah Daerah

Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pikiran Komisi I, II dan III Terhadap APBD 2022.

Berita Utama

Buka Musda Ke II DPD PPNI, Ini Harapan Bupati Sumba Barat

Berita Utama

Polsek Bonai Darussalam: Pasangan Tanpa Ikatan Suami Istri Diamankan Bersama 14 Paket Sabu