DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Budaya

Senin, 31 Oktober 2022 - 11:33 WIB

Ribuan Orang Geruduk Kelilingi Pemkot Tangerang Dengan Bendera Kuning Serta Arak Pocong

Mediakompasnews.com – Tangerang, – Ribuan orang yang tergabung dalam berbagai lintas organisasi lakukan aksi menggeruduk Pusat Pemerintah Kota Tangerang hari ini Senin 31/10/2022.

 

Mereka membentangkan 1000 lebih bendera kuning dan 50 replika pocong sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemkot Tangerang.

Aksi ini buntut kekecewaan atas putusan Dirjen Kebudayaan yang menetapkan Makam Ki Buyut Jenggot bukan sebagai cagar budaya.

Pasalnya, lokasi yang sudah sejak ratusan tahun sudah ada di lokasi ini dianggap memiliki sejarah dan kultur yang kental tentang perjuangan islam di Banten.

Namun kekecewaan masyarakat mecuat lantaran Pemerintah Kota Tangerang dianggap tidak berpihak pada masyarakatnya dan sudah mati keberpihakanya kepada masyarakat, khususnya warga Gunung Sahari terkait kasus Makam Syech Raja Suta atau lebih dikenal dengan Mbah Djenggot, apalagi belakangan ini masyarakat dikejutkan tentang info relokasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  TNI AL Dan US Navy Chaplain Bahas Kerjasama Pembinaan Mental Prajurit

“Kalau mereka niat berpihak pada rakyatnya kami tidak perlu penetapan cagar budaya. Cukup dengan menjadikan lokasi tersebut sebagai fasos dan fasum saya rasa itu bukan hal yang sulit jika Pemkot Tangerang memang niat berpihak kepada masyarakatnya,” ungkap Saiful Basri.

Lebih lanjut pria yang kerap disapa Bung Marcel ini dalam persoalan tersebut dirinya menduga Pemkot Tangerang bersekongkol dengan pengembang. Apalagi, sejak awal masyarakat sudah didukung berbagai pihak termasuk DPRD Kota Tangerang.

Baca Juga :  Pemuda mitra Kantibmas memberikan Sembako dan rehap rumah tidak layak huni.

“Lalu kenapa hanya Pemkot Tangerang yang berpihak ke pengembang. Dengan itu kami akan menggelar aksi besar besaran selama satu minggu,” sebutnya.

Marcel mengaku dalam aksi yang akan diadakan hari ini Senin (31/10/2022) akan melibatkan ribuan orang dari lintas organisasi dan unsur masyarakat.

“Kami juga akan mengelilingi Pemkot Tangerang dengan ribuan bendera kuning dan puluhan pocong. Hal ini sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap matinya hati nurani yang mengabaikan persoalan di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Presiden Tinjau Kesiapan UMKM dan Lokasi Wisata di Labuan Bajo

Ditempat yang sama Sekretaris DPC REPDEM Kota Tangerang Herman Petrus sangat menyangkan dengan tidak adanya keberpihakan pemda kota tangerang terkait masalah ini.
Sebagai Sayap Partai PDIP dirinya merasa terpanggil untuk mendukung perjuangan warga Gunung Sahari, dan berharap agar pemerintah kota tangerang mendengar serta menampung seluruh aspirasi yang sudah disampaikan sebelum sebelumnya.
Ia pun menandaskan jika tuntutan yang dilakukan masyarakat pada hari ini tidak segera ditindaklanjuti, maka REPDEM Kota Tangerang sebagai Mata, Otot,Telinga dan Tenaganya PDI PERJUANGAN akan melakukan aksi yang lebih besar dari sekarang pungkasnya.

(Juni Ardi)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sampaikan Pesan Kamtibmas Jelang Pemilu 2024, Kapolres Sumenep Gelar Jumat Curhat di Masjid Zainal Abidin Gapura

Hukum dan Kriminal

Sat Resnarkoba Polres Lebak kembali Ungkap Kasus Narkotika Jenis Shabu

Berita Utama

Tingkatkan Kualitas Layanan, Rutan Kelas I Tangerang Konsisten Sambangi Blok Hunian

Berita Utama

Polda Bali Amankan Kunjungan Kerja Presiden Ri Ke Wilayah Bali

Berita Utama

kawanan Pencuri Buah Kelapa Sawit Tertangkap Basah Saat Menjalankan Aksinya Di Areal Afdeling VIII Kebun Tandun PTPN V

Berita Utama

Tinjau Panen Raya di Ngawi, Presiden Jokowi: Produktivitas Tiap Daerah Berbeda

Berita Utama

Wakapolri Komjen Agus Andrianto Perbaharui Data LHKPN

Berita Utama

Kunjungi Pura Besakih, Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pemugaran dan Penggunaan Bus Listrik bagi Turis di Pura Agung Besakih