DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Sorotan / Sumenep

Minggu, 8 Januari 2023 - 16:30 WIB

Program P3-TGAI Tahun 2022 Diduga Kurang Bermanfaat kepada para Petani

Mediakompasnews.Com – Sumenep – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa romben guna Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep Madura Jawa timur. diduga kurang bermanfaat kepada para petani setempat. Minggu, 08/01/2023.

Pasalnya, menurut Sudarsono mantan Sekretaris Desa (sekdes) Romben Rana yang kini menjabat Staf di Kecamatan Dungkek menuturkan kepada awak Mediakompasnews.com bahwa proyek P3-TGAI tersebut di bangun ditanah percaton di Desa Romben Rana.

“Salah satu kadus Romben Rana sebelum pelaksanaan pembangunan sudah memberikan masukan kepada Kades Romben Guna Yuni nur Fajrona agar tidak membangun dilokasi tersebut, karena dinilai kurang bermanfaat namun tidak diindahkan’’, Ujar Sudarsono.

Baca Juga :  Untuk Turnamen Juara 1 (Satu) Di Raiih Oleh Kandang Sendiri Kampung Rancapanjang

Lebih lanjut Sudarsono menyampaikan apabila hujan deras, aliran air dari arah utara membawa sampah dan ranting pepohonan yang hanyut memenuhi tanah percaton tersebut, akibatnya para petani terancam gagal panen.

“Para petani akan mengalami gagal panen dan akan mengalami kerugian belasan juta rupiah’’, Imbuhnya.

Bukan hanya itu, ketika hujan lebat, SMP Negeri 1 Dungkek juga terkena banjir, berhubung Proyek Pembangunan P3-TGAI itu tepat disebelah utaranya, sehingga proses belajar mengajar kurang optimal. Imbuh Sudarsono.

Baca Juga :  Ramah Tamah Kapolres Rohul Budi Setiyono Dengan Insan Pers Menjadi Penyeimbang Informasi

“Para petani desa Romben Guna berharap agar proyek yang kearah timur ditutup saja, biar air mengalir ke arah barat selokan yang ada’’, Pungkasnya.

Sementara menurut keterangan salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, sebut saja inisial W menuturkan bahwa para petani merasa dirugikan dengan adanya proyek pembangunan P3-TGAI tersebut dan terancam gagal panen.

Baca Juga :  Banjir Bandang Landa Simbahe DS, Satu Unit Mobil Havanza Hanyut di Seret Air Bah

“Di sebelah barat sejak dulu ada saluran pembuangan air kenapa bukan itu yang di bangun, dan para petani meminta kepada Dinas terkait secepatnya untuk turun langsung mengecek ke lokasi penyebab terjadinya banjir’’, Pungkas salah satu warga disela-sela kesibukannya kepada awak Mediakompasnews.com.

(Azis)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Apresiasi Perubahan Di Tubuh Polri, Kini Alvin Lim Soroti Kejaksaan Sarang Mafia Hukum.

Berita Utama

Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Ranperda APBD T.A 2023

Berita Utama

Dugaan Korupsi APBD Kota Tangerang, Berujung Hak Ganti Rugi Warga Belum di Bayar

Berita Utama

Ramadan Persatuan: Seruan Menyentuh Ketua TB. Abdul Fatah Endoh Sugriwa untuk Soliditas BPPKB Banten

Berita Utama

HUT ke 77 RI, Ridwan Kamil: Momentum Kebangkitan Indonesia Menuju Negara Adidaya

Berita Utama

Polri Pastikan Video Uang Rp 900 Miliar di Bungker Rumah Ferdy Sambo Hoaks, Ini Faktanya

Berita Utama

Sambut Kunjungan Kedatangan Wakil Presiden di Kaimana

Berita Utama

Sartono Eko Saputro Resmi Jabat Pj. Sekretaris Daerah Kota Tegal