Breaking News

Home / TNI/POLRI

Senin, 26 September 2022 - 10:37 WIB

Polda Sumsel Lakukan Upaya Pemberantasan 3C (Curas, Curat,dan Curanmor)

PALEMBANG, MTN – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal melakukan upaya dalam pemberantasan tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmo) di wilayah Sumsel.

Salah satunya melalui operasi sikat II Musi untuk menciptakan keamanan dan menekan angka kejahatan di Sumsel, untuk itu Polda Sumsel menyiapkan personelnya dengan latihan pra Ops Sikat II Musi 2022 bertempat di Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (26/9).

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Drs Kamaruddin, M Si mengatakan, bahwa untuk menyegarkan dan meningkatkan keterampilan personel, kegiatan ini perlu dilakukan.

Baca Juga :  Kasad Tujuan Tugas Operasi TNI di Papua Adalah Untuk Lindungi dan Sejahterakan Rakyat Papua

“Kegiatan ini kita gelar untuk mempersiapkan personel kita untuk Ops Sikat II Musi 2022, dengan mampu melaksanakan tugasnya dalam menekan angka kejahatan, khususnya 3C,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa wilayah Sumsel sangat strategis, sehingga bisa melancarkan aksi kejahatan hingga menjual barang curian baik dari darat maupun laut.

“Untuk itulah pelatihan ini sangat penting, sehingga personel kita mempunyai bekal dalam Ops Sikat II Musi 2022,” katanya kepada wartawan.

Terjadi tindakan 3C yang dilakukan seseorang, dikarenakan faktor ekonomi sehingga orang itu nekat melakukan tindak kejahatan khususnya 3C. “Kita lihat faktor ekonomi mendorong orang untuk melakukan kejahatan, belum pulih perekonomian dan BBM membawa pengaruh besar memicu hal itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Desa Tegalgubug Lor Polsek Arjawinangun Polresta Cirebon bersama Pemdes Berikan Bantuan Gerobak Sampah Kepada Warga

Dari datang Anev operasi sikat I Musi 2022 lanjut dia mengatakan, ada 243 kasus dengan 272 tersangka. “Dari kasus yang kita catat curat dengan 179 kasus, curas dengan 36 kasus dan curanmor dengan 28 kasus,” aku dia.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH mengatakan, bahwa Sumsel masuk dalam 10 peringkat terbesar dalam hal tindak kejahatan.

Baca Juga :  Kodim 0735/Surakarta Gelar Komunikasi Cegah Konflik Sosial di Wilayah Kota Surakarta

“Hal inilah yang harus kita atasi, dengan berbagai upaya serius dan tanggung jawab kita, untuk menciptakan keamanan dan menekan tindak kejahatan khususnya 3C yang masih sangat tinggi,” bebernya.

Dirinya menjelaskan, bahwa para anggota harus menyeimbankan antara laporan dan ungkap kasus. “Karena data yang dapatkan bahwa hal ini belum optimal antara laporan dan ungkap kasus yang dilakukan, sehingga hal ini harus kita Optimalkan,” tutupnya.

(Rohmadi)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Musda Ke-III, LVRI Siap Melaksanakan Perannya

TNI/POLRI

Bhabinkamtibmas Desa Jatipiring Polsek karangsembung Polresta Cirebon Polda Jabar menjadi Pembina Upacara Bendera Di SDN Jatipiring

Berita Utama

Istighosah Kebangsaan Bersama TNI – POLRI Wujudkan Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh

Berita Utama

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty Dampingi Siswa Staff Defense College Malaysia di Titik Nol Patok

Berita Utama

Polisi Ringkus Cepat Pelaku Pembunuhan Petani di Teluknaga

TNI/POLRI

Korem 064/MY Bekerjasama Dengan Perumahan Bumi Harapan, Siapkan 1000 Unit Rumah Untuk Prajurit

Berita Utama

Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Kapolresta Cirebon Ajak Masyarakat Mengheningkan Cipta Bentuk Penghormatan Jasa Para Pahlawan

TNI/POLRI

Dandim 0414/Belitung Pimpin Korps Raport Pindah Satuan Anggota Kodim 0414/Belitung