LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Sorotan

Sabtu, 27 September 2025 - 05:44 WIB

Penggalian Kabel Ilegal di Tangerang, Denpom Tangkap Mobil Berisi Tembaga Miliaran

Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Aktivitas penggalian kabel Optic (tembaga-red) di sejumlah titik di Kota Tangerang menuai sorotan warga. Meski terdapat tanda peringatan “Awas Ada Galian”, kegiatan itu dilakukan malam hingga subuh dan sudah berlangsung selama beberapa minggu terakhir.

Sejumlah warga menduga aktivitas tersebut bukan proyek resmi, melainkan praktik pencurian kabel fiber optik berbahan tembaga.

“Mereka bilang ini perintah dari Telkom dan sudah atas izin aparat terkait. Tapi saat diminta bukti surat-surat legal tidak bisa menunjukkan. Ini jelas merusak fasilitas umum dan merugikan negara,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (27/9/2025) dini hari.

Poto : Bekas Galian Optik (tembaga-red) ilegal, Sabtu (27/09/25).

Warga menyebut kabel tembaga yang digali memiliki nilai tinggi. Setiap kali pengangkutan, nilainya diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta. Aktivitas serupa dilaporkan terjadi di Jalan GOR Kecamatan Tangerang, kawasan Poris, Pasar Baru, serta terbaru di Jalan KS Tubun, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci. Warga juga menuding adanya dugaan keterlibatan oknum aparat TNI dan Polri dalam membekingi kegiatan tersebut.

Baca Juga :  UMKM APMIKIMMDO Lantik Dan Kukuhkan Dewan Pengurus Pimpinan DPC Kabupaten Lebak, Banten.

Di sisi lain, Polisi Militer Denpom Jaya 1 Tangerang membenarkan adanya penindakan. Petugas mengamankan sebuah mobil Suzuki Carry hitam bernomor polisi B 9375 VOC yang berisi tiga karung kabel tembaga dalam kondisi terpotong-potong.

Poto : Kabel Optic (tembaga-red) yang sudah terpotong-potong di dalam mobil losbak carry ada 3 tiga karung yang di amankan Denpom jaya/1 Tangerang, Sabtu (27/09).

“Kami mengamankan mobil dan barang bukti berupa potongan kabel optic (tembaga-red). Dugaan sementara ada keterlibatan oknum TNI, dan itu sedang kami dalami. Jika benar, maka tindakan tersebut jelas melanggar aturan sebagai prajurit TNI,” tegas salah satu anggota Denpom Jaya 1 Tangerang.

Baca Juga :  Final Volley Ball Tournament Bakauheni Cup Tim Dusun Siring Itik Lawan Tim Dusun Simpang Tiga

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, pihak Denpom menyarankan agar media datang kembali pada esok hari untuk bertemu langsung dengan atasan mereka, Letu Pujo, sekaligus melakukan pengambilan gambar barang bukti.

Selain itu, pihak Polres Tangerang dilaporkan tengah memburu sebuah truk yang diduga membawa hasil galian kabel dalam jumlah besar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Telkom maupun aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai legalitas aktivitas penggalian kabel tersebut. (Mah)

Baca Juga :  Menhan Prabowo Joy Flight Bareng Rekan Media, Jajal Pesawat C-130J Super Hercules  

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Presiden Jokowi Kunjungi Sentra Tenun Kabupaten Jembrana

Berita Utama

Kapolda Sumut Tinjau Bencana Longsor Lumbanjulu

Berita Utama

GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.

Sorotan

Trikarya Coop Bersama Tkoes Band Koordinasi Dengan ASMEN Akan Gelar Konser

Berita Utama

Sambut HUT TNI Ke 77, Korem 064/MY Karya Bakti Di TMP

Berita Utama

LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru, Pengabdian Kepada Masyarakat Dengan Penanaman 4000 Pohon Di Desa Gema

Kota Tangerang

Diduga Abaikan AD/ART, Penunjukan Ketua MUI Neglasari Tuai Sorotan

Berita Utama

Kunjungi Kaltara, Presiden akan Tinjau Kawasan KIPI hingga Bertemu Nelayan