DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Peristiwa

Minggu, 18 September 2022 - 06:09 WIB

Pasutri Nekat Terobos Palang Pintu Perlintasan Rel KA Gunung Megang, 1 Tewas di Tempat

Mediakompasnews.Com,- Muara Enim,  Diduga akibat nekat menerobos palang pintu perlintasan rel kereta api, seorang penumpang yakni Neni Suryani tewas mengenaskan di lokasi kejadian, usai kendaraan sepeda motor jenis Yamaha NMax warna hitam nomor polisi BG 3078 DAG, yang dikendarai suaminya, Mislian dihantam kereta api jenis Babaranjang angkutan batubara nomor log KA 3225 A yang datang dari arah Palembang menuju Lahat.

Korban Neni tewas setelah mengalami luka robek pada bagian kepala atas, dan luka robek di kaki sebelah kanan.

Baca Juga :  Bane Raja Manalu: Mendaftarkan Merek Berguna Untuk Melindungi Produk

Peristiwa kecelakaan maut yang sempat membuat kemacetan dan geger masyarakat di sekitar lokasi kejadian itu terjadi di jalur Perlintasan rel kereta api tepatnya di JPL 106 dusun VII desa Gunung Megang kecamatan Gunung Megang, kabupaten Muara Enim, pada Sabtu, 17 September 2022.

Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media dilapangan menyebutkan, kejadian naas itu bermula saat sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam Nopol BG 3078 DAG, yang dikemudikan Mislian (63), warga dusun VII desa Gunung Megang Dalam kecamatan Gunung Megang melaju berboncengan istrinya, Neni Suryani hendak melintas menuju desa Gunung Megang Dalam.

Baca Juga :  Kapolres Subang Beri Pemahaman Kesadaran Hukum ke Ratusan Santri

Setibanya di jalur perlintasan kereta api (TKP), pasutri ini diduga nekat menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah ditutup. Akibatnya, di tengah rel sepeda motor korban mendadak mengalami mati mesin. Keduanya pun panik, dan mencoba melompat dari kendaraan guna menyelamatkan diri.

Namun naas, sepeda motor korban keburu disambar kereta api Babaranjang tujuan Palembang – Lahat yang menyebabkan korban dan istrinya terpental lebih kurang sejauh 4 meter dari lokasi rel kereta api. Dalam kejadian itu, Mislian selamat dan hanya menderita luka memar, sementara istrinya meninggal di lokasi kejadian usai mengalami luka robek pada bagian kepala atas, dan luka robek di kaki sebelah kanan.

Baca Juga :  Bapenda Batam Optimalisasi Penerimaan Pajak dari Restoran, Jasa Boga dan Katering

Kapolsek Gunung Megang, AKP Nasharudin ketika dihubungi awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini korban almarhumah Neni Suryani sedang dilakukan pembersihan luka-luka di Puskesmas Gunung Megang, dan selanjutnya dibawa ke rumah duka,” tukas Nasharudin.

*(DWI KUSWORO,S.Pd.l)*

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ketua DPD Gardapati Merah Putih Indonesia Jabar, Meminta Agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Untuk Pertahanan AKBP Sumarni Untuk Tetap Jadi Kapolres Subang

Berita Utama

Cuaca Buruk, ASDP Tunda Jadwal Keberangkatan Kapal di Lintas Merak – Bakauheni

Peristiwa

Duka Mbah Yitno, Juga Duka Ikatan Arema Kupang

Berita Utama

BNN Kota Tangerang Berhasil Amankan 10,9 Kg Sabu dari Aceh

Berita Utama

Aktifis JCW Sumenep Laporkan Kasus Pemganiayaan

Berita Utama

Kasatpol PP : Bagi Pelaku Usaha di Indramayu Patuhi Legalitas

Pemerintah Provinsi

Gubernur NTT Tinjau Langsung Lokasi Bencana, Kapolres dan Bupati Kupang Turut Mendampingi

Berita Utama

Viral, Pelaku pencurian Di Mall Puri di Kembangan Ditangkap Polisi