Breaking News

Home / Berita Utama

Rabu, 3 Mei 2023 - 03:12 WIB

Oknum Warga Tanam Kelapa dan Pisang di Areal Jalan Rusak Lintas Provinsi Kalteng-Kaltim

Mediakompasnews.Com – Barito Utara – Akibat jalan rusak warga tanam Bibit Pisang dan Kelapa di gubangan jalan yang berlumpur dan rusak kejadian tersebut terjadi di Desa Tambaba, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, Prov. Kalimantan Tengah (Kalteng).

hal tersebut viral di media sosial Facebook, dan menjadi perbincangan hangat Warga Net Kecamatan Gunung Purei dan Warga Desa Kecamatan Bentian Besar, Kab. Kutai Barat, Provinsi Kaltim, Senin 01 Mei 2023.

Baca Juga :  Gerak Cepat Tim Res Narkoba Polres Rokan Hulu Ungkap Kasus Narkoba Di Gubuk Desa, Dua Tersangka Diamankan Beserta 32 Paket Sabu.

Beberapa warga desa Kec. Gunung Purei pada saat ditemui Media Kompas News.Com Mengatakan, aksi ini sebagai bentuk proses kami terhadap pemerintah terkait akibat jalan di daerah perbatasan ini dari dulu selalu rusak, memang ada perbaikan tapi sebentar aja baik setelah itu rusak lagi.

“Sudah berapa dana yang di kucurkan Pemerintah Pusat Melalui Kementerian PURP beberapa tahun terakhir, tapi belum mampu mengatasi permasalah ini,” ucap kesal warga yang tidak mau disebut namanya.

Baca Juga :  Heboh!!! Ular Sanca Sebesar Paha Orang Dewasa, Perum Rajeg Mulya Residence

Kami lakukan hal ini agar pekerjaaan jalan ini bisa lebih baik lagi dan tidak terkesan asal jadi, semua pihak dan stakeholder terkait bisa memantau dan mengawasi pekerjaan jalan di wilayah kami agar hasilnya baik dan tidak terkesan asal jadi alias asal Bapak senang. Tegasnya.

Menangapi hal tersebut Media Kompas News.Com meminta konfirmasi kepada pihak terkait melalui aplikasi pesan Whatsaap, Rabu (03/05/2023).

Baca Juga :  Kapolsek Kabun Pastikan Situasi Kondusif di Tengah Aksi FPBMS dengan Patroli Dialogis

Helianto selaku Koordinator Pengawas yang menangani Pekerjaan jalan tersebut mengatakan, Daerah kerusakan seperti yang ada dalam foto sudah masuk dalam program preservasi jalan Tahun Anggaran 2023 yang sekarang masih dalam masa mobilisasi dan berakhir masa kontraknya Bulan Desember Tahun 2023 nanti.

“Mudah-mudahan akhir Tahun 2023 tidak ada kendala lagi masyarakat mau melintas baik ke Muara Teweh maupun ke Provinsi sebelah,” Terang Helianto singkat.
(Yosep)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ikuti Seleksi MMA di San Diego, Kasad Bangga dengan Prestasi Pratu Ronal Siahaan

Berita Utama

STIE Dharma Putra Gelar Seminar Nasional Strategi Membangun Competitive Advantage CA SDM Pada Generasi Z Di Era Revolusi Industri 5.0

Berita Utama

Diduga Tak Sesuai Spek Proyek di Cisangu Bawah Dikritisi LSM Gapura Banten

Berita Utama

Peran Kowad Sebagai Prajurit dan Wanita Adalah Tugas Mulia.

Berita Utama

Kapolresta Cirebon Pimpin Pembagian 600 Paket Bansos ke Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

Berita Utama

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur, Pulau Sapudi Diamankan Polres Sumenep

Berita Utama

Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan

Berita Utama

Tiba di Kepulauan Tanimbar, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Disambut Warga