DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Sorotan

Minggu, 11 Februari 2024 - 16:44 WIB

Diduga Tak Sesuai Spek Proyek di Cisangu Bawah Dikritisi LSM Gapura Banten

Mediakompasnews.com – Kab. Lebak – Proyek rehabilitasi daerah irigasi (DI) Cisangu Bawah yang menelan anggaran Rp.6,9 milyar lebih, pelaksana CV.Zahra Suretyndo, dikritisi Ketua Umum LSM Gapura Banten. Pasalnya, selain menyebabkan banjir, bangunan di Cisangu Bawah juga belum maksimal.

“Sejak masih dalam tahap pelaksanaan, kami sudah berupaya menyampaikannya kepada pihak pelaksana dari CV Zahra Suretyndo, bahwa pekerjaan DI Cisangu Bawah ini tidak akan maksimal, karena ada perubahan volume yang mengakibatkan penyempitan bangunan, otomatis debit air dikhawatirkan meluap, dan sekarang semuanya terbukti kan, warga mengeluh akibat banjir dari aliran irigasi DI Cisangu Bawah” ungkap Kiki, Ketua Umum LSM Gapura Banten, Minggu 11 Februari 2024.

Baca Juga :  Juarai Turnamen Sepak Bola Mataram Cup, PS Indonesia Muda Terima Piala Pj Walikota Yogyakarta

Selain terjadinya penyempitan bangunan menurut Kiki, pekerjaan di Cisangu Bawah juga patut diaudit oleh pihak berwenang.

“Bila perlu mari kita sama-sama uji petik ke lokasi di Cisangu Bawah, ada beberapa item kegiatan yang belum rampung, mulai dari pekerjaan timbunan, jalan inspeksi, sampai pekerjaan lainnya, juga patut dipertanyakan, padahal anggarannya mencapai milyaran rupiah, apalagi pola pengerjaan bangunan terkesan asal-asalan, bahkan dibeberapa titik sudah mengalami kerusakan, kenapa hal itu bisa terjadi, dugaan saya akibat tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan” tambahnya.

Baca Juga :  KTT G20 Berjalan Lancar, Polri Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat, Wisatawan hingga Pecalang

Untuk itu menurut Kiki, dalam waktu dekat pihaknya akan segera bersurat kepada pihak terkait, agar segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi.

“Dalam hal ini, Dinas PUPR Provinsi Banten selaku OPD yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan DI Cisangu Bawah, harus bertanggungjawab, karena kami menduga lemah dalam pengawasan, dan Insya Allah, secepatnya kami akan bersurat kepada instansi terkait lainnya, dan khususnya penegak hukum, untuk segera dilakukan penyelidikan terkait proyek DI Cisangu Bawah, terlebih soal mutu dan kwalitas bangunan, meskipun proyek DI Cisangu Bawah ini menggunakan cor bertulang, tetapi faktanya, dibeberapa titik bangunan sudah mulai mengalami kerusakan” pungkasnya.

Baca Juga :  Potensi Miliaran Rupiah Hilang, Bukit Kandis Dibiarkan Mati Suri

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya meminta penjelasan dari Dinas PUPR Provinsi Banten, selaku OPD yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan di Cisangu Bawah.

M.Faqih

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pemkab Tegal Gelar Acara Pemantauan Implementasi Pencegahan Korupsi MCP

Berita Utama

Ketua Lingkar Nusantara Banten, Yakin Masyarakat Pilih Prabowo Gibran

Berita Utama

Pelepasan peserta Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional Dari MTs

Berita Utama

Gitran Watch Nusantara Pantau Proyek Milyaran Jalan Aek Rambe – Singkuang

Berita Utama

Kunjungi Kodim 0603/Lebak, Brigif Mekanis 14/MY Dan Dodiklatpur Rindam III/Siliwangi Danrem 064/MY Berharap Tetap Jaga Kekompakan

Berita Utama

Sidang Tahunan MPR RI 2022, Ketua MPR RI Bamsoet: Pimpinan Lembaga Negara Direncanakan Sampaikan Laporan Kinerja Secara Langsung

Berita Utama

Sebulan Dibentuk, Satgas TPPO Polri Sikat 714 Tersangka

Berita Utama

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Warga Karawang Antusias Imunisasi Campak – Rubella