DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Ekonomi dan Bisnis

Rabu, 16 November 2022 - 13:59 WIB

Nelayan Bakau Keramat Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Bahan Bakar Minyak ( BBM )

Mediakompasnews.Com – Bakau Keramat – Lampung Selatan – mayoritas masarakatnya adalah nelayan dan petani, setelah dengan adanya pembelian BBM Jenis petralit dan solar sangat dibatasi paling hanya mendapatkan Lima liter, Rabu 16/11/2022

Biasanya para nelayan Bakau Keramat,Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung selatan, untuk mencari ikan di perairan pulau sindu, pulau sangiang dan pulau sebesi, itu untuk bahan bakarnya tidaklah cukup untuk sampe balik lagi ke Tempat pelelangan Bakau Keramat karna jarak yang di tempuh sangatlah jauh

Baca Juga :  LSPR hadir secara Kreatif, Inovatif dan Interaktif dalam Pameran Pendidikan International Indonesia Education & Training Expo

Apalagi untuk bulan November dan Desember ini penghasilan pancingan ikan sangatlah berkurang mengingat ke adaan cuaca yang tidak menentu sering berubah kadang ombak besar dan turun angin kencang

Saat di temui awak mediakompasnews.com, Ruslan salah satu pembina Nelayan Dusun Bakau Keramat memaparkan pancingan ikan biasanya untuk saat ini yang mengena seperti ikan kakap merah, ikan simba, dan ikan kerapu,juga ikan tenggiri

Jenis pancing yang di tebar dan dipasang oleh para nelayan Bakau kramat yang ada di beberapa tempat ber Fariativ ada pancing Kotrek juga Rawe, dan untuk pancing rawe sekali menebarkan sekitar 2000.mata pancing, dan memakai umpan cumi dan ikan selar,bisa menghabiskan 15 Kg papar, Ruslam

Baca Juga :  Kelompok Nelayan budidaya Ikan Air Payau Desa Kedabu Rapat, Bak Pepatah Melayu Mengatakan Hidup Segan Mati Tak Mau

Lanjut pembina Nelayan Ruslan untuk saat ini nelayan yang ada di pelengan Bakau kramat ada 16 perahu nelayan dan ada juga biasanya dari pulau Rimau balak dan muara piluk “katanya

Keluhannya para nelayan bakau kramat untuk saat ini sangatlah sulit untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis petralit dan Solar karna sangatlah dibatasi, dan tidak mencukupi nelayan untuk bisa mengais rezeki di tengah lautan demi untuk memenuhi kebutahan hidup keluarganya, bahkan kadang para nelayan tidak jadi melaut karna tidak mendapatkan bahan bakar Minyak (BBM)

Baca Juga :  Mau Berburu Kuliner Khas Palembang!!! Segera Datangi Expo Pempek di Sarinah Thamrin,Jakarta

Harapan Ruslan selaku pembina nelayan dan Semua bagi para Nelayan Bakau Kramat, sangat mengharapkan, semoga Pemangku kebijakan dapat mencari jalan keluarnya, sehingga mudah untuk mendapatkan (BBM) jenis pertalit dan solar sesuai dengan kebutuhan para nelayan, “Tutupnya
( Nasuki)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Banyak Harga Promo dan Barang Orderan Bisa Diantar Kerumah, di Saat Grand Opening Adivamart

Banten

Polri Percantik Bandara Soetta Lukisan Dengan Karya Para Difabel

ADV

Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Gelar Apel Pagi dan Penandatangan Pakta Integritas Untuk Tingkatkan Etos Kerja

Ekonomi dan Bisnis

IPEMI Batu Bara Diharapkan Bantu Pelaku UMKM Kembangkan Produk

Ekonomi dan Bisnis

Bupati Sumenep Mendapat Penghargaan atas Desa Berkembang Maju dan Mandiri

Berita Dunia

Bupati Sergai Dukung Pelestarian Budaya Tionghoa,Dinobatkan Dengan Gelar Tokoh Kehormatan Tionghoa

Banten

Layanan Penyeberangan Merak – Bakauheni Kembali Dibuka

Banten

Deni Hartana Resmikan Balai Warga RW 06 Di Perumahan Puri Dewata Indah