Mediakompasnews.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan melalui program Pelatihan Bahasa Inggris yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan pembelajaran kembali digelar pada Sabtu (10/1/2026) sebagai bagian dari rangkaian program peningkatan keterampilan yang telah berjalan sebelumnya.
Pelatihan Bahasa Inggris ini merupakan hasil kerja sama antara Rutan Kelas I Tangerang dan Yayasan REINTOGREAT, dengan menghadirkan tenaga pengajar profesional guna membekali warga binaan dengan kemampuan dasar berbahasa asing. Program dilaksanakan secara bertahap dan terjadwal, disertai pembagian kelas agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan optimal.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa keberlanjutan program pelatihan ini merupakan bentuk keseriusan jajaran Rutan dalam menyiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah menjalani masa pidana.
“Pelatihan Bahasa Inggris ini bukan kegiatan seremonial, melainkan program berkelanjutan yang kami rancang sebagai bekal masa depan warga binaan. Kami ingin mereka memiliki kepercayaan diri dan keterampilan dasar yang dapat menunjang kehidupan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Irhamuddin.
Ia juga mengapresiasi dukungan Yayasan REINTOGREAT yang secara konsisten mendampingi pelaksanaan program. Menurutnya, kolaborasi dengan pihak eksternal menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan yang adaptif, edukatif, dan berorientasi pada pemulihan.
Dalam pelaksanaan terbaru, suasana kelas tampak kondusif dan interaktif. Warga binaan mengikuti materi dengan antusias, mulai dari pengenalan diri (introduction), percakapan sederhana (daily conversation), hingga penguatan dasar tata bahasa (basic grammar) yang disampaikan dengan metode komunikatif dan mudah dipahami.
Melalui keberlanjutan program pelatihan ini, Rutan Kelas I Tangerang berharap dapat terus menghadirkan pembinaan yang relevan dan berdaya guna, sekaligus mendukung kesiapan warga binaan untuk kembali berperan positif dan mandiri di tengah masyarakat. (Marahamah)



















