LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Daerah / Hukum dan Kriminal / Nasional / Peristiwa / Sorotan / TNI/POLRI

Kamis, 17 April 2025 - 03:45 WIB

Dalam Waktu Singkat; Polsek Ramba Samo Berhasil Ungkap Kasus Penggelapan Uang, Pelaku Diamankan Di Jambi.

Mediakompasnews.Com — Rambah Samo – Upaya tegas dan cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban terus ditunjukkan oleh jajaran Polsek Rambah Samo, (14/04/2025). Kali ini, sebuah kasus dugaan tindak pidana penggelapan berhasil diungkap hanya dalam waktu singkat setelah laporan diterima.

Kasus bermula pada Sabtu malam, (12/04/2025). Seorang petani bernama Muchamad Eksan, warga Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, mengalami kerugian setelah mempercayakan pembelian seekor sapi kepada pelaku berinisial FA (36). Pelaku menawarkan bantuan untuk membeli sapi dengan harga Rp 18 juta, dan setelah kesepakatan, korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp 12 juta dan mentransfer tambahan Rp 6,3 juta ke rekening atas nama orang lain yang disebut oleh pelaku.

Baca Juga :  Peringati HBP ke-61, Lapas Pasir Pangarayan Beri Bantuan Sembako Kepada Keluarga WBP

Kecurigaan korban muncul ketika upaya menghubungi pelaku tidak membuahkan hasil. Bahkan saat korban mencoba mencari pelaku secara langsung, informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaku telah meninggalkan wilayah Rambah Samo dan menuju ke luar kota. Tak tinggal diam, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Rambah Samo untuk ditindaklanjuti.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Rambah Samo IPTU Totok Nurdianto, SH., MH. memerintahkan Kanit Reskrim Aipda Syahrifuddin Rambe, SH. bersama tim untuk melakukan penyelidikan cepat. Berkat koordinasi yang baik dengan Polsek Jaluko, Jambi, pelaku berhasil diamankan saat berada di wilayah hukum setempat. Bersama pelaku, turut diamankan pula barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp15 juta, yang diduga merupakan hasil tindak pidana penggelapan tersebut.

Baca Juga :  Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Serah Terima Jabatan Kapolres Rokan Hulu

Selanjutnya, tim dari Polsek Rambah Samo melakukan penjemputan dan membawa pelaku ke Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, SIK.,SH , M.Si melalui Kapolsek Rambah Samo, IPTU Totok Nurdianto, menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, terlebih yang melibatkan sejumlah uang besar tanpa bukti tertulis atau saksi yang jelas.

“Kami mengapresiasi sikap cepat korban yang melapor, sehingga kasus ini bisa segera ditangani. Kami imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan lebih waspada dalam segala bentuk transaksi,” ujar Kapolsek.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Tangerang Laksanakan Program Integrasi bagi 15 Warga Binaan

Selain itu, beliau juga menyampaikan pesan Kamtibmas kepada seluruh masyarakat agar terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Partisipasi aktif warga sangat penting. Bila menemukan hal mencurigakan atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan ke pihak berwenang. Bersama, kita bisa wujudkan lingkungan yang aman dan tertib,” tambahnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 372 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan dan saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.

(Samiono)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kebocoran Lambung Kapal Motor Mila Jawa Indah Karam di Pelabuhan Gayam

Berita Utama

Pantau Pilkades Di Kabupaten Lebak, Danrem 064/MY Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah

Daerah

HMR, Marlin, dan Jefridin Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Batam Kota

TNI/POLRI

Wisata Baru, Prajurit Badak Hitam 511 Bangun Tempat Wisata Taman Pelangi Badak Hitam Di Perbatasan RI-PNG

Berita Utama

Kejuaraan Karate BKC Se – Kota Bekasi Tahun 2023 Piala PLT Walikota Bekasi.

TNI/POLRI

Tingkatkan Motivasi Belajar, Personel Satgas Yonif 511/DY Bagikan Tas Sekolah Dan Kaos TNI Di Perbatasan

Berita Utama

Tiba di Papua, Presiden Jokowi akan Resmikan PYCH

Berita Utama

Perkumpulan Rembuk Gelar Rapat Laporan Tahunan 2025, Bahas Evaluasi hingga Strategi Penguatan Program