DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Sorotan

Jumat, 5 Agustus 2022 - 13:40 WIB

Massa Gerakan Ganyang Koruptor Minta Agar Pihak KPK Turun Langsung Ke Banyuasin Sumsel

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Massa Gerakan Ganyang Koruptor ( Gagak) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Kuningan, Jakarta Selatan pada jum’at (5/8/2022).

Koordinator aksi Abdi Akbar menyebut bahwa kedatangannya bersama dengan teman-teman aktivis mahasiswa aksi hari ini kali kedua didepan gedung KPK ingin meminta KPK turun ke kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan .

“Kami di sini datang meyampaikan kepada KPK untuk membongkar dugaan skandal korupsi di kabupaten Banyuasin Sumsel jangan sampai APBD Banyuasin dirampok oleh oknum pejabat disana .

Adapun ke 5 Paket proyek tersebut menggunakan APBD Tahun tahun 2020 – 2021 dengan menghabiskan anggaran kurang lebih 7 milyar diduga kuat di Korupsi dan ini harus di audit oleh KPK .

Baca Juga :  Puslitbang Polri Lakukan Riset Study Kebijakan Perumahan pada PNPP di Polres Metro Jakarta Barat

Ke 5 Paket Proyek tersebut yaitu .

1. Peningkatan Jalan masuk dan halaman rumah dinas bupati Banyuasin di kerjakan oleh ( PT Duta Mandiri Perkasa )

2. Renovasi Rumah Dinas Bupati ( CV Dafia Jaya Abadi )

3. Pembangunan Musholla Rumah Dinas ( CV. Dafia Jaya Abadi )

4. Penataan Pelataran parkir Rumah dinas Bupati ( CV Gempar Jaya )

5 . Pemeliharaan dan penyedian jasa kebersihan kantor taman dan halaman lingkungan kantor serta pembersih pendopo rumah dinas bupati Banyuasin ( PT .Hamer Abadi Jaya )

Menurut Abdi akbar dalam orasi nya mengatakan ke 5 paket proyek dirumah dinas bupati Banyuasin ini tidak masuk akal dan diduga menjadi bancakan koruptor , ini pintu masuk untuk mengusut dugaan korupsi melalui proyek Dinas PUPR di Kabupeten Banyuasin.

Baca Juga :  Penuhi Hak Warga Binaan, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Sidang TPP Bahas Pembebasan Bersyarat

Tentu KPK tidak boleh diam saja dan harus segera turun ke Kab.Banyuasin segera periksa kepala dinas PUPR dan Bupati Banyuasin diduga kuat terjadi praktek-praktek tidak sehat dalam penentuan pemenang proyek dikabupaten Banyuasin ini diduga ada Fee Proyek mengalir ke pejabat disana ujar abdi .

Tentu kita tidak akan membiarkan APBD Banyuasin menjadi bancakan para koruptor dengan ini kami tegaskan komitmen kali mengawal dugaan korupsi di kab.Banyuasin dan untuk KPK segera turun dan mengaudit semua proyek disana , aksi ini tentu bukan bukanlah yang terakhir kita akan setiap minggu mwnduduki gendung KPk , dengan adanya dugaan awal ini maka kami sebagai aktivis penggiat anti korupsi akan terus mengawal dan menyuarakan , terlebih pimpinan KPK bapak firli bahuri merupakan asal sumsel , segera bersihkan kampung ketua KPK dari praktek- praktek korupsi .

Baca Juga :  Honda Camp Siap Lebarkan Sayapnya di Nusantara Indonesia

Kita akan terus mendatangi KPK jika apa yang kita sampaikan ini tidak dipenuhi , tentu kita tidak akan pernah ada kata lelah melakukan aksi didepan gedung KPK ini tutup Abdi.

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Erick Tohir : Tinjau Kesiapan Layanan Arus Mudik dari Sumatera, Masyarakat Semakin Terbiasa Sehingga Mudik Kian Lancar

Berita Utama

Terima Delegasi Korea Selatan, Presiden Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi.

Berita Utama

Diduga Hasil Core Drill Tidak Sesuai “LSM PRABHU Meminta Dinas Terkait Bertindak Tegas”

Berita Utama

Bimtek Pra Tugas Kades Terpilih tahun 2023, Diskominfo sampaikan Pentingnya Keterbukaan Informasi pada kades Terpilih

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kesuksesan Pelaksanaan F1 Powerboat World Championship 2023 di Danau Toba

Berita Utama

Gelaran Partai Final Antara Persib Vs PSLS dalam Nusantara Open Cup Mampu Pecahkan Rekor MURI

Berita Utama

Kapolresta Cirebon Hadiri Gerak Jalan Santai dalam rangka HUT TNI ke – 77 Tahun 2022

Berita Utama

IKP Gelar Penutupan Arisan Keluarga Di Pantai Pinang Gading