LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Berita Utama / Peristiwa

Minggu, 26 Juni 2022 - 15:12 WIB

Longsor di Jalan Raya Malang – Lumajang KM 55 Piket Nol Menutup Separuh Ruas Jalan

Mediakompasnews.Com – Lumajang – Pendim 0821 – Longsor di Jalan Raya Malang – Lumajang, tepatnya KM 55 Piket Nol masuk Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang terjadi Sabtu (25/6/2022) kemarin, sempat menutup separuh ruas jalan.

Kendati demikian, jalur penghubung dua kabupaten itu masih bisa dilalui oleh pengendara.

Saat dimintai keterangan di lokasi longsor, Minggu (26/6/2022), Babinsa Supiturang Serma Ikhwanuruddin mengungkapkan, bahwa saat kejadian tersebut dirinya menerima dari laporan masyarakat, sehingga bersama jajaran Forkopimcam dan pemerintahan desa setempat langsung datang ke lokasi untuk mengetahui secara langsung kebenaran informasi yang diterimanya.

Baca Juga :  Mudah! Di Polda Banten Bisa Perpanjang SIM Lewat Online

“Iya benar kemarin, material tanah longsoran menutupi separuh badan jalan, namun tidak mengganggu arus lalu lintas. Karena pengguna jalan raya Malang – Lumajang hanya kendaraan roda dua, mengingat jembatan Gladak Perak hanya bisa dilalui oleh motor,” ungkap dia.

Menurut Ikhwanuruddin, intensitas hujan yang cukup tinggi, dinilai menjadi pemicu terjadinya longsor. Pasca berkoordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Lumajang, Serma Ikhwanuruddin melakukan lokalisasi (pembatasan pada suatu tempat atau lingkungan) terdampak, agar tidak menimbulkan dampak atau bahaya bagi pengguna jalan.

Baca Juga :  Bertemu Menko Marves, Bamsoet Dorong Legalitas Kendaraan Konversi dan Kustom di Indonesia

“Penanganan titik longsor tidak memungkinkan dilakukan secara manual mengingat banyaknya material longsoran, sehingga menunggu bantuan alat berat loader. Saat itu juga kami koordinasikan, agar cepat dan badan jalan kembali bersih dan aman dilalui,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati, mengingat jalur piket nol merupakan jalur yang melintas di kawasan perbukitan dan tebing. (Pendim 0821)

Baca Juga :  DPUPR Provinsi Banten Laksanakan Pemeliharaan Di Sejumlah Jalan di Wilayah Lebak

(Allek)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Masuk Dapur Warga, Trobosan Satgas RI-PNG Yonif 511/DY Sentuh Warga Kurang Mampu Di Tanah Papua

Berita Utama

Waketum Golkar Bamsoet Dorong KAHMI Sebagai Kekuatan Ekonomi Bangsa

Berita Utama

Tempuh Jarak Ratusan Kilometer, Danrem 064/MY Dampingi Pangdam III/Siliwangi Monitoring Wilayah Lebak Dan Pandeglang

Berita Utama

Diawali Ujung Barat PulauJawa, Guyub TNI Polri Buat Indonesia Bergetar

Berita Utama

Danlanud Hang Nadim Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kasau di Batam

Berita Utama

Laporan BBM Tanpa Izin Tak Bergerak, Publik Tunggu Ketegasan Aparat

Berita Utama

Wujud Kepedulian, DPC SPRI Rohul Berbagi Takjil di Panti Asuhan Al-Khairiyah

Berita Utama

Wujudkan Ketahanan Pangan, Koramil 414-05/Kelapa Kampit Cek Lokasi Lahan Tidur yang Akan Dimanfaatkan Untuk Ketahanan Pangan