DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Rabu, 12 Juli 2023 - 03:03 WIB

LMP Marcab Lebak Hadiri Undangan Sosialisasi Bakesbangpol Provinsi dan Bakesbangpol Kabupaten Lebak

Mediakompasnews.com – Lebak – Pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Marcab) Kabupaten Lebak, menghadiri acara undangan sosialisasi dan diseminasi bidang kebijakan organisasi Kemasyarakatan angkatan I, yang diselenggarakan oleh Kantor Bakesbangpol Provinsi Banten, di Gedung Korpri, Kota Serang, Rabu, 12 Juli 2023.

Ketua LMP Marcab Lebak, Iwan Tahafari mengungkapkan, dengan adanya undangan dari Kantor Bakesbangpol Provinsi Banten ini, akan ditindaklanjuti kepada pengurus Ormas LMP Marcab Lebak dan MAC yang sudah terbentuk di masing-masing Kecamatan.

Baca Juga : 

“Alhamdulilah, kami ucapkan terimakasih kepada Bakesbangpol Provinsi Banten dan Bakesbangpol Kabupaten Lebak yang telah mengundang kami dalam acara ini, Insya Allah hasil dari kegiatan sosialisasi ini, kami sampaikan kepada pengurus Marcab dan MAC” ungkap Iwan Tahafari, ditemui di sekretariat LMP Marcab Lebak, Jalan Siliwangi – Pasir Ona, Kampung Jaura, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu, 12 Juli 2023

Menurut Iwan Tahafari, dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Bakesbangpol Provinsi Banten ini, diharapkan agar pengurus Ormas LMP, khususnya Marcab Lebak dan Masing-masing MAC, memahami peran dan fungsi Ormas serta pentingnya administrasi secara kelembagaan, agar tidak serampangan.

Baca Juga :  Siap Beroperasi Saat Lebaran, Menteri Erick Tinjau Progres Krakatau Park

“Semoga dengan acara ini, ada pembekalan yang bisa kami ambil, sehingga kita bisa memahami bagaimana tugas dan fungsi Ormas, khususnya buat kami Ormas LMP Marcab Lebak, sehingga dalam berorganisasi tidak terkesan serampangan, karena semua harus mematuhi AD/ART Organisasi, serta Peraturan dan Undang-Undang yang berlaku, terutama tertib administrasi dalam berorganisasi” terang Iwan Tahafari.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Lebak berhasil Tangkap Pelaku Curanmor dan Amankan Barang Bukti

Sementara, saat disinggung soal adanya LMP tandingan, Iwan Tahafari hanya menjawab dengan nada ringan.

“LMP Tandingan, bagi kami semuanya sudah sangat jelas, semuanya sudah sesuai mekanisme dan prosedur, termasuk hadirnya kami dalam acara sosialisasi ini, berarti keberadaan kami diakui oleh Bakesbangpol Kabupaten dan Bakesbangpol Provinsi Banten, cukup sederhana kan” pungkas Iwan Tahafari, sambil menunjukan kelengkapan administrasi Organisasi LMP Marcab Lebak yang mereka miliki.

M.Fakih

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sambut HUT RI Ke 77 Serta Rayakan Ultah Yang Pertama Desa Torbang Adakan Lomba Balap Sound Miniatur Se Jawa Timur

Berita Utama

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, Startup Indonesia Punya Banyak Peluang

Berita Utama

Ciptakan Soliditas, Kapolsek Ujung Batu Giat Ucapan HUT TNI 77 Ke Kantor Koramil Ujung Batu

Berita Utama

Ketua Umum PERIKHSA Bamsoet dan Menkumham Yasona Laoly Lantik Pengurus DPD PERIKHSA DKI Jakarta

Berita Utama

Bupati Rohul buka GPM tingkat Kab. Rohul

Berita Utama

GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.

Berita Utama

Diduga Polsek Citeureup dan Polres Kab. Bogor Kerja Sama Adanya Permainan Ilegal

Berita Utama

Edukasi Sistem Pemasyarakatan, Lapas Rangkasbitung Talkshow di Radio Multatuli FM