DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Rabu, 22 Februari 2023 - 12:24 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pemberian Gelar Kehormatan Ksatria Padma Dharma Utama kepada Panglima TNI

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi diberikannya gelar kehormatan “Ksatria Padma Dharma Utama” kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dari Puri Ageng Blahbatuh Gianyar, Bali. Prosesi penganugerahan dilaksanakan di Puri Ageng Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Selasa malam (21/2/23). Diawali penyematan Pin Ksatria Padma Dharma Utama dari Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Ngurah Kakarsana.

“Pemberian gelar kehormatan “Ksatria Padma Dharma Utama” kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sangatlah tepat. Terlebih, gelar kehormatan tersebut merupakan visualisasi bunga Padma (Teratai) yang dapat hidup di tiga dimensi, yaitu tanah, air dan udara. Sehingga menjadi simbol bagi Panglima TNI untuk dapat menyatukan dan meningkatkan kesolidan tiga Matra TNI, yakni TNI Darat, TNI Laut dan TNI Udara, dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (22/2/23).

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan Ke-77, FBR Pondok Kopi - Pondok Kep Korwil Jakarta Timur Adakan Pentas Seni dan Santunan

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan ini mengingatkan, saat ini TNI tengah dihadapkan pada berbagai tantangan yang lebih kompleks, canggih, dan lebih rumit seiring dengan laju perkembangan zaman. Karenanya, TNI perlu makin mewaspadai ancaman nirmiliter yang merusak ideologi negara.

“Kedaulatan bangsa dan negara tidak boleh hanya bertumpu pada kekuatan fisik militer. Karena saat ini potensi ancaman hadir dalam berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, budaya, politik, deologi, maupun berbagai ancaman lainnya yang bersifat soft power,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  Wagub AAL Tekankan Pengasuh Agar Menjadikan Taruna Dewasa dan Bertanggung Jawab

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, dunia saat ini sedang menghadapi perang generasi kelima, berupa peperangan siber dan informasi. Menjadikan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia, tidak hanya sekadar ancaman peperangan militer. Melainkan juga menyasar perang siber dan informasi.

Baca Juga :  Sinergikan Pengawasan Notaris, Ditjen AHU Kemenkumham Gelar Rakor MPN-MKN

“Dampak yang dihasilkan dari perang generasi kelima bisa lebih dahsyat dibandingkan perang lainnya. Dengan kekuatan siber yang dikendalikan dari jauh, sebuah negara bisa melumpuhkan objek vital negara lainnya, seperti pembangkit listrik, cadangan minyak, hingga operasional Alutsista militer. Selain bisa juga membuat jaringan telekomunikasi dan internet di negara lain mati total, digital perbankan kacau, radar militer maupun penerbangan sipil tidak bisa digunakan. Karenanya, TNI harus mampu menjaga keutuhan NKRI dari semua serangan yang datang,” pungkas Bamsoet.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Paskibra Ujungbatu Menangis Didepan Brigadir Harry Guntara

Berita Utama

Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Pasar Larangan Sidoarjo

Berita Utama

Safety Riding Hari Bhayangkara Ke 77 Polres Lampung Selatan

Berita Utama

Tingkatkan Sinergitas, Jumat Curhat Kapolresta Palangka Raya Dengan BNI

Berita Utama

Danrem 064/MY Ikuti Touring Cek Kesiapan Jalur Mudik Sepeda Motor ke Pelabuhan Ciwandan

TNI/POLRI

Bantu Jemaah Yang Pingsan, Polwan Polres Lebak Ciptakan Situasi Nyaman Bagi Jemaah Sholat Jum’at di Mesjid Agung Al-Araf

Berita Utama

Rapat Kerja Dewan Pimpinan Cabang DPC LMA Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2023

Berita Utama

Razia Lalu Lintas Bongkar Sabu dan Ratusan Ekstasi Tersembunyi di Jok Motor