LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Kab.Sumenep / Polres Sumenep

Minggu, 23 Maret 2025 - 07:53 WIB

Kapolsek Talango Sumenep Bersama Korluh Gelar Sosialisasi Perawatan Tanaman Jagung di Dusun Jate Laok

Mediakompasnews.Com – Sumenep – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Talango Polres Sumenep Polda Jatim Iptu Haryono Bersama Korluh Kec Talango menggelar kegiatan sosialisasi perawatan tanaman jagung di Dusun Jate Laok, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Jumat (21 Maret 2025).

Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 21 Maret 2025, pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan fokus utama pada perawatan tanaman jagung milik Bapak Yasir. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para petani mengenai teknik perawatan yang baik agar hasil panen lebih optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Talango bersama Korluh menekankan pentingnya perawatan tanaman jagung yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, pemupukan yang sesuai, hingga pengendalian hama dan penyakit. Kehadiran pihak kepolisian dalam acara ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep

Baca Juga :  Petahana No.1 Fraksi PAN Optimis Dengan Hasil Kerja Keras Para Pendukung Paggun Abukte Nyata

Tahapan Perawatan Tanaman Jagung
✅ a. Penyulaman
Penyulaman dilakukan sekitar 7–10 hari setelah tanam (HST) untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau rusak. Bibit baru harus ditanam pada lubang yang sama agar pertumbuhan tetap seragam.

✅ b. Penyiangan dan Penggemburan Tanah
Penyiangan dilakukan untuk menghilangkan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan jagung. Biasanya dilakukan dua kali, yaitu pada usia 15–20 HST dan 30–35 HST. Selain itu, tanah di sekitar tanaman juga perlu digemburkan agar akar lebih mudah menyerap air dan nutrisi.

✅ c. Pemupukan
Pemupukan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan jagung. Pemupukan dilakukan dalam tiga tahap:

Pemupukan pertama (7–10 HST): Menggunakan pupuk dasar seperti Urea, SP-36, dan KCl.
Pemupukan kedua (30 HST): Menambahkan pupuk Urea dan KCl untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif.
Pemupukan ketiga (45 HST): Menggunakan Urea untuk mendukung perkembangan tongkol dan biji jagung.
✅ d. Pengairan dan Drainase
Tanaman jagung memerlukan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan dan saat pembentukan tongkol. Jika curah hujan rendah, penyiraman harus dilakukan secara teratur. Sebaliknya, jika hujan berlebihan, sistem drainase harus diperhatikan agar tanaman tidak tergenang air.

Baca Juga :  Acara Tasyakuran dan Aqiqah Meriah Rayakan Kelahiran Malika Sofia Nazzwa di Sumenep

✅ e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Tanaman jagung rentan terhadap hama seperti ulat grayak, penggerek batang, dan kutu daun. Untuk mengatasinya, dapat digunakan pestisida nabati atau kimia sesuai dosis yang dianjurkan. Selain itu, penyakit seperti bulai dan karat daun harus dicegah dengan penggunaan benih unggul dan penyemprotan fungisida jika diperlukan.

✅ f. Perempelan Tunas Samping (Jika Diperlukan)
Tunas samping yang tumbuh di bagian bawah tanaman jagung dapat menghambat pertumbuhan tongkol utama. Jika pertumbuhan tunas terlalu banyak, perempelan dapat dilakukan agar nutrisi terfokus pada pembentukan tongkol yang lebih besar dan berkualitas.

Baca Juga :  BP Pertanian Kecamatan Gapura Meraih Juara 2 Pawai HUT Kemerdekaan RI Ke 79

Perawatan yang baik pada tanaman jagung akan menentukan hasil panen yang optimal. Dengan melakukan penyulaman, penyiangan, pemupukan, pengairan, serta pengendalian hama dan penyakit secara tepat, tanaman jagung dapat tumbuh sehat dan menghasilkan produksi yang maksimal. Perawatan yang konsisten tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga menjaga kualitas jagung agar layak konsumsi dan bernilai jual tinggi.

Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan aman dan lancar. Para petani yang hadir menyambut baik program ini dan berharap adanya pendampingan lebih lanjut agar hasil pertanian mereka semakin meningkat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pertanian di wilayah Talango dapat berkembang lebih baik dan berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional.

( M . ASIS )

Share :

Baca Juga

Polres Sumenep

Polres Sumenep Rutin Patroli Malam Hari Antisipasi Balap Liar

Kab.Sumenep

Naas Pengunjung Pasien Sepeda Motor Raib di Parkiran Puskesmas Guluk Guluk

Kab.Sumenep

Kepala Sekolah SMAN I Gapura Membuka Lombah, Tartil Alqur’an dan Da’e Se-Kabupaten Sumenep

Kab.Sumenep

Permaisuri Ketua KWK Nyaleg DPRD DAPIL 1 Sumenep Insya Allah Menang

Kab.Sumenep

Ketua KWK Optimis Untuk Dukung Kemenangan Caleg PKB Dapil 1 Nomor 3

Kab.Sumenep

Krisis Air Bersih yang Disebabkan Oleh Kerusakan Mesin Bor Milik Bumdes Parsanga Sudah Diatasi Oleh H. Musahwi PAN (Paggun Abukteh Nyata)

Polres Sumenep

Perumahan BSA Kolor Geger Kedatangan Team Polda Jatim Dikawal Pasukan Elite (Brimob) Mencari H. Sugianto

Kab.Sumenep

Masyarakat Jadi Korban, Akibat Padamnya Listrik Selama Satu Bulan Lebih