DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Kamis, 9 Mei 2024 - 06:17 WIB

Jalan Poros Desa di Duga Sengaja Terlantarkan Oleh Pemerintah Desa Parungkujang

Mediakopasnews.com – Kab. Lebak – Jalan poros Desa yang meliputi 4 kampung yaitu Kp.Pasirgadung, Kp.Ciharasas, Kp.Cijengkol dan Kp.Keboncau menuju Pusat Pemerintahan, Kecamatan Cileles (Sajir) terlantar sulit, di lalui kendaraan roda dua apalagi roda empat.

Saat di konfirmasi lewat Wa, Kepala Desa Parungkujang terkait jalan tidak di bangun padahal sudah darurat, Heri sebagai Kades Parungkujang mengatakan kepada awak media.

“Jalan tersebut sudah di ajukan ke Pemda setempat bahkan sudah masuk di musrembang mudah-mudahn tahun ini di bangun sama pemerintahan daerah,” ucapnya.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Rencana Bunga Pinjaman Nol Persen bagi UMKM

Di sisi lain banyak warga mengeluhkan tidak adanya perhatian dari pemerintah desa sehingga memperparah jalan semakin rusak dan bergelombang .

Salah satu tokoh pemuda dan pegiat sosial sekaligus wakil ketua Dewan Pengurus Daerah Jawara Banten Bersatu (JBB)Kabupaten Lebak Asma Sutisna S.Pd, mengatakan “Menyayangkan kinerja Kepala Desa Parungkujang tersebut karena caranya membangun kurang memperhatikan mana Skalaproritas mana tidak, karena jalan lintas tadi jalan satu-satunya ujung lintas mencari nafkah dan anak-anak untuk bersekolah melalui jalur ini, masyarakat di 4 kampung ini ,karena sepengetahuan saya semenjak di pimpin sama pak kades yang baru ini belum sama sekali ada perhatian dari pemerintah desa setempat ,bahkan saya sudah beberapa kali menyampaikan belum ada tanggapan yang serius,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Lebak dampingi Kapolda Banten Hadiri Maulid Diba Akbar di Ponpes Jamiyatul Mubtadi Malingping

Asmasutisna Menambahkan tolong pak kades seandainya jalan tersebut belum ada perhatian juga dari pemerintah desa kami sebagai warga akan mempertanyakan anggaran desa tersebut kemana di bangunnya,karena sudah kami pantau kurang lebih dari 3 tahun pembangunan hanya di kampung dukuh dan kp.kadu Bojong saja

“Padahal anggaran desa dalam membangun bukan untuk satu kampung saja tapi untuk warga desa terutama jalannya yang skalaproritas sehingga warga yang beda kampung cemburu sosial karena jalan yang lain khususnya jalan lingkungan yang ada di kampung kades saja (Kp.Dukuh)yang lain apabila tidak ada tanggapan serius kami akan mempertanyakan dengan warga akan audiensi kepada kepala desa tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga :  Sambutan Energy Transition Working Group (ETWG) G20 Seminar Series

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pemerintah akan Siapkan Paket-Paket Wisata Sambut Ajang Olahraga Internasional

Berita Utama

Presiden Terima Kunjungan Kehormatan Menlu ASEAN dan Sekjen ASEAN

Berita Utama

Perekonomian Nasional Tumbuh Baik, Menkeu: Momentum Ini Terus Dijaga

Berita Utama

Oka Mahendra Pegang Tongkat Kepemimpinan Polres Brebes

Berita Utama

Ngeri! Sepasang Suami Istri Tewas Bersimbah Darah Di Rumahnya

Berita Utama

Gerak Cepat, Polres Sumenep Berhasil Gagalkan Penyelundupan 18 Ton Pupuk Bersubsidi

Berita Utama

STAK Teruna Bhakti Yogyakarta Mewisuda 179 Wisudawan

Berita Utama

Aula Eltari Akan Jadi Saksi Malam Perayaan Natal Bersama K2S dan PJK 2022 Serta Syukur Tahun Baru 2023