DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Banyuwangi / Gangguan Jiwa

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:11 WIB

Frustasi Akibat Hasil Pemilu 2024, Puskesmas Kecamatan Licin Banyuwangi Telah Terima 5 Pasien Kejiwaan 

Mediakompasnews.Com – Banyuwangi Jawa Timur. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, telah menerima sebanyak 5 pasien kejiwaan karena depresi pada kontestasi Pemilu 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, Amir Hidayat menuturkan pada awak media tercatat 5 orang pasien kejiwaan yang melakukan konsultasi akibat dari ketatnya persaingan dalam pemilu. Namun, kelima pasien itu, bukan dari kalangan calon legislatif, melainkan dari Tim Sukses (Timses) yang diduga gagal membawa calon pemimpin usunganya dalam mendapat banyak suara.

Baca Juga :  GM FKPPI Dan Ponpes Adz Dzikra Banyuwangi Satukan Ulama, Aparat, Dan Pemuda Lewat “Campur Sari Campur Ngaji Kanggo Nelesi Ati”

Amir menambahkan, bahwasanya dari kelima pasien tersebut tidak ada satupun caleg gagal, justru dari kesemuanya itu adalah timses dari caleg yang suaranya kandas.

“Ada 5 orang yang melakukan konsultasi,” jelasnya, Kamis (22/02/2024).

Kelima Timses tersebut, dijelaskan oleh Amir, telah banyak berjuang dengan susah payah serta mengeluarkan energi untuk mengusung calegnya agar mendulang suara sebanyak mungkin.

“Dia memang anggota Timses yang sudah berjuang dan bersusah payah mengeluarkan energi banyak untuk memenangkan caleg usunganya,” kata Amir saat ditemui awak media

Baca Juga :  Kebaikan Yang Mengalir Yayasan Sosial Budi Mulia Abadi Gelar Donor Darah Di Banyuwangi

5 pasien kejiwaan tersebut, Amir menjelaskan, masih dalam tahap depresi ringan. Untuk itu pasien tersebut hanya butuh mendapatkan konseling dan pengobatan menjalani rawat jalan.

“Untuk tahap pertama kita lakukan konseling, kalau itu Anxiety Disorder dan Depressive Disorder cukup konseling. Hanya kadang kita perlu pengobatan untuk memberikan penenang atau tambahan terapi,” jelasnya

Hanya saja, pasien tersebut akan disarankan untuk rawat inap jika dari hasil diagnosa dinyatakan bahwa depresi berada di tingkatan sedang hingga berat. Meski tergolong ringan, tenaga medis dipastikan akan terus melakukan pendampingan dan mengawal hingga pasien betul betul dinyatakan pulih

Baca Juga :  SLB ABCD PGRI Kalipuro Komitmen Penuh Dukung Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Saat ditanya terkait potensi penambahan jumlah pasien, Amir masih akan menunggu laporan dari Tim Kesehatan Jiwa Masyarakat (TKJM) yang telah dibentuk saat awal pelaksanaan pemilu.

“TPKJM kita minta aktif untuk merespon peningkatan kasus kesehatan jiwa,” pungkasnya

( M. Supriyanto )

Share :

Baca Juga

Banyuwangi

Tekan Angka Hiv dan Aids, Pemdes Ketapang Lakukan Pemeriksaan Gratis di Lokasi Hiburan Malam 

Banyuwangi

SLB ABCD PGRI Kalipuro Komitmen Penuh Dukung Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Banyuwangi

Hari Lahir Pancasila DPD PWMOI Banyuwangi Mengajak Masyarakat Untuk Memperkokoh Ideologi Pancasila Untuk Indonesia Raya

Banyuwangi

DPD PWMOI Banyuwangi Gelar Diklat Sertifikasi Kompetensi Jurnalis Dengan Dukungan Penuh Polresta Banyuwangi

Banyuwangi

Mengukir Harmoni Band Braja Dari SD Penganjuran 4 Raih Juara 1 Festival Band Pelajar, Legenda Muda Terus Berkibar Dengan Gemilang

Banyuwangi

HUT Bhayangkara Polri Ke-79 Kapolresta Banyuwangi Rama Samtama Putra Tegaskan Polri Hadir Untuk Semua Lapisan Masyarakat

Banyuwangi

Dinas Perikanan  Implementasikan Se Bupati Tentang Transportasi Umum Langkah Strategis Mendukung Ekonomi Lokal dan Lingkungan

Banyuwangi

PWMOI Banyuwangi Gandeng Askab Targetkan “Satu Desa Satu Jurnalis” Masyarakat Berdaya Desa Lebih Maju Dan Mandiri