LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Yogyakarta

Sabtu, 22 Juli 2023 - 03:53 WIB

Forum Bela Budaya Adat dan Tradisi Nusantara Gelar Aksi Protes Terkait Perkawinan Hewan Memakai Adat Tradisi Budaya Indonesia

Mediakompasnews.Com- YOGYAKARTA – Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya telah viral diberbagai media sosial (Medsos) yang penuh kontroversi adanya pernikahan Anjing dengan memakai adat tradisi budaya Indonesia.

Hal tersebut membuat geram para pemerhati budaya dan ini merupakan sebuah keprihatinan atas terjadinya perkawinan hewan (anjing) yang diselenggarakan dengan memakai adat tradisi budaya Indonesia, khususnya Jawa dan menggunakan gagrak (gaya) Yogyakarta.

Sehingga Forum Bela Budaya Adat dan Tradisi Nusantara (FBBATN) membuat kesepakatan untuk melakukan tindakan aksi protes didepan Gedung DPRD DIY.Jum’at (21/7/2023)

Baca Juga :  PMI DIY Siapkan 714 Personil, 26 Ambulance, 5 Motor First Responder dan 21 Pos Pantauan Lebaran

Menurut Ketua umum (Ketum) FBBATN Ki Gde Mahesa kejadian tersebut merupakan pelecehan,penghinaan terhadap adat istiadat budaya yang padat penuh filosofi kehidupan bagi manusia.

“Sehingga FBBATN membuat Somasi,Petisi serta langkah hukum atas kejadian tersebut. Serta melakukan
Aksi Moral Berbudaya yang diisi orasi budaya, musik,puisi serta memberikan petisi kepada DPRD Provinsi DIY,”ujarnya.

Baca Juga :  Arif Hammad Wibowo, Berikan Semangat Militansi Dalam Tasyakuran Harlah GPK ke - 41

Mahesa menjelaskan bahwa Aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pembelaan tradisi budaya,Selain itu, walaupun pelaku telah minta maaf maka kami tetap akan melanjutkan ke jalur hukum agar ditindak lanjuti.

“Dari kejadian tersebut maka kami menyatakan 5 Tuntutan Pernyataan sikap.Pertama mengecam keras kejadian perkawinan anjing yang merupakan tindakan pelecehan, penghinaan dan penistaan terhadap adat tradisi budaya Jawa.
Kedua mendesak kepolisian agar menindak pelaku dan penyebar konten perkawinan anjing,event organizer sebagai pelaksana.
Ketiga meminta pada semua pihak yang menyebarkan agar segera mentakedown tayangan terkait.
Keempat Pecat Staff khusus presiden karena tidak berbudaya.
Kelima membuat Ruwatan Sengkala sebagai bentuk permintaan maaf,” tegasnya

Baca Juga :  Secara Aklamasi Kombes Pol. Burkan Rudy Satria, S.I.K Pimpin IOF Pengda DIY 2023-2027

Dalam aksi tersebut panitia inti melakukan audiensi dengan Komisi 5 DPRD DIY,sementara dihalaman acara aksi terus berlangsung dengan tertib. (Reno)

Share :

Baca Juga

Yogyakarta

Sekilas Tentang Yoserizal Anggota DPRD DIY Partai Gerindra Maju Kembali Dapil Bantul Timur

Yogyakarta

Forum Masyarakat Madani Gelar Aksi, Minta Rocky Gerung Ditangkap

Yogyakarta

Meriahkan HUT Bhayangkara ke-77 Polda DIY Gelar Olahraga Bersama TNI, POLRI dan Masyarakat

Berita Utama

Girimulyo Mengaji untuk Tingkatkatkan Ukuwah Islamiyah

Yogyakarta

Polda DIY Lantik 128 Bintara Gelombang I T.A 2023

Yogyakarta

Pimpinan Brajamusti dan PSHT Jogja Berjabat Tangan, Setelah Mediasi di Mapolda

Yogyakarta

Ratusan Driver Ojol Jogja Grudug Kantor Gubernur DIY, Tuntut Adanya Payung Hukum

Yogyakarta

Kraton Yogyakarta Gelar Garebeg Besar Peringati Idul Adha 1444 Hijriah