LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:51 WIB

Eli Sahroni Mendesak Medi Juanda Mundur dari DPRD Lebak, Diduga Langgar UU Perundang-undangan

Mediakompasnews.com – Kab. Lebak – Mediakompasnews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dilarang merangkap jabatan atau pekerjaan tertentu yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, termasuk menjadi pengusaha tambang pasir. Larangan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

Hal tersebut ditegaskan Eli Sahroni dalam rilis yang disampaikan kepada Mediakompasnews.com di Rangkasbitung, Lebak, Banten.

Menurut Eli Sahroni, anggota DPRD memiliki tugas pokok mewakili rakyat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap pemerintah daerah, termasuk pengawasan perizinan dan aktivitas usaha pertambangan di wilayahnya.

“Jika seorang anggota DPRD merangkap sebagai pengusaha tambang pasir, maka sangat berpotensi terjadi konflik kepentingan, baik secara aktual maupun potensial,” ujar Eli Sahroni.

Baca Juga :  Masyarakat Taat Pajak, Kabupaten Indramayu Melampaui Target

Ia menyoroti dugaan keterlibatan Medi Juanda, anggota DPRD Lebak dari Partai NasDem, yang disebut membuka usaha tambang pasir di Cikasantren, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

“Kendati lokasi usaha berada di Kabupaten Serang, wilayah tersebut masih berada dalam Provinsi Banten dan berbatasan langsung dengan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Secara etika dan hukum, ini tetap bermasalah,” kata Eli Sahroni yang akrab disapa King Badak.

Lebih lanjut, Eli menilai keterlibatan anggota legislatif dalam sektor usaha yang berada di bawah pengawasan pemerintah daerah dapat mengganggu independensi dan netralitas dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga :  BPPKB Banten DPAC Tangerang Distribusikan Bantuan Korban Gempa Bumi Di Cianjur

“Seharusnya Medi Juanda membaca dan memahami Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014, lalu memberikan contoh kepada masyarakat dalam menegakkan peraturan perundang-undangan, bukan justru diduga melanggarnya,” tegasnya.

Eli Sahroni juga menekankan pentingnya kode etik dan etika jabatan yang harus dijunjung tinggi oleh setiap anggota DPRD guna menjaga martabat, kehormatan, serta kredibilitas lembaga legislatif.

“Anggota DPRD yang merangkap sebagai pengusaha tambang dapat dianggap melanggar etika dan berpotensi menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi atau kelompok usaha,” ungkapnya.

Atas dasar tersebut, Eli Sahroni mendesak pihak berwenang untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga :  Tanamkan Kedisiplinan, Satgas RI-PNG Yonif 511/DY Latihkan PBB Kepada Anak-Anak Di Tanah Papua

“Kami meminta agar pihak yang memiliki kewenangan segera menonaktifkan secara permanen Medi Juanda dari jabatannya sebagai anggota DPRD Lebak karena diduga telah melakukan pelanggaran hukum dan etika,” tegas Eli Sahroni yang juga menjabat Ketua Umum DPP Badak Banten Perjuangan.

Ia menambahkan, sebagai pejabat publik, anggota DPRD dilarang memiliki pekerjaan lain di luar tugas pokok sebagai pelayan masyarakat.

“Selain itu, kegiatan pertambangan wajib memiliki izin usaha pertambangan (IUP) yang sah serta mematuhi seluruh ketentuan lingkungan dan tata kelola. Apakah semua prosedur tersebut telah ditempuh? Keterlibatan anggota dewan dalam bisnis seperti ini sangat berpotensi melanggar aturan,” pungkasnya.

(Tim/Irwan)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

GWI DKI Jakarta Audiensi Dengan Kesbangpol Jakarta Utara, Ini Tujuannya

Berita Utama

Danrem 064/MY Pimpin Rakor Pengamanan Wapres RI

Berita Utama

Guspurla Koarmada III Kerahkan Seluruh Kapal Perangnya Untuk Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Berita Utama

Perkuat Kepedulian Sosial di Ramadan, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Pengumpulan Zakat Fitrah

Berita Utama

Kapolda Sulsel Apresiasi Terobosan Direktur Intelkam Polda Sulsel Gelar Band Campus Competition

Berita Utama

Bacaleg Partai PAN Daftarkan Diri ke KPU Barito Utara

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Berikan Remisi Khusus Nyepi 2026 kepada Warga Binaan

Berita Utama

Polresta Cirebon Berhasil Mengamankan Aksi Unras FSPMI dengan Sejuk dan Damai