DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Budaya

Jumat, 30 September 2022 - 07:53 WIB

DKP Lakukan Pendampingan Pekarangan Pangan Lestari di Kota Tangerang

Mediakompasnews – Kota Tangerang – Menciptakan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) yang lebih profesional. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) melakukan Pendampingan Pekarangan Pangan Lestari, yang diikuti tiga KWT di Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda yang berlangsung di KWT Kampung Mancing, Jumat (30/9/22).

Ini merupakan salah satu langkah DKP menyiapkan masyarakat, untuk menjamin ketersediaan pangan serta mengurangi stunting di masyarakat dengan menjamin ketersediaan pangan sehat di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Kasal Tekankan Istri Prajurit TNI AL Harus Mematuhi Aturan Kedinasan

Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, DKP Kota Tangerang, Mamet Indiarto menjelaskan DKP dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli budidaya media tanam campuran konvensional dengan hidroponik, di pekarangan rumah.

“Anggota KWT diberikan ilmu yang lebih mendetail sebagai tujuan membentuk KWT yang profesional. Mulai dari pemilihan benih, penanganan benih hingga menjadi bibit. Serta membahas media tanam campuran dalam polybag,” jelasnya.

Baca Juga :  Mendagri Ditunjuk Jadi Menteri PAN-RB Ad Interim

Lanjutnya, KWT diberikan ilmu terkait penanaman buah melon sedangkan sayur yaitu cabai. Bagaimana budidaya yang produktif namun bebas dari hama, tentu dengan teknik lahan perkotaan.

“Ada 114 KWT yang berdiri di Kota Tangerang, diharapkan lewat pendampingan ini KWT bisa memproduksi jenis tananam yang lengkap. Baik itu buah-buahan, sayur mayur tak terkecuali ikan. Sehingga, kelengkapan pangan warga Kota bisa terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Idawati, anggota KWT Kampung Mancing menyatakan pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan. Apalagi, KWT Kampung Mancing yang baru fokus pada sayur mayur hidroponik, belum ke buah-buahan.

Baca Juga :  Perpisahan dan Ikhtifalan MI AL- IKhlas Bakauheni Tahun Ajaran 2022- 2023

“Jadi saya cukup antuasias dengan pelatihan ini. Semoga si bisa berkelanjutan, tak hanya materi tapi bisa ada pendampingan langsung di pekarangan kami. Bisa ada bantuan benih atau bibit juga, dan terus lanjut ke teknik buah-buahan lainnya,” harap Ida.

(Pandji/Marhamah)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pri Wijeksono, Jadi Irup HBA Ke 62 Tahun 2022, Tujuh Aksi Kejari Rohul Direalisasikan

Berita Utama

Aktifis JCW Sumenep Laporkan Kasus Pemganiayaan

Ekonomi dan Bisnis

Kelompok Nelayan budidaya Ikan Air Payau Desa Kedabu Rapat, Bak Pepatah Melayu Mengatakan Hidup Segan Mati Tak Mau

Berita Utama

Acara Benda Expo 2022, Yang Bertema Sinergi Dalam Kreasi

Berita Utama

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, Startup Indonesia Punya Banyak Peluang

Berita Utama

Kemendagri: Dibutuhkan Strategi Yang Efektif Untuk Pengembangan Perekonomian di Papua Barat

Berita Utama

Korupsi Dana Desa: Mantan Bendahara Rindu Hati Resmi Tersangka

Kegiatan Jurnalis

FWJ Indonesia Pray For Cianjur Salurkan Bantuan