DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pemerintah Daerah

Jumat, 5 Januari 2024 - 06:13 WIB

Dinas Pertanian Luncurkan Gerakan Pengendalian Gerdal OPT Pada Kelompok Tani

Mediakompasnews.com – Kotabaru – Dinas Pertanian, Kapala Dinas Saperiani,S,ST., berikan bantuan pada kelompok tani du Kecamatan Pulaulaut Timur, yang berpotensi merusak lingkungan, dikaitkan upaya peningkatan produksi, pendapatan petani Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Jum’at (05/01/24).

Konsepsi pengendalian yang dikombinasikan dari berbagai cara yang dikembangkan secara luas dalam artian sebagai suatu sistem pengelolaan populasi dengan menggunakan semua tehnis sesuai dengan kompatibel (saling dukung) yang dikenal dengan konsep pengendalian hama terpadu.

“Pengendalian Hama Terpadu (PHT) seperti Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) didasarkan pada pertimbangan ekologi, efiesensi ekonomi dalam pengelolaan agroekosistem berwawasan lingkungan berkelanjutan dengan laba 2007,” ujar Kadis Pertanian Saperiani,S,ST.

Di Indonesia sudah dikembangkan PHT sejak tahun 1992, sesuai dengan penetapan pemerintah sebagai kebijakan dasar setiap program perlindungan tanaman.

Baca Juga :  Menyiapkan Langkah Baru, Warga Binaan Rutan Kelas I Tangerang Terus Asah Kemampuan Bahasa Inggris

“Seperti Padi tanaman pokok penduduk Indonesia, yang setiap tahun produksi, dimana padi perlu ditingkatkan dalam memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat,” katanya.

Hasil produksi padi mempengaruhi oleh kondisi selama penanaman, diantaranya serangan hama. OPT yang menyerang tanaman padi seperti penggerek batang,wereng coklat, tikus, dan tungro juga serangan hama wereng coklat.

Baca Juga :  PMK mengadakan Sunat Massal di peresmian kantor Dpc Batu bara

Tikus sawah (Rattus Argativenter) salah satu hama utama yang dapat menyebkan kerusakan tanaman padi, selain tikus sawah, burung juga merupan hama padi secara berhergrombolan, sehingga kedua hama ini akibatnya petani mengalami gagal panen, akibatnya kekurangan hasil produksi yang merugikan petani,” jelasnya.

Tujuan dilaksanakan pengendalian OPT yaitu; –
Untuk memberikan dukungan perlindungan tanaman khusus tanaman pangan dalam rangka pengamanan produksi tanaman pangan dari gangguan/serangan hama.

Baca Juga :  Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki, Bahas Kerja Sama Pertahanan

“Untuk membantu Petani dalam memasyarakatkan sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) serta penguatan kelembagaan perlindungan tanaman di petani sehingga lebih berdaya serta mandiri, dapat memberikan kesadaran ditingkat petani, begitu pentingnya mengendalikan hama dan penyakit agar mendapatkan hasil yang maksimal,” pungkas Kadis Pertanian Saperiani,S,ST. (M. Badrun/Run).

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Sajirun Makhmud, Menang Dalam Pilkades Desa Kerang

Berita Utama

Tingkatkan Sinergitas Kapolres Terima Kunjungan Pengurus Muda NU Kota Madiun

Berita Utama

Dengar Keluhan Warga, Kapolres Lebak Gelar Curhat Bareng Polres Lebak

Berita Utama

Presiden: Sarinah Ikon Penting Bangsa yang Rekatkan Memori Antargenerasi

Berita Utama

Waketum Partai Golkar Bamsoet Dorong Menteri ATR/Kepala BTN Tegas Berantas Mafia Tanah

Berita Utama

Presiden dan Ibu Iriana Saksikan Laga Semifinal Indonesia Open 2023

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Perusahaan Pers Suarakan Narasi Kebangsaan

Berita Utama

Ketua Umum Imi Bamsoet: IMI Akan Hadirkan Tiga Sirkuit Balap Internasional Di Indonesia