DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Batu Bara / Berita Utama / Sorotan

Rabu, 23 Agustus 2023 - 06:33 WIB

Diduga Oknum Karyawan PT Inalum Sok Jadi Pemborong, Tukang Bayar Upah Kerja Terpaksa Jual Motor

 

Mediakompasnews.com – Kab.Batu Bara – Diduga Karyawan PT Inalum di Batu Bara berinisial (MN yang akrab dipanggil CC), sok menjadi pemborong. Sementara untuk membayar upah pekerja, tukang terpaksa menjual sepeda motor atau kereta milik nya, jadi bisa terkategori pemborong Abal abal.

“Kereta saya jual untuk menjaga kepercayaan, apalagi untuk makan dan biaya anak sekolah anggota pekerja.” Kata Kepala Tukang bangunan Laboratorium Komputer UPT SD Negeri 02 Kecamatan Laut Tador, Abdul Azis Pulungan, Senin (21/8/2023).

Menurut Azis, bahwa yang mengajak dirinya bekerja adalah CC. Sesudah disepakati upah kerja baru pekerjaan pembangunan Laboratorium Komputer UPT SD Negeri 02 Kecamatan Laut Tador dilaksanakan.

Baca Juga :  Mantan Komisioner KPU Kota Bekasi Calonkan sebagai Walikota Bekasi 2024

“Dalam pelaksanaannya, untuk meminta upah kerja seperti pengemis betul. Kalau dihubungi lewat handphone susah banget. Jangankan meminta upah, barang materialpun payah sekali.” Jelas Azis.

Karena menurut sejumlah informasi berkembang kalau CC ini memang Karyawan PT Inalum. Soknya saja menjadi pemborong, mengaku dekat dengan Pejabat di Kabupaten Batu Bara ini.

Azis melanjutkan, pekerjaan itu lama selesainya karena tersendat masalah bahan material dan kalau dihubungi Satu Minggu kemudian baru dijawab.

“Contohnya Saya meminta 4 motor batu padas, yang datang hanya 2 motor saja. Saya bilang gak cukup, dia bilang “pada – padailah.” Papar Azis, menirukan bahasa CC.

Azis mengeluh, entah dimana tersendatnya masalah uang ini. Apakah dari Pemerintah, atau olahan CC sehingga upah saya pun belum selesai di bayar, berkisar Rp 4 juta an lebih, tetapi pekerjaan dipindahkan ke orang lain.

Baca Juga :  Bupati Lebak mengukuhkan dan Melepas Atlet Kontingen Porprov Kabupaten Lebak

“Herannya saya. Dia(CC) terkesan seperti orang yang tak berdosa. Untuk menjaga kepercayaan anggota pekerja dan menutup dosa dia terpaksalah saya menjual kereta agar anggota bisa makan.” Kata Azis lagi.

Selain itu, Azis menilai kalau kwalitas bangunan Laboratorium itu perlu dipertanyakan. Karena ada sejumlah tiang dilakukan pembongkaran dan dibobok oleh tukang lain.

“Kemudian bahan material yang saya pasang atas perintah dia (CC). Baik itu besi, baja ringan dan lainnya. Saya juga sering komplin masalah material, tetapi dia merasa seperti pemilik negara ini, cemana lagi, saya cuma pekerja.” Ungkap Azis dengan wajah kecewa.

Baca Juga :  Kasatpol PP Kota Tangerang Segel Tower BTS Milik PT Gihon, Sita Genset dan Takel Pekerja

Sementara informasi dihimpun, ada pembongkaran tiang bangunan dengan mengganti material dari besi 10 inc diganti dengan besi 12 inc. Kemudian tiang tersebut di bobok.

Dari kondisi seperti ini bagaimana kwalitas bangunan Laboratorium Komputer UPT SD Negeri 02 yang bersumber dari uang rakyat itu.

Untuk dimintai konfirmasi, CC yang diduga karyawan PT Inalum, sudah berulang kali dihubungi melalui handphone, kemudian dikirimkan pesan melalui WA juga. Namun berakhir janji tinggal janji, yang terkesan CC seperti orang kebal hukum. (Albs70/RS).

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Atlit Paralayang Turut Sumbangkan Medali Untuk Banyuwangi

Berita Utama

Hendak Transaksi Sabu, Warga Desa Pakondang Berhasil di Bekuk

Berita Utama

Pastikan Layanan Bebas Pungli, Karutan Tangerang Rutin Sidak Blok Hunian

Berita Utama

Sinergikan Pengawasan Notaris, Ditjen AHU Kemenkumham Gelar Rakor MPN-MKN

Berita Utama

Soal Oknum Ngaku Wartawan Meresahkan Ketua DPD KWRI Banten : Organisasi Pers Siap Dukung Korban Lapor Polisi

Berita Utama

Perang Terhadap Narkoba, Kodam XII /TPR Kembali Gagalkan 12,9 Kg Sabu

Berita Utama

Panglima TNI Andika Perkasa dengan Staf Angkatan Darat (KSD) Jenderal Dudung Abdurachman Tetap Harmonis dan Solid

Berita Utama

Perebutan Tiket Ke Grand Final PS Prima Melawan FC Gelora