LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / BELITUNG

Rabu, 24 Mei 2023 - 15:06 WIB

Diduga Dipicu Dendam, Warga Desa Kacang Butor Tewas Ditikam

Mediakompasnews.Com – Belitung –
Warga Dusun Kepayang, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Mezyrianto (29) alias Mezy, alami empat tusukan hingga meninggal dunia.

Mezyrianto (29) alias Mezy, awalnya sempat dirawat di RSUD H. dr. Marsidi Judono namun nyawanya tidak tertolongkan.

Pihak kedua keluarga korban Mezy dan keluarga pelaku Dodo dan rekanya sempat melakukan upaya damai. Bahkan keluarga pelaku sempat memberikan biaya perobatan selama korban dirawat di RSUD H. dr. Marsidi Judono.

Namun upaya damai tersebut digugurkan keluarga korban lantaran korban meninggal dunia keesokan harinya, Rabu (24/05/23) bekisar pukul 05:30 WIB. Dimana sebelumnya korban sempat dilarikan ke RSUD Senin (22/05/23) bekisar pukul 12 malam akibatan tusukan pelaku.

Baca Juga :  Terbitnya SKT di Atas Lapangan Sepakbola, Ini Tanggapan, Lurah Paal Satu Saat RDP

Menurut saksi kejadian Dicky alias Babon (18) kejadian penusukan berawal korban mendatangi saksi Babon untuk menemani dirinya bertemu dengan pelaku Dodo.

Lalu korban, saksi Babon dan beberapa teman lainnya mengikuti korban mencari pelaku. Ditengah perjalanan korban dengan pelaku akhirnya bertemu di Jalan Hasyim Idris tepatnya di depan SPBU.

Ditempat tersebut korban memberhentikan pelaku. Lalu korban Mezy diduga mengeluarkan sembilah pedang dari punggung untuk melukai pelaku. Belum sempat mengayukan pedang kepelaku, saksi dan teman korban akhirnya melakukan upaya damai dan menganjurkan untuk melepaskan pedang tersebut dari tangan korban.

Mendengar ajakan tersebut, upaya damai korban dan pelaku sempat berjalan dan korban besedia melepaskan pedang dari genggamannya.

Namun disela-sela pembicaraan damai itu, yang mengaku kerabat pelaku atau kakak perempuan pelaku meminta untuk tidak melukai adiknya yang bernama dodo.

Baca Juga :  Melalui Komsos, Dekatkan Babinsa Koramil 414-04/Membalong Dengan Warga Binaan

Mendengar hal tersebut, korban berteriak bahwa ini urusan laki-laki bukan urusan perempuan.

“Ditengah-tengah damai itu, tiba-tiba ada kakak pelaku berkata bahwa yang sedang berurusan dengan korban itu adalah adiknya. Korban langsung teriak bahwa ini urusan laki-laki bukan perempuan,” Kata Saksi.

Mendengar hal tersebut, diduga salah satu teman pelaku tidak terima dengan perkataan korban, lalu tiba-tiba mendekati korban dan menusuk korban.

Mengimbangi pernyataan tersebut, kakak saudara pelaku T (Inisial) malam sebelum kejadian Senin (22/05/23) mengatakan, korban sempat salahpaham karena pelaku dikira merupakan anak perkumpulan gank XTC. Dimana korban diduga memiliki dendam kepada rombongan tersebut.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Balai Selumar Diduga Tak Sesuai Bespek, Gunakan Ready Mix Manual, Bondan: Kita Bongkar

“Malam itu, mereka (korban dan pelaku) sempat bertemu disebuah acara musik di jalan Tebat, Desa Air Saga. Dodo ini menggunakan baju bertulisan XTC. Nah karena baju XTC ini dikira Dodo ini rombongan mereka, padahal tidak lagi dia hanya menggunakan baju tersebut,” Jelasnya.

Bukan hanya itu, terdengar pelaku sempat mencari keberadaan korban Mezy. Namun dirinya tidak mengetahui kabar pelaku mencari korban bersumber dari mana.

“Sempat jua ada kabar Dodo ini mencari Mezy. Nah kabar itu tidak tau dari itu. Infonya sumber itu yang kami cari dari mana,” Jelasnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan pihak Polres Belitung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(Andri S)

Share :

Baca Juga

BELITUNG

Perjalanan Panjang Minol Tak “Bertuan” Akhirnya Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpandan

BELITUNG

Babinsa Koramil 414-04/Membalong Hadir Berikan Rasa Aman, Ibadah di Gereja GPIB Imanuel

BELITUNG

Penyaluran LPG 3 KG ke Desa Dinilai Kurang Tepat

BELITUNG

Pelebaran Jalan Balai Selumar Diduga Tak Sesuai Bespek, Gunakan Ready Mix Manual, Bondan: Kita Bongkar

BELITUNG

Diskominfo Sosialisasikan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat Kepada Kepala Desa Se-Kecamatan Membalong

BELITUNG

KKN Universitas Muhammadiyah Adakan Sosialisasi Pengembang UMKM

BELITUNG

Proyek SPAM T.A 2020 75 Milyar di Desa Bulutumbang Diduga Asal Jadi

BELITUNG

Anggota Koramil 414-04/Membalong Giat Melaksanakan Pembersihan Pangkalannya