Mediakompasnews.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian dengan menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Inggris bagi Warga Binaan, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan REINTOGREAT yang menghadirkan tim pengajar profesional untuk membekali peserta dengan keterampilan berbahasa asing.
Pelatihan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan secara bertahap. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Warga Binaan, khususnya sebagai bekal menghadapi tantangan global dan kebutuhan kompetensi setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa pelatihan bahasa Inggris merupakan bentuk pembinaan yang berorientasi pada masa depan.
“Pembinaan di Rutan tidak hanya berfokus pada disiplin dan pembentukan karakter, tetapi juga peningkatan keterampilan yang bermanfaat. Penguasaan bahasa Inggris menjadi bekal penting agar Warga Binaan memiliki daya saing dan kepercayaan diri saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Irhamuddin juga mengapresiasi kerja sama dengan Yayasan REINTOGREAT yang dinilai sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang humanis dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi dengan pihak eksternal menjadi kunci keberhasilan program pembinaan di dalam Rutan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ahmad Yuri Setiawan selaku Kasubsi BHP, jajaran petugas terkait, serta peserta magang yang mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Selama pelatihan berlangsung, suasana pembelajaran tampak interaktif dan partisipatif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan diri (self introduction) dan dasar tata bahasa (grammar) yang disampaikan secara komunikatif.
Salah satu Warga Binaan berinisial A mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut.
“Saya merasa sangat terbantu. Selain menambah ilmu, kami juga menjadi lebih percaya diri untuk berkomunikasi. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Pelatihan Bahasa Inggris ini diikuti oleh 314 Warga Binaan yang dibagi ke dalam lima kelas, masing-masing berjumlah sekitar 20–23 peserta. Program ini direncanakan berlangsung selama enam bulan ke depan secara berkelanjutan agar proses pembelajaran berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peserta.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Tangerang berharap dapat terus menghadirkan program pembinaan yang edukatif, adaptif, dan berorientasi pada pemulihan serta kesiapan Warga Binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Penulis: Marhamah
Sumber: Bidang Humas Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang

































