LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Kab.Lebak

Jumat, 10 April 2026 - 06:24 WIB

Dapur MBG AL FURQON Pasir Garu Cibadak di Gerudug Ibu-ibu, Menu MBG Bau Busuk

Mediakompasnews.Com – Lebak – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita yang seharusnya menjadi solusi peningkatan gizi, justru menuai polemik di Kampung Pasir Ipis dan Kampung Kebon Cau, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak. orang tua yang penerima manfaat mengeluhkan kondisi makanan yang dianggap tidak layak konsumsi karena beraroma busuk.

 

Berdasarkan laporan bahwa ibu-ibu penerima manfaat mengadakan aksi demo di Dapur SPPG AL FURQON Pasir Garu Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak,Banten. Kamis, (09/04/2026). Aspirasi yang disampai oleh puluhan ibu-ibu, menu ikan lele yang diterima tercium bau tidak sedap dan buah-buahan yang disertakan sudah dalam kondisi busuk,” Ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Pungli RTLH Desa Malingping Utara, Sumber Sebut "Aspirasi Dewan PPP Kabupaten Lebak"

 

Masih warga, Roni selaku orang tua balita sangat menyenangkan menu MBG untuk balita ikan lele itu tidak layak untuk dikonsumsi oleh anak balita. Hal ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas dan keamanan pangan bagi balita. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala SPPG AL FORQON (Yazid) selaku penyedia layanan saat diwawancarai mengatakan kepada awak Media saya cape pak,” Ucapnya.

Baca Juga :  Tambang Batubara Ilegal Kampung Cibobos di Keluhkan Warga

 

Ketidaksesuaian prosedur ini memicu kekhawatiran masyarakat Kampung Pasir Ipis dan Kampung Kebon Cau, terkait pengawasan program MBG di wilayah Kecamatan Cibadak. Penggunaan wadah Stanley dan adanya bahan makanan yang bah busuk dianggap sebagai bentuk kelalaian dalam manajemen dapur dan distribusi. Warga berharap pihak terkait, baik dari tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten, segera melakukan evaluasi terhadap Dapur AL FURQON agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga :  Eli Syahroni Alias King Badak, Nyatakan Dorong Hidayatul Mustafid Pada Gelaran MUSDA XII KNPI Lebak

 

Hingga berita ini diturunkan, tim Media dan Aktivis masih berupaya meminta klarifikasi lebih lanjut dari pihak Puskesmas dan Dinas terkait mengenai pengawasan SOP distribusi MBG di wilayah tersebut. (Irwan)

Share :

Baca Juga

Kab.Lebak

BK-LSM Lebak Desak Dirjen Sumber Daya Air Evaluasi Program P3-TGAI Di Kabupaten Lebak Tahun 2024

Kab.Lebak

Polsek Cikulur Polres Lebak Gelar Operasi Pekat Maung I Th.2025 di Wilayah Hukum Cikulur

Kab.Lebak

Dugaan Pencemaran Nama Baik Oleh Istri Kepala Desa Terhadap Wartawan Dan LSM

Kab.Lebak

Bhabinkamtibmas Polsek Malingping Polres Lebak Sambangi Desa Binaan

Kab.Lebak

Panit 2 Binmas Polsek Warunggunung dan Amggota jaga Yanmas Polsek Warunggunung Laksanakan Giat Solat Subuh Keliling

Kab.Lebak

Memperihatinkan, Satu Keluarga di Desa Cibuah Tinggal Dalam Rumah Tidak Layak Huni

Kab.Lebak

Warga Kp. Rancagawe RT 02 RW 01 Desa Cikatapis Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak Banten, Meriahkan HUT RI ke- 78

Kab.Lebak

Camat Kalang Anyar Bersama Kepala Desa Cikatapis dan Warga Gotong Royong Bersihkan Bantaran Sungai Cikatapis