LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Kamis, 13 Oktober 2022 - 15:38 WIB

Danrem 064/MY Pimpin Rakor Pengamanan Wapres RI

Mediakompasnews.com – Kota Serang ,- Dalam rangka persiapan kunjungan Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin di wilayah Tanara, Kabupaten Serang maka unsur TNI/POLRI dan Pemerintah Daerah serta Instansi terkait melaksanakan Rapat Koordinasi Pengamanan yang bertempat di Ruang Rapat Kodim 0602/Serang, Kamis (13/10/2022)

.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Komandan Korem (Danrem) 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna dan dihadiri Wakapolda Banten/diwakili, Sekda Provinsi Banten, Protokol Wapres, Setmilpres, Tim Advance Paspampres, Bais TNI, Dokter Kepresidenan, Kabinda Provinsi Banten, Dan Grup I Kopassus, Para Dandim, Danlanud, Gorda Banten, Karo OPS Polda Banten, Dansat Brimob Polda Banten, Dirlantas Polda Banten, Para Pejabat Militer, Kepolisian, dan Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Manager PTPN V PKS Sei Rokan Andri Dan Ketua Spbun Sarkawi Nst Serakan Bantuan Korban Kebakaran Rumah Di Suka Damai Ujung Batu

Dalam sambutannya, Danrem 064/MY Brigjen TNI Tatang Subarna menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta rapat.

“Semoga kehadiran para forum ini dapat memberikan sumbangsih dan masukan positif bagi kepentingan pengamanan objek VVIP Wakil Presiden RI,” katanya.

Ia menjelaskan tugas pengamanan Wakil Presiden RI sudah menjadi tugas dan tanggungjawab bersama. Untuk itu, Brigjen TNI Tatang meminta agar semua pihak tidak mengabaikan perkembangan situasi dan kondisi di Lapangan.

“Oleh karena itu pedomani bahwa PAM VVIP merupakan Operasi baru, sehingga yakinkan setiap personel menguasai seluruh tugas dan tanggungjawab yang diembannya,” tambahnya.

Selain itu, Brigjen TNI Tatang meminta agar mempedomani pengamanan berita agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengganggu pelaksanaan pengamanan dan mengancam keselamatan VVIP.

Baca Juga :  Kurir Dan Pengguna Sabu Diciduk Personil Polsek Tandun

“Laksanakan semua perintah sesuai petunjuk dan arahan pimpinan, tingkatkan kewaspadaan, deteksi dan antisipasi sedini mungkin terhadap kemungkinan ancaman yang akan membahayakan Wakil Presiden,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem 064/MY mengimbau untuk tidak mengambil resiko sekecil apapun dalam mengatasi gangguan dan ancaman terhadap VVIP serta meminimalisir resiko ancaman yang bisa datang setiap saat.

“Apabila terjadi kondisi darurat yang membahayakan keselamatan Wakil Presiden, segera ambil tindakan dan evakuasi untuk menghindari ancaman,” harapnya.

Brigjen TNI Tatang meyakini dengan adanya koordinasi dan saling bertukar informasi antara tim pengaman yang satu dengan yang lainnya baik di ring 1, 2 atau 3 akan tercipta team work pengamanan VVIP yang solid dan kuat.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Angkat Jajaran Board Of Regional Management Regional IV Palmco

“Berbagai macam permasalahan yang terjadi di provinsi Banten dapat kita selesaikan bersama dengan soliditas dan kerjasama antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dan seluruh Instansi terkait,” jelasnya.

“Operasi pengamanan VVIP yang akan dilaksanakan ini mengutamakan rute dan kediaman objek. Jadi pastikan rute yang di lewati sebelum, selama dan sesudahnya harus steril dan aman agar kegiatan dapat berjalan lancar” pungkas Danrem 064/MY. *Penrem 064 MY*

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Top! Wamenkumham Luncurkan IP Marketplace dan Kukuhkan Guru KI (RuKI)

Berita Utama

Waketum Golkar Bamsoet Dorong Tarung Derajat Dipertandingkan dalam Sea Games 2023 di Kamboja

Berita Utama

Polresta Cirebon Beri Kejutan HUT ke-77 TNI

Berita Utama

Ketua KJK Berharap, Wartawan Yang Tergabung di KJK Harus Mengikuti KLW – UKW

Berita Utama

Serda Widagyo Babinsa Koramil 0111/Pagelaran Bantu Pelaksanan BIAN di Desa Binaan

Berita Utama

PBESI Pamijahan Menggelar Turnamen Games Mobile Legends

Berita Utama

Jelang Perayaan Natal Tahun 2022 Dan Tahun 2023, Kapolres Rohul Bantu 50 Zak Semen Gereja HKBP Km 6 Pasir Pengaraian

Berita Utama

Yusril Diskusikan Jalan Keluar Atasi Masalah Pertanahan dengan Panglima TNI