LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / JAKARTA / Kegiatan Demo

Minggu, 22 Desember 2024 - 00:32 WIB

Beredar Isu Pemutusan Mitra Kepada Ojek Online Dampak Dari Aksi 1812 Kemarin

Mediakompasnews.com – Jakarta – Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) dengan tegas membantah kabar yang beredar di luaran terkait pemutusan kemitraan sejumlah pengemudi setelah mengikuti aksi 1812 di kantor Gojek, Pasar Raya Blok M, Jakarta Selatan, pada 18 Desember 2024.

Dalam pernyataan resmi, Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersatu (APOB) menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.

Irfan Yunus, penanggung jawab aksi 1812, menegaskan bahwa berita yang menyebut adanya pemutusan mitra adalah bentuk fitnah yang dirancang untuk melemahkan perjuangan para pengemudi.

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama Militer, Kasad Kunker ke Brunei

“Kami pastikan tidak ada pemutusan mitra akibat aksi 1812. Kabar ini adalah hoaks yang sengaja disebarkan untuk merusak kredibilitas kami. Kami meminta Rekan rekan ojek online tidak terpengaruh dan tetap fokus pada inti perjuangan, yaitu membatalkan kebijakan yang merugikan mitra pengemudi,” ujar Irfan dalam keterangan, Sabtu, (21/12) di Jakarta

Menurut APOB, penyebaran kabar bohong ini bertujuan untuk membangun opini negatif dan menyesatkan terhadap perjuangan APOB, yang saat ini gencar menolak peraturan baru dari Gojek yang dinilai merugikan mitra pengemudi.

Baca Juga :  Malam Pelayanan Masyarakat  Dalam Rangka Hut Polda Metro Jaya Ke 73  Akbp Lukman Syafri Dandel Malik.S.I.K Silatuhrahmi Ke Rw 06 Cililitan

APOB meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar bohong yang beredar, terutama di grup WhatsApp atau platform lainnya, tanpa verifikasi fakta yang jelas.

Penyebaran berita palsu ini akan ditindaklanjuti secara hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. APOB memastikan bahwa pihaknya memandang serius isu ini demi menjaga nama baik serta perjuangan mereka

Baca Juga :  Menteri Nusron Terima Instruksi Presiden Prabowo Terkait HGU

Irfan Yunus juga menambahkan bahwa aksi 1812 dilakukan secara damai dan bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak pengemudi.

“Aksi ini murni menyuarakan aspirasi kami sebagai mitra Gojek yang dirugikan oleh aturan baru. Tidak ada intimidasi, dan kami tidak akan diam menghadapi upaya pembunuhan karakter ini,” tegasnya.

Dengan pernyataan ini, APOB berharap semua pihak dapat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

(Red/Allex)

Share :

Baca Juga

JAKARTA

Keluarga Besar FWJ Indonesia Ucapkan Selamat Atas Diangkatnya Komjen Agus Jadi Wakapolri

JAKARTA

PLN UP3 Bulungan Diduga Peras Pengelola Food Court 88 Kemang

Berita Utama

Manokwari dan Sorong Darurat Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Berita Utama

Aster Kasad Pelihara Kerja Sama, Sinergitas dan Koordinasi Untuk Sukseskan TMMD ke-116

JAKARTA

Momentum HUT Jakarta Ke-497 Tahun, Ketua DPD AWPI DKI Jakarta Minta SKPD Perkuat Koordinasi

JAKARTA

Perkuat Kerja Sama Militer, Kasad Kunker ke Brunei

JAKARTA

Kasad Istri Prajurit Jadi Kekuatan Dahsyat Wujudkan Kemerdekaan RI

JAKARTA

Pangdam III/Siliwangi “Satuan Operasional Harus Wujudkan Konsep Sesuai Feedback Evaluasi