LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Pemerintah RI

Rabu, 24 Agustus 2022 - 14:28 WIB

Arahan Presiden Jokowi Terkait Komitmen Investasi dengan RRT, Jepang, dan Korea Selatan

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk melakukan percepatan terhadap komitmen investasi dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, dan Korea Selatan yang telah disepakati dalam kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu. Demikian disampaikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 24 Agustus 2022.

“Bapak Presiden tadi kami laporkan dalam diskusi kami dengan beberapa investor dari Korea juga ingin untuk masuk investasi di IKN. Salah satu di antaranya adalah LG, dan LG ini kemarin kami fasilitasi untuk pertemuan dengan Bapak Presiden di Korea. Tadi Bapak Presiden menanyakan dan sudah langsung memberikan arahan untuk bisa melakukan percepatan,” tutur Bahlil.

Baca Juga :  Pesan Kasad Jadilah Perwira yang Profesional dan Pemimpin yang Visioner

Bahlil pun menyampaikan bahwa realisasi sejumlah komitmen investasi dengan Korea Selatan sudah mulai berjalan, termasuk dengan pengembangan investasi produk baja dan ekosistem baterai mobil.

“Salah satu komitmen investasi Korea sebesar USD6,72 miliar atau setara dengan Rp100 triliun lebih, perlu kami sampaikan bahwa dari yang sudah ada semuanya sudah _on going_ bahkan sebagian _groundbreaking_-nya mulai di akhir tahun ini dan sebagian di Januari,” ucap Bahlil.

“Yang kedua untuk menyangkut dengan di Korea, LG dalam membangun ekosistem baterai mobil semuanya masih dalam _schedule_, semuanya kerja, dan realisasinya sebagiannya sudah jalan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pesan Presiden kepada Penerima Beasiswa LPDP: Pulang dan Berkarya di Tanah Air

Sementara itu, terkait dengan kerja sama dengan RRT salah satunya dalam hal ekspor minyak sawit mentah atau _crude palm oil_ (CPO), Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk melakukan percepatan terhadap kawasan industri di Kalimantan Utara. Bahlil menyebut, saat ini realisasi tersebut sudah mulai dalam proses pembangunan infrastruktur.

“Kami tadi diarahkan untuk melakukan percepatan terhadap kawasan industri di Kaltara. Alhamdulillah semua perizinannya semua sudah selesai, dan sekarang pembangunan infrastrukturnya sudah mulai,” ujar Bahlil.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah Jepang telah memperluas usulan akses pasar untuk beberapa produk dan buah tropis. Selain itu, lokasi pembangunan pabrik pupuk dan pabrik metanol di Papua Barat juga telah disepakati.

Baca Juga :  Personil Sat Reskrim Polres Rohul Tangkap Seorang Tersangka Kasus BBM Ilegal Dengan Barang Bukti Tiga Ton BBM Subsidi

“Disampaikan bahwa pemerintah Jepang sudah menerima sertifikasi New ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil), dan juga memperluas usulan akses pasar untuk produk tuna kaleng, kopi, produk laut, serta buah tropis seperti mangga, nanas, dan pisang. Ini diharapkan bisa masuk di dalam _general review_ IGPA (International General Produce Association) di mana _cost tariff_-nya bisa diperbaiki,” ucapnya.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

73 Pengadilan Naik Kelas, Dr. Sunarto Nyatakan Ini Peningkatan Terbanyak Dalam Sejarah Mahkamah Agung

Berita Utama

Kasad Tinjau Pembangunan Fasilitas dan Barak Prajurit.

Berita Utama

Pembagian Dana BLT BMM Tahaf 1 Desa Curug Panjang Kecamatan Cikulur Lebak Banten

Banten

Warga Menyoal Pengerjaan Proyek Galian Kabel PLN yang Dinilai Tidak Profesional

Berita Utama

Inagurasi Pengurus Baru Club Ferrari 2023-2025, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Bangkitkan Perekonomian Nasional Usai Pandemi Covid-19

Berita Utama

Polda Sumut Berhasil Selamatkan 157 Orang Korban Kasus TPPO

Berita Utama

Rizal Ridolloh: Raja Band Berhasil Huncang Bantaran Sungai Cisadane

Berita Utama

Usai Dirawat selama 8 Hari, ART Lompat dari Atap Rumah Majikan Meninggal Dunia