LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / BELITUNG / Nasional

Sabtu, 17 Desember 2022 - 15:37 WIB

Anton Charliyan : Kita Harus Bangga Sebagai Orang Asli Nusantara Karena Cikal Bakal Peradaban Tertinggi

Mediakompasnews.Com – PangkalPinang – Aula Makorem 045 Garuda Jaya menjadi tempat berlangsungnya Seminar Budaya Nasional yang mengusung tema “Melalui Keragaman Budaya Daerah Kita Harmonikan semangat Bhinneka Tunggal Eka dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI”.

Kegiatan Seminar Budaya Nasional diinisiasi oleh Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel) dan organisasi pers Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) menghadirkan tokoh atau pegiat budaya daerah dan nasional sebagai narasumber atau pembicaranya.

“Selain Ketua Umum PJS bang Mahmud Marhaba yang memberikan sambutan dan sekaligus membuka Seminar Budaya Nasional, Penggiat Budaya Nasional dari Pasundan Jabar Irjen Pol (P) Drs H Anton Charliyan MPKN yang juga Dewan Pembina KBO Babel sebagai Narasumber/Pembicara di Seminar Budaya Nasional, ada ayahanda Prof Dr Bustami Rahman ketua Lembaga Adat Melayu Babel dan abangnda kita Haji Marwan Ketua Majelis Adat Melayu Indonesia Kepulauan Bangka Belitung,” kata Rikky Fermana selaku salah satu inisiator Seminar Budaya Nasional ini, Jumat Sore (16/12/2022).

Dikatakan Rikky Fermana yang juga Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Babel selain narasumber/pembicara lain diatas, yakni Kasrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Parluhutan Marpaung mewakili Danrem Brigjen TNI Ujang Darwis, MDA dan Kombes Pol Maladi mewakili Kapolda Babel Irjen Pol Drs Yan Sultra Indrajaya SH.

Baca Juga :  Pesan Presiden di Hari Anak Nasional: Rajin Belajar dan Jaga Kesehatan

Acara Seminar Budaya Nasional tersebut dipandu Ahmadi Sofyan penggiat sosial budaya dan M. Husin Ali wartawan senior TVRI sebagai moderator.

Pada acara puncak Seminar Budaya Nasional itu, Irjen Pol (P) Dr Drs Anton Charliyan MPKN mantan Kadiv HUMAS POLRI yang akrab dipanggil Abah Anton diberikan kesempatan untuk menyampaikan materinya terlebih dahulu.

Dalam paparannya, Abah Anton menyampaikan bahwa sadar atau tidak nya saat ini kita mungkin sudah Merdeka di Bidang Politik, Sosial, maupun Ekonomi, tapi apakah kita sudah Bisa 100% Penuh Berdaulat tanpa Intervensi negara-negara Adi jaya?

“Ternyata belum bisa, bahkan begitu banyak tekanan dan intervensi negara-negara super power, makanya khusus di bidang budaya kita harus betul-betul mampu Merdeka & Berdaulat Full 100 % menjadi tuan di rumah Sendiri,” papar Abah Anton.

Baca Juga :  Ibu Iriana Ajak Permaisuri Jepang Lihat Lukisan dan Pameran Batik Jawa Hokokai

Lanjutnya, “untuk itu mari seluruh masyarakat di nahkodai para budayawan dan tokoh adat agar betul-betul mampu mengokohkan, memelihara, melestaikan dan melaksanakan adat tradisi budaya daerah masing, agar betul-betul menjadi Local Genius yang menjadi ciri khas identitas bangsa Indonesia yang Unggul, yang sudah Berbineka Tunggal Ika sejak zaman nenek moyang kita dulu, mulai dari penggunaan berbahasa daerah, pakaian tradisi, kesenian, upacara-upacara adat dan lainnya, yang outputnya bisa melahirkan sikap Sabilulungan, gotong royong,rasa kekeluargaan, sopan santun, etis dan sikap toleransi antar sesama,” ajak mantan Kapolda Jawa Barat.

Bahkan ditegaskannya, bahwa paling utama untuk kita adalah tanamkan dalam hati perilaku dan sikap kita harus betul-betul merasa bangga sebagai bangsa Indonesia, karena Bangsa Nusantara ini menurut Arsyos Santos dalam bukunya The Lost Atlantis merupakan Sumber Peradaban yang Paling Unggul, Cikal Bakal Peradaban yang paling tua dengan adanya Artefak gunung Padang Cianjur, serta merupakan negara yang sudah religius berketuhanan yang Maha Esa sejak Awal, dengan salah satu buktinya masyarakat adat suku Baduy Banten diketahui beragama Adam sebagai Nabi Pertama.

Baca Juga :  Harga BBM Naik, TNI/POLRI Lakukan Pengamanan 12 SPBU di Sumenep

Di penghujung acara, Abah Anton penggiat budaya nasional atau tokoh budaya nasional memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan, bravet, emblam kepada narasumber, tokoh masyarakat dan tokoh Forkopimda Babel atas dedikasi dan peran serta dalam menjaga Keharmonisan Bhineka Tunggal Ika dengan Keragaman budaya daerah di Bangka Belitung.

“Menurut saya Budaya Melayu Bangka Belitung bisa jadi cermin dalam sikap toleransi dan Bhineka Tunggal Ika di Indonesia menjaga Keharmonisan tetap satu mesti dengan Keragaman budaya yang berbeda, Masyarakat Babel tetap bisa menjaga persatuan, kerukunan dan menghargai perbedaan yang ada, saya senang bisa disini bersama saudara-saudaraku,” kata Abah Anton saat diwawancara terkait dengan pemberian Piagam Penghargaan yang diberikan kepada sejumlah orang yang hadir pada Seminar Budaya Nasional tersebut.

Pantauan jejaring media ini, selain sejumlah narasumber atau pembicara, tampak hadir komunitas HMI, FKPPI, Pemuda Pancasila, komunitas Media dan lainnya. Acara berlansung tertib dan penuh antusias. (Rastim Ken Aji/Red)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Koramil Bade Menjadi Tempat Persinggahan Personel Satgas TMMD Ke-116

Berita Utama

Polda Lampung Ajak Masyarakat Ikuti Aturan Pemerintah Tentang Penggunaan Obat Sirup Bagi Anak

Berita Dunia

Tim Pemadam RU VI Bantu Penanganan Insiden Kebakaran di Integrated Terminal Balongan

Berita Utama

Penguatan Pembinaan Teritorial, TNI AD Jalin Kerjasama dengan PT. Timah Tbk

Berita Utama

Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri

Berita Utama

Polri Kawal Deportasi Mitsuhiro Taniguchi Sampai Diterima Polisi Jepang

TNI/POLRI

Kapolsek Lemahabang Polresta Cirebon Sambangi dan Dengarkan Keluhan Warga

TNI/POLRI

Polres Sumenep Tangkap 4 Pelaku Pencurian Perhiasan di Sebuah Hotel