DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Senin, 11 Juli 2022 - 09:23 WIB

Anev Mingguan Polda Banten : Jumlah Kejahatan Menurun

Mediakompasnews.Com Serang – Polda Banten melaksanakan analisa dan evaluasi (Anev) mingguan terkait gangguan keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), secara virtual dengan Polres jajaran di Ruang Vicon Polda Banten pada Senin (11/07).

Anev mingguan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto bersama Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari didampingi Pejabat Utama Polda Banten dan diikuti Kapolres jajaran.

Baca Juga :  Terima Komnas Perempuan, Presiden Dukung Implementasi UU TPKS

Dalam kesempatan ini Karoops Polda Banten Kombes Pol Dedy Suhartono menyampaikan analisa dan evaluasi mingguan terkait data gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten.

“Dalam minggu ke 2 bulan Juli gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten sebanyak 45 kasus mengalami penurunan 7 kasus atau 13% jika dibandingkan dengan minggu ke 1 bulan Juli sebanyak 52 kasus,” kata Dedy.

Baca Juga :  Hasil Karya WBP Lapas Rangkasbitung sampai Alutsista TNI Dipamerkan di Alun-Alun

Dedy menambahkan jumlah tindak pidana paling banyak adalah kasus penipuan, penggelapan dan kebakaran, “Dari 45 kasus tersebut didominasi tindak pidana penipuan, penggelapan dan kebakaran dengan masing-masing sebanyak 7 kasus, kemudian pengeroyokan dengan 6 kasus,” ujar Dedy.

Selanjutnya Dedy juga menjelaskan untuk lokaai kejadian paling banyak berada di pemukiman. “Sebanyak 29 kasus terjadi di pemukiman dan merupakan lokasi paling banyak terjadi gangguan Kamtibmas,” ucapnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 414–04/Membalong Lakukan Pendamping Penerimaan Bantuan BBM Di kantor Pos Membalong

Terakhir, Dedy menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana kebakaran. “Memasuki musim kemarau sudah banyak kejadian kebakaran, sehingga masyarakat agar selalu waspada terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran seperti hubungan pendek arus listrik dan penggunaan kompos gas,” tutup Dedy.

(Erwin)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kejar Target TKDN, PLN Gandeng Produsen Industri Kelistrikan Nasional

Berita Utama

Masa Orientasi Selesai, 95 Bintara Otsus Pulang ke Papua

Berita Utama

Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Dukungan PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam Penyelenggaraan Jakarta e-Prix 2023

Berita Utama

Polda Gorontalo Raih Peringkat I Nasional dalam Penyelesaian Kasus Korupsi 2024–2025

Berita Utama

Penitipan Karir Daqwah Usia Dini Melalui Bazar Deterista Jaya Pasar Malam

Berita Utama

Peresmian Serah Terima Kunci dan Sertifikat Bedah Rumah di Karokrok Patokbeusi Oleh Kapolres Subang

Berita Utama

Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY Memeriahkan HUT RI Ke- 77 Bersama Masyarakat Kota Batam

Berita Utama

Anjangkarya ke Lampung, Presiden akan Tinjau Pasar dan Sejumlah Ruas Jalan