DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Kab Lebak

Senin, 9 September 2024 - 13:59 WIB

Ada-Ada Saja Pekerjan Sudah Beres Upah Pekerja Tidak di Bayar Sama Sekali

Mediakompasnews.com – Lebak – Diduga Upah pekerjaan irigasi Perpompaan belum di bayar, dengan alasan belum cair, untuk itu pekerja mengeluhkan bahwa dirinya belum terima upah dari ketua Kelompok, atau dari Bandahara (09/09/2024)

Untuk pekerjan proyek irigasi perpompan yang letaknya berada di kampung Balapunah 1 (satu) RT.01/RW.03 Desa Sangiangtanjung Kecamatan Kalanganyar saat ini sudah selesa, tapi para pekerja belum terima upah meskipun pekerjan sudah selesai di kerjakan,

Utuk Kegiatan :Irigasi Perpompaan Mendukung Penambahan Area Tanam (PAT) Tahun 2024,
Jenis Pekerjan Irigasi Perpompaan. Dengan Volume 1 (satu) Unit dan untuk Biaya sebesar Rp,112.00.000, dan tahun Anggaran 2024, yang di kelola oleh kolompok Tani Kampung Balapunah 1 (Satu) Desa Sangiangtanjung Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak,

Baca Juga :  Diduga Oknum Kepala Desa Binong Berkali Kali Gadaikan Motor Pentaris Desa Dari Unggahan Video H, Suryadi

Dengan adanya laporan dari pekerja yang nggan namanya di sebutkan, dia mengeluh bawasannya belum terima upah dari ketua kolompok, dengan alesan 30 presennya yang belum cair ucap ketua klompok atau bandahara. ke Pekerja. Katanya

Di sisi lain pekerja mengatakan pada awak media, pak Kami mengeluh dengan tidak di bayarnya upah hasil kerja kami, kerna kami juga butuh buat jajan ank sekolah dan juga kebutuhan yang lainnya

Awal pertama salah satu pkerja terima uang sebesar 160, itu pun sesudah selesai menggali dari situ pekerjan di liburkan beberapa hari. Dengan di bayarnya 160 berarti di bayar seharinya 80 ribu oleh ketua kelompok, ujarnya

Baca Juga :  Merayakan HUT Kemerdekaan RI ke- 78 DPC MOI Kabupaten Tangerang Gelar Upaca di Baduy Lebak Banten

Saat awak media mencoba menghubungi melalui. Via whatsApp mengenai upah pekerja seharinya di bayar berapa dan juga mengenai upah yang belum di bayarnya

Musap selaku Ketua kolompok dan Mulyanah sebagai Bandahara tidak ada jawaban dan tak ada balesan saat di cet padahal ceklis dua saat di cet. Di tlp juga berdering tapi tidak mau angkat, sampe-sampe Ketua kolompok dan dan Bandahara nonya ceklis, satu, pada minggu (08/09/2024)

Dan tadi pagi kami mendapatkan informasi dari salah satu orang,  bawasannya para pekerja itu sudah di bayar dan sudah beres.. ucap mulyanah kepada salah satu orang di luar kolompok

Baca Juga :  Diduga Pemerintah Desa Kaduagung Tengah, Sampai Saat ini belum Bisa Realisasikan Kegiatan Fisik

Mengenai hal ini, membuat reaksi kalangan aktivis jurnalis sekaligus ketua FORWAL (Forum Wartawan Lebak) abak bahtiar. Dirinya sangat menyayangkan jika ini terjadi pada nasib tukang pada proyek fisik pertanian dalam hal ini proyek pompanisasi yang dilaksanakan oleh gapoktan. Tidak ada alasan apapun, pekerja bangunan kasar sebelum kering keringat harus sudah dibayar apalagi dengan dalih belum cair,”Ya saya akan terus melakukan fungsi pengawasan selaku jurnalis terkait dengan hal ini serta Forwal akan melakukan audiensi dengan dinas terkait,”ucapnya.

(Tim Forwal)

Share :

Baca Juga

Kab Lebak

Ciptakan Situasi Aman Polsek Cikulur Melaksanakan Cek Surat Suara Pilkada Di Kantor Kecamatan

Kab Lebak

Mara Fitriyani, Meraih Juara 2 Pencak Silat Putri O2SN Tingkat Kabupaten Lebak 2025

Kab Lebak

Kader Partai Demokrat Kabupaten Lebak Sesalkan Surat Edaran DPP Partai Demokrat Di Kangkangi Pimpinan DPC Lebak

Berita Utama

Soal PETI di Wilayah TNGHS Kecamatan Cibeber, Lebak, BK-LSM Surati KLHK

Berita Utama

Tokoh Muda Muncang Angkat Bicara, Adannya Kenaikan Harga Pupuk Urea Itu Sama Sekali Tidak Benar

Kab Lebak

Kapolres Lebak Dampingi Dirreskrimsus Polda Banten Pimpin Apel Pagi di Aula Sanika Satyawada Polres Lebak

Berita Utama

Kedapatan Miliki Shabu, Sat Resnarkoba Polres Lebak Amankan Seorang Pemuda

Kab Lebak

Diduga Pemerintah Desa Kaduagung Tengah, Sampai Saat ini belum Bisa Realisasikan Kegiatan Fisik