LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Pemerintah Daerah

Selasa, 27 September 2022 - 01:07 WIB

Dewan Perwakilan Pusat LPPK Keluhkan Buruknya Hasil Pekerjaan P3-TGAI Desa Bata’al Barat Ganding Sumenep

Mediakompasnews.com, – Sumenep,  Pembangunan Proyek Peningkatan Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Bataal Barat Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menjadi sorotan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Penyelesaian Perkara Konsumen (DPP LPPK). Sabtu, 27/9/2022.

Ketua DPP LPPK Bapak Ayieng Prasastio menyampaikan bahwa proses pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat serta diduga tidak sesuai besaran teknis.

“Dalam hal ini saya menduga jika pendamping memberikan arahan kepada pelaksana yang tidak sesuai dengan (Juknis) Petunjuk Teknis RAB, dan diduga pendamping bisa saja lengah karena kurangnya pengawasan untuk mengawasi pekerjaan tersebut’’, Katanya.

Baca Juga :  Rapat Evaluasi Kewilayahan Bulanan Digelar, Sukseskan Program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang

Menurut temuannya di lapangan, bahwa “pekerjaan P3-TGAI Desa Bataal barat tak ubahnya seperti pengantin baru yang masih harum namun sudah ada keretakan, saya menduga, pekerjaan tersebut dikerjakan asal-asalan oleh pelaksana’’, Tegasnya.

Kegiatan P3-TGAI yang meliputi kegiatan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja layanan irigasi, dan tentunya sebagai solusi peningkatan ekonomi masyarakat saat proses pemulihan kondisi di masa Pandemi.

Lanjut Aying sapaan akrabnya menuturkan kepada awak media bahwa P3-TGAI yang terletak di Desa Bataal barat, Kecamatan Ganding tersebut dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan serta evaluasi diduga kurang memperhatikan kepentingan bersama.

Baca Juga :  Tutik Ernawati Warga Korban Mafia Koperasi Sambangi Ksp Milan Bersama Oase Law Firm

“Pasalnya, dana yang digelontorkan oleh pemerintah pusat senilai Rp 195.000.000, seharusnya hasil Pekerjaan P3-TGAI di Desa Bataal barat terlihat bagus dan kokoh. Akan tetapi malah sebaliknya, hasil pekerjaan yang saya lihat di lapangan malah tidak seperti yang saya harapkan’’, Ungkap Aying kepada media kompas news. Minggu (25/09).

“Menurut saya pekerjaan P3-TGAI yang ada di Desa Bataal Barat tersebut sangat tidak layak, pondasi bangunannya saja seperti mayat yang disandarkan pada tebing sawah, Sedangkan dari Pendamping pembangunan irigasi tersebut saya duga tidak komperatif’’, Imbuhnya.

Baca Juga :  Wujudkan Sadar Akan Kesehatan, Khitanan Gratis dari Satgas Yonif 511/DY Untuk Masyarakat Papua

Program kegiatan P3-TGAI sangatlah sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya para petani yang sangat membutuhkan sarana dan prasarana irigasi

“Saya selaku ketua DPP LPPK Mengecam Keras terhadap pekerjaan P3-TGAI desa Bataal barat untuk di lakukan perbaikan dan harus di lakukan pembongkaran agar masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya’’, Pungkasnya.

Sementara kepala desa Bataal barat saat dikonfirmasi langsung ke rumah kediamannya tidak ketemu karena kondisi sakit, akhirnya melalui pemerintah desa yang bernama H Adnan lewat sambungan selulernya dengan nada berdering tidak ada jawaban sehingga berita ini tayang.

(Hairul)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Pastikan Pilkades Aman, Kapolres Lebak dampingi Wakapolda Banten Cek dan Tinjau TPS di Desa Cikatapis

Kota Tegal

Pemkab Tegal Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi , Terdeteksi Kerawanan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Pemerintah Daerah

Bupati Nina Dapat Hadiah Berupa Kue “Blengep”

Olah Raga

Bupati Nina Agustina Hadir di Stadion Candrabhaga Kota Bekasi Dukung Persindra

Berita Utama

Pemdes Lobuk bersama PKK dan Karang Taruna Ikut Menyemarakkan HUT RI ke 77

Berita Utama

Pemkab Rohul Resmi Keluarkan Logo Pada HUT Ke 23 Rokan Hulu

Nasional

Disduk-P3A Indramayu Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

Berita Utama

Hj. Peni Herawati Sukiman terpilih sebagai ketua PMI Rohul masa Bhakti 2023-2028 secara Aklamasi