DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pendidikan

Kamis, 8 September 2022 - 07:26 WIB

Ribuan Mahasiswa Dari Aliansi PMII Melakukan Aksi Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM

Kompasnews.Com – Sumenep – Kurang lebih Ribuan Mahasiswa dari aliansi PMII Sumenep Demo kantor DPRD Sumenep, Madura Jawa Timur, soal kenaikan harga BBM saat ini. Kamis 08/09/2022.Ribuan aksi dengan menuntun motor tanpa di hidupkan mesin menuju kantor DPRD Sumenep dan aksi mereka merupakan bentuk penolakan jika kenaikan BBM tersebut membuat masyarakat semakin menderita.

Selain itu, para aksi juga membentangkan bendera PMII serta membawa puluhan bener kritikan soal penolakan kenaikan BBM.

Baca Juga :  Pangdam Kasuari Sematkan Baret dan Brevet Infanteri Yudha Wastu Pramuka, Kalian Adalah Queen Of Battle

Bahkan, bendera raksasa PMII pun berkibar di depan kantor DPRD Sumenep.

Puluhan bener dengan bertuliskan “Jual motor buat beli bensin, cabut kebijakan kenaikan harga BBM, kesini karena panggilan hati bukan sekedar kebutuhan, saya tidak minta kembalikan anak, tapi saya minta kembalikan harga bbm, kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperbudak jabatan. cukup skincare yang mahal BBm jangan.

Baca Juga :  Wakapolri Cek Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Blora

Korlap aksi Adul menegaskan jika Ini adalah bentuk ketidak adilan Pemerintah kepada masyarakat, dan ini merupakan bentuk gerakan untuk melawan Pemerintah.

Menurutnya, pemulihan ekonomi rakyat seharusnya tidak menaikan harga BBM, terangnya

Lanjut Adul, ini hanya kepentingan kelompok untuk menyengsarakan masyarakat.

Kami Mahasiswa Indonesia akan terus melawan akan ketidak adilan yang dilakukan pemerintah tanpa melihat ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terkait Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, Presiden: Semua Perlu Kajian

Bahkan, kata Adul Pemerintah Daerah sampai Pemerintah Pusat sudah tidak lagi memikirkan masyarakat Indonesia, ini menandakan bahwa mereka hanya ingin masyarakat menderita.

Sementara ribuan aksi demo dijaga ketat oleh pihak Kepolisian Polres Sumenep.

Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti, SH mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 204 personil dan melibatkan 1 pleton Pungkasnya;

(Y/D)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pastikan Server PPDB 2023 Lancar, Anggota DPRD Banten Monitoring Ke SMAN 1 Cilegon

Berita Utama

Pangdam III/Siliwangi Takziah Ke Rumah Duka Alm. Letkol Inf Purn Muhamad Mubin

Berita Utama

Dukung Program Akselerasi Menteri IMIPAS, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Sidak Kamar Hunian

Berita Utama

Pangdam XII/Tpr Bersama Kasad Hadiri Pembukaan KKN Kebangsaan ke-10 dan KKN Bersama Tahun 2022

Berita Utama

Dua Tokoh Nasional Ini Dukung PBB dan Amerika Tolak Politisasi Islamphobia

Berita Utama

Mahsiwa UMSU Siap mendukung KSJ, Dalam Gerakan Sedekah Nasional

Berita Utama

Besi Beton Proyek Pembangunan Jembatan Bojong Leles Roboh Menimpa Dua Pekerja

Berita Utama

Bengkel Baru Badz Motor dan Stesya Beauty Store Gelar Grand Opening