LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Sorotan

Senin, 22 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Sun MC Laren Diduga telah Menipu Banyak Korban dengan Modus Jaringan Bisnis yang Menguntungkan

Mediakompasnews.Com – Surabaya – Korban investasi melaporkan awak media , berinisial SL. yang tidak ingin dicantumkan namanya. ‘SL menceritakan, mengenai jaringan bisnis sambilan, yang menjanjikan, melalui aplikasi Sun Mc Laren.(22/8/2022)

Awalnya mendapatkan pesan jaringan WhatsApp dari Group Tugas 2000 Exclusive. Group ini bagian aplikasi dari Sun Mc Laren.

Aplikasi Sun Mc Laren, adalah jaringan bisnis yang menguntungkan, Dengan cara menggunakan dengan tipu daya, atas nama Lazada dan Shopee, yang telah bekerja sama dengan Sun Mc Laren.

Para pegiat medsos tertarik dari keuntungan yang menjanjikan, dengan cara mengklik link, yang telah ditampilkan oleh Sun Mc Laren mendapatkan poin/uang.

Untuk mendapat keuntungan para pengikut diwajibkan klik like, dari link Sun Mc Laren, sangat menjanjikan kisaran 20% hingga 40%.

Baca Juga :  Ziarah Ke TMP Sanaman Lampang, Dandim 1016 Palangka Raya: Wujud Penghargaan TNI Terhadap Jasa - Jasa Pahlawan Dalam Membela NKRI

Sun Mc Laren telah mengakar, dari Facebook, Twitter, dan Instagram. Mereka mencari dan menyasar kepada para pegiat Medsos, dengan klik iklan Lazada ataupun di Shopee.
Menurut pengikut Sun Mc Laren, sebut saja berinsial SL yang berdomisili di daerah Cikarang selatan. SL salah satu dari Tujuh Orang korban yang telah mengikuti jaringan Sun Mc Laren. Berawal SL tertarik pada jaringan ini, yang sebelumnya dimasukkan ke dalam group Whatsapp VVIP

Di jaringan group Whatsapp VVIP (Sun Mc Laren). Salah satu nomor Admin tertera di Group VVIP 081249184632 atas nama Bella sari yg duduga telah menipu banyak orang dan masih banyak lagi, yang belum saya cantumkan dan nomor ini bagian komplotannya,” ujar SL.

Baca Juga :  Staf dan Karyawan PT. PGUN Tbk Hadiri Acara Resepsi Pernikahan Rekan Kerja Junardi

SL menambahkan, bila sudah terdaftar di group Whatsapp, maka para peserta diwajibkan, untuk kirim dana sebesar Rp.2000.000. Via transfer, dan harus melalui barcode, yang sebelumnya di kirim via link, di nomor Whatsapp para peserta yang ikut tergabung di group Sun Mc Laren.

Setelah peserta mengirimkan dana ke Sun Mc Laren, maka Group ini, akan memberikan link untuk tugas para peserta. Besaran nilai mendapatkan poin, 30% setiap jumlah saldo yang diisi diantaranya:

Rp.2000.000,00, Rp.4.000.000,00, Rp.6000.000.00, Rp.12.000.000.00, hingga level ke atas, masing-masing transaksi, akan mendapatkan 30%. “Saya sudah mengikuti ke level isi saldo dari Rp.2.000.000.00,” terang SL.

Saya sangat tertipu dan merasa dibohongi oleh Sun Mc Laren, yang setelah itu saya menyadari,’ ketika saya cek Sun Mc Laren, di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa nama Sun Mc Laren belum terdaftar di OJK,” jelas SL

Baca Juga :  Stikes Banyuwangi Solusi Masa Depan yang Lebih Cemerlang

Kemudian yang bernama : CV. Sun Mc Laren, No Induk Perusahaan: 9120000261749.
Yang beralamat Pakuwon Tower, Jln. Embong Malang No. 21-31, Floor 22C9, Kedungkoro, Kec. Tegalsari, Kota Surabaya Jawa Timur 60261.

SL mengatakan “Saya berharap bisnis jaringan minta di usut dan uang saya Bisa kembali, agar tidak terjadi lagi para korban lainnya, seperti saya dan 7 korban lainya,”ucap SL

“Permasalahan ini telah cukup lama, semestinya, aparat hukum dan beserta OJK, menindak tegas, karena aplikasi Sun Mc Laren, telah mencantumkan nama OJK,”

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Penyampaian Nota KUAS-PPAS P.APBD Tahun Anggaran 2022

Berita Utama

Menerima Telepon Ketua Parlemen Turki, Ketua MPR RI Bamsoet: Turki Kirim Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Gempa Cianjur

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Peluncuran Buku ‘Perang Rusia Vs Ukraina. Perspektif Intelijen Strategis

Berita Utama

Ops Pekat Lancang kuning Tahun 2022 Dipimpin Kapolsek Tambusai Utara, Puluhan Botol Miras Disita Dari Warung Remang-remang

Berita Utama

Teror Kekerasan di Permukiman: Pria Tanah Tinggi Jadi Korban Pengeroyokan Massal

Berita Utama

Polsek Batuceper Pertemukan Balita Koban Penculikan Dengan Keluarga, Ternyata Begini Ceritanya

Berita Utama

Pemkot Tangerang dan Pemkab Belitung Jalin Kerja Sama Pengembangan Aplikasi E-Audit

Berita Utama

Heksa Sudarmadi SH Datangi Kantor Sekertariat Aliansi LAB Untuk Sambung Tali Silaturahmi