Mediakompasnews..Com – Kabupaten Tangerang – Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah yang dinamis, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengusung tema “Terus Bergerak Semakin Berdampak”, peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan penguatan kinerja seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan pembangunan daerah.
Kepala Dinas, H. Asep Suherman, SH., MBA., MM., mengatakan tema tersebut menjadi pengingat bagi aparatur pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan untuk terus menghadirkan kinerja yang nyata, progresif, serta berdampak langsung terhadap masyarakat.
«“Amanat utama dalam peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang adalah mengusung tema ‘Terus Bergerak Semakin Berdampak’, yang menjadi pengingat bagi para pejabat dan penerus kepemimpinan untuk senantiasa menghadirkan kinerja nyata, progresif, serta memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Asep.»
Menurut Asep, semangat “Terus Bergerak” berarti mendorong aparatur pemerintah agar tidak berhenti pada rutinitas, melainkan terus proaktif, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara “Semakin Berdampak” menekankan pentingnya memastikan setiap program pembangunan dan kebijakan pemerintah menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan.
Selain itu, momentum Hari Jadi ke-394 juga menjadi sarana untuk memperkuat transparansi kinerja pemerintah melalui evaluasi berbagai program sekaligus penyampaian capaian pembangunan kepada masyarakat.
“Semangat Hari Jadi ini hendaknya menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi, meningkatkan kinerja, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Asep.
Filosofi Logo HUT ke-394
Semangat pembangunan tersebut juga tercermin dalam logo Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang. Bentuk angka 394 secara keseluruhan divisualisasikan menyerupai obor yang menyala sebagai simbol semangat dan energi yang terus berkobar dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Tangerang.
Angka 3 terinspirasi dari motif Batik Kacang Bening Cisoka yang merepresentasikan pelestarian budaya lokal. Angka 9 mengambil bentuk gelombang ombak yang menggambarkan dinamika pembangunan, sedangkan angka 4 mencerminkan Ayam Wareng sebagai simbol karakter masyarakat yang tangguh dan gesit menghadapi berbagai tantangan.
Perpaduan warna dalam logo juga memiliki makna yang menggambarkan energi, kreativitas, ketenangan, dan pertumbuhan. Filosofi tersebut menjadi gambaran semangat Kabupaten Tangerang yang terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang.
Menjaga Sejarah Kabupaten Tangerang
Peringatan Hari Jadi ke-394 juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan sejarah Kabupaten Tangerang.
Dalam sejumlah riwayat yang berkembang di masyarakat, cikal bakal Kabupaten Tangerang tidak terlepas dari kawasan Tigaraksa. Tiga tokoh yang dikenal sebagai Tumenggung Aria Yudhanegara, Aria Wangsakara, dan Aria Jaya Santika disebut memiliki kaitan dengan pembangunan basis pertahanan dan pemerintahan di wilayah yang kini dikenal sebagai Tigaraksa.
Nama Tigaraksa dalam riwayat masyarakat dimaknai sebagai “Tiang Tiga”, yang dikaitkan dengan tiga tokoh tersebut.
Perjalanan pemerintahan Kabupaten Tangerang kemudian terus berkembang seiring perubahan wilayah. Setelah Kota Tangerang dibentuk pada 27 Februari 1993 berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1993, pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang kemudian dipindahkan ke Tigaraksa.
Momentum Hari Jadi ke-394 diharapkan dapat menjadi pengingat pentingnya menjaga sejarah dan budaya daerah sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat “Terus Bergerak Semakin Berdampak”, Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi titik penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Kang Yadi)


















