LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:57 WIB

Polda Gorontalo Selidiki Dugaan Keterkaitan Aktivitas Tambang dengan Banjir Pohuwato

Mediakompasnews.com – Gorontalo – Polda Gorontalo membentuk tim investigasi gabungan untuk menyelidiki penyebab banjir yang melanda Kabupaten Pohuwato. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya keterkaitan antara aktivitas pertambangan dan peristiwa banjir yang terjadi di wilayah tersebut.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, SH., MH., menyampaikan bahwa tim investigasi dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, KBP Dr. Maruly Pardede, SH., S.I.K., MH, Selasa (10/02/26).

“Kami membentuk tim investigasi bersama untuk melakukan penyelidikan secara komprehensif terkait dugaan penyebab banjir di Kabupaten Pohuwato, termasuk aktivitas pertambangan di wilayah Pani Gold Project dan sepanjang Sungai Taluduyunu,” ujar Irjen Pol Widodo dalam keterangannya.

Baca Juga :  Sempat Buron 3 Bulan, Seorang Pelaku Curas Dii Rest AreaTol JTTS Dibekuk Polisi  

Penyelidikan dilaksanakan berdasarkan surat perintah Ditreskrimsus Polda Gorontalo pada 28–29 Januari 2026. Tim Subdit IV Tipidter bersama instansi teknis terkait turun langsung ke lokasi tambang serta meninjau permukiman warga terdampak banjir.

Pada hari pertama, tim melakukan observasi di area Pani Gold Project (PGP) yang dioperasikan oleh PT PETS, PT PBT, dan PT GSM. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah fasilitas pertambangan, termasuk area peledakan, lokasi pembuangan material sisa (waste dump), serta infrastruktur pengendali limpasan air.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian antara lain sediment pond dan sediment trap yang berfungsi memperlambat aliran air, serta pengamanan lereng untuk mencegah potensi erosi dan longsor.

Baca Juga :  Syukuran HUT ke-8 Kodim 0510/Tigaraksa, Rutan Tangerang Hadir

Pada hari berikutnya, tim menyusuri aliran Sungai Taluduyunu hingga ke sejumlah titik yang terdampak banjir. Petugas juga menemukan adanya aktivitas pertambangan masyarakat di beberapa bagian daerah aliran sungai.

Kapolda menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kegiatan Pani Gold Project disebut telah memiliki perizinan berusaha dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Dari hasil penyelidikan sementara, kegiatan Pani Gold Project telah dilengkapi perizinan berusaha, dokumen AMDAL, serta fasilitas pencegahan banjir. Kami belum menemukan unsur kesengajaan maupun kelalaian perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan,” jelas Kapolda.

Meski demikian, proses pendalaman masih terus dilakukan. Polda Gorontalo juga memberikan perhatian terhadap aktivitas pertambangan masyarakat yang dinilai belum dilengkapi sistem mitigasi risiko bencana yang memadai.

Baca Juga :  Aliran Sungai Dan Lahan Pertanian Warga Tercemar Limbah Kotoran Sawit Perusahaan

Secara hukum, penyidik menyatakan belum menemukan unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara maupun Undang-Undang tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Namun, penyelidikan tetap berlanjut.

“Apabila di kemudian hari ditemukan fakta atau pelanggaran hukum, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Irjen Pol Widodo.

Langkah investigasi ini diharapkan dapat memberikan kepastian informasi kepada masyarakat terkait penyebab banjir di Pohuwato, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan agar tetap berjalan sesuai regulasi dan memperhatikan aspek keselamatan lingkungan. (Mar)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Aksi Cepat Tangkap Yonif Raider 300/BJW Atsi Bencana Gempa Di Kabupaten Cianjur

Berita Utama

Yayasan Budi Mulya Abadi Meriahkan HUT RI ke-80 di Banyuwangi

Berita Utama

Pelepasan Pegawai Purnabhakti, Rutan Kelas I Tangerang Apresiasi 31 Tahun Pengabdian

Berita Utama

Polri Mutasi Dan Rotasi Jabatan, Dankorbrimob Dan 6 Kapolda Berganti

Berita Utama

Kapolri Serap Aspirasi Masyarakat yang Jadi Korban Gempa Bumi Cianjur

TNI/POLRI

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Prajurit Badak Hitam 511 Beri Edukasi Cara Bertani Yang Benar Kepada Warga Di Perbatasan RI-PNG

Berita Utama

Dikabarkan Sering Transaksi Narkotika, Seorang Pria Diringkus Personil Sat Resnarkoba Polres Rohul

Berita Utama

Gunakan Listrik Secara Aman dan Produktif, PLN UP3 Pontianak Gelar Sosialisasi