LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama / Pemerintah Daerah

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:05 WIB

Sensus 2026 Akan Datang! BPS Kabupaten Tegal Larikan Melek Data ke Setiap Sudut Desa

Mediakompasnews.com – Kab. Tegal – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal menggelar sosialisasi “Bangun Budaya Melek Data” yang dibuka langsung Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman di Pendopo Amangkurat, Pemkab Tegal, Selasa (16/12/2025).

Acara bertemakan “Sinergi Literasi Statistik, Desa Cantik, dan Sensus Ekonomi 2026” dihadiri juga oleh Kepala BPS Kab Tegal Bambang Wahyu Ponco Aji, Sekda Tegal Amir Makhmud, kepala OPD, camat, Kades dan tamu undangan lainnya.

Acara ini ditujukan untuk menjadikan data sebagai pijakan utama dalam setiap langkah pembangunan, baik di tingkat kabupaten maupun desa. Dalam sambutannya, Bupati Ischak menekankan bahwa data bukan sekadar angka yang hampa, melainkan landasan untuk menyusun kebijakan dan program yang tepat sasaran serta efektif.

“Kita tidak boleh hanya pemerintah daerah yang paham data desa juga harus mampu memahami dan memanfaatkannya sebagai dasar pembangunan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden: Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai

Bupati juga mengemukakan harapannya agar konsep “Desa Cantik” tidak hanya sebatas penampilan fisik, melainkan juga menjadi “Desa Cinta Statistik”.

Hal ini bertujuan agar setiap langkah pembangunan sesuai dengan kenyataan lapangan, terutama terkait masalah kemiskinan, pengangguran, dan integrasi dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).

Dia bahkan mengungkapkan keunikan yang terjadi di Kabupaten Tegal: meskipun tingkat kemiskinan terus menurun, angka pengangguran terbuka justru cenderung naik. “Kita akan teliti penyebabnya apakah karena lulusan yang banyak belum terserap secara maksimal, atau karena usaha-usaha online yang belum tercatat dengan baik?” tegasnya.

Untuk mengatasi hal itu, Bupati meminta dukungan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk melakukan sosialisasi melalui program Nakerjuda. Tujuannya adalah untuk menarik lebih banyak investasi dan lapangan kerja, sekaligus mengurangi kesenjangan (gap) kesempatan kerja antara perempuan dan laki-laki.

Baca Juga :  Bupati Ischak Luncurkan Program: Tegal Berinovasi Untuk Pendidikan yang Lebih Unggul

Sementara itu, Kepala BPS Bambang Wahyu Ponco Aji menjelaskan bahwa program melek data ini awalnya dimulai sebagai proyek uji coba (pilot project) di satu desa di Kecamatan Balapulang. Saat ini, program telah diperluas ke 10 desa di kecamatan tersebut, meskipun masih menghadapi kendala terkait anggaran.

“Intinya, kita ingin memperbaiki sistem data di desa dengan target membuat setiap desa mandiri dalam mengelola data sendiri,” jelasnya.

BPS akan membina agen statistik di setiap desa dan melatih mereka cara mendata sesuai kebutuhan lapangan mulai dari kondisi rumah, sanitasi, hingga akses pendidikan. Dengan demikian, data yang berasal dari bawah (masyarakat) dapat dengan cepat sampai ke Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Perwakilan PBB Tangerang Selatan Ikuti Rapat Pleno Daftat Pemilihan Sementara

“Kalau dulu bantuan seringkali tidak sampai ke yang benar-benar butuh, sekarang dengan data yang lengkap, kita tahu siapa yang membutuhkan bantuan atau fasilitas yang rusak,” ungkap Bambang.

Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan mempersiapkan masyarakat untuk Sensus Ekonomi 2026. BPS mengajak warga agar responsif dan tidak menolak ketika petugas datang melakukan pencacahan.

“Data yang dikumpulkan nantinya akan digunakan untuk kebijakan pembangunan daerah dan nasional. Pencacahan akan dimulai bulan Mei 2026 dengan mencacah usaha industri besar melalui jalur online, dan bulan Juni-Juli petugas akan datang ke rumah-rumah – termasuk untuk mendata usaha online,” jelas Bambang.

Semua kegiatan ini dilakukan secara cuma-cuma oleh BPS, dengan anggaran dan manfaat yang sepenuhnya diterima oleh desa itu sendiri.(agus)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Dalih “HP Diservis” Disorot, Laporan Dugaan Pencurian di Ciputat Masuk Babak Serius

Berita Utama

Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan

Pemerintah Daerah

Rapat Paripurna pendapat akhir fraksi terhadap dua Raperda

Berita Utama

Diduga Tak Sesuai Nilai Anggaran, Proyek Revitalisasi SDN 173383 Parmonangan Disorot

Berita Utama

Dandim 0623/Cilegon Menyambut Kedatangan KKL Pasis Dikreg Seskoad LXII 2022

Berita Utama

PT. Trimas Ferry Siapkan 4 Armada Kapal Roro Jelang Ramadhan Dan Arus Mudik Lebaran 2023

Berita Utama

HKN Ke 58, RSUD Kota Tangerang Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis Untuk Lansia

Batu Bara

Satuan Lalulintas Polres Batu Bara Adakan Giat Curhat Tertib Lalu Lintas