LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Berita Utama / Sorotan

Senin, 8 Desember 2025 - 17:36 WIB

Diduga Tak Sesuai Nilai Anggaran, Proyek Revitalisasi SDN 173383 Parmonangan Disorot

Mediakompasnews.com – Tapanuli Utara – Proyek revitalisasi SDN 173383 di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, mulai menjadi sorotan publik. Pembangunan yang dibiayai APBN Tahun 2025 dengan nilai hampir Rp1,5 miliar ini dinilai tidak sebanding dengan progres fisik yang tampak di lapangan.

Pantauan kru MediaKompas News menunjukkan bahwa pekerjaan revitalisasi hanya meliputi rehabilitasi beberapa ruang kelas dan satu unit bangunan baru. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian antara volume pekerjaan dan anggaran.

Baca Juga :  Patroli Presisi Macan Kumbang 852 Polsek Ciwaringin,melaksanakan Patroli Gabungan, untuk Antisipasi C'3, Tawuran dan Genk Motor

Seorang warga Desa Huta Tinggi yang enggan disebutkan namanya menuturkan:

“Kami melihat bangunan yang dikerjakan tidak terlalu banyak. Kalau anggarannya sampai miliaran, tentu masyarakat ingin tahu rinciannya. Transparansi itu penting,” katanya, Senin (08/12/25).

Sementara itu, salah satu pemerhati pendidikan di Tapanuli Utara juga menyoroti hal serupa.

“Program revitalisasi sekolah harus berdampak langsung pada mutu pendidikan. Ketika anggarannya besar, wajar jika publik mempertanyakan hasil fisiknya,” ujarnya.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri: Tak Ada Salahnya Pemudik Lewat Jalur Pansela Jawa, Pemandangannya Indah

Upaya konfirmasi kepada Kepala SDN 173383 dilakukan beberapa kali oleh awak media, namun kepala sekolah tidak pernah berada di tempat. Hingga berita ini dipublikasikan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait penggunaan anggaran dan progres pekerjaan.

Tokoh masyarakat setempat juga meminta agar aparat pengawas turun memeriksa.

“Kami hanya berharap proyek ini benar-benar sesuai aturan. Kami mendorong Inspektorat dan pihak terkait untuk mengecek langsung ke lapangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pura Dharma Segara Diresmikan, Kasal Jadikan TNI AL Rumah Pancasila

Dengan nilai proyek yang mencapai hampir Rp1,5 miliar, publik menilai perlu adanya audit terbuka guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

MediaKompas News akan terus mengawal proses pembangunan ini sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial sesuai amanat UU Pers. (Managam. TB)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bersama Suporter,Polsek Panongan Dan KOK Gelar Doa Bersama Bagi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Berita Utama

Muhtadin Hakiki Calon Kepala Desa Pasir Tanjung No urut 3 Muda Merakyat

Berita Utama

Panglima TNI dan Kepala Staf Resmikan Polda Papua Baru, Kapolri: Wujud Sinergitas Makin Kokoh

Berita Utama

Resmob Polda Metro Jaya Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan, Kenal Korban Lewat Aplikasi

Berita Utama

Agus Adrianto Wujudkan Kemerdekaan Sejati Lewat Aksi Peduli Sesama

Berita Utama

Ketua PMI Kab.Pasaman Sabar AS: Kesulitan Darah Selama Ini Menjadi Penderitaan Dan Momok Bagi Masyarakat Yang Membutuhkan

Berita Utama

Komunitas Gaple Desa Pelempang Jaya Gelar Turnamen Gaple

Berita Utama

Presiden Terima Kunjungan Kehormatan Menlu ASEAN dan Sekjen ASEAN