DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Kab.Sumenep / Polres Sumenep

Minggu, 23 Maret 2025 - 07:53 WIB

Kapolsek Talango Sumenep Bersama Korluh Gelar Sosialisasi Perawatan Tanaman Jagung di Dusun Jate Laok

Mediakompasnews.Com – Sumenep – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Talango Polres Sumenep Polda Jatim Iptu Haryono Bersama Korluh Kec Talango menggelar kegiatan sosialisasi perawatan tanaman jagung di Dusun Jate Laok, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Jumat (21 Maret 2025).

Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 21 Maret 2025, pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan fokus utama pada perawatan tanaman jagung milik Bapak Yasir. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para petani mengenai teknik perawatan yang baik agar hasil panen lebih optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Talango bersama Korluh menekankan pentingnya perawatan tanaman jagung yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, pemupukan yang sesuai, hingga pengendalian hama dan penyakit. Kehadiran pihak kepolisian dalam acara ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep

Baca Juga :  Ada Yang Beda di Acara Pelantikan KPPS Desa Paberasan Kabupaten Sumenep Kemarin 

Tahapan Perawatan Tanaman Jagung
✅ a. Penyulaman
Penyulaman dilakukan sekitar 7–10 hari setelah tanam (HST) untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau rusak. Bibit baru harus ditanam pada lubang yang sama agar pertumbuhan tetap seragam.

✅ b. Penyiangan dan Penggemburan Tanah
Penyiangan dilakukan untuk menghilangkan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan jagung. Biasanya dilakukan dua kali, yaitu pada usia 15–20 HST dan 30–35 HST. Selain itu, tanah di sekitar tanaman juga perlu digemburkan agar akar lebih mudah menyerap air dan nutrisi.

✅ c. Pemupukan
Pemupukan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan jagung. Pemupukan dilakukan dalam tiga tahap:

Pemupukan pertama (7–10 HST): Menggunakan pupuk dasar seperti Urea, SP-36, dan KCl.
Pemupukan kedua (30 HST): Menambahkan pupuk Urea dan KCl untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif.
Pemupukan ketiga (45 HST): Menggunakan Urea untuk mendukung perkembangan tongkol dan biji jagung.
✅ d. Pengairan dan Drainase
Tanaman jagung memerlukan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan dan saat pembentukan tongkol. Jika curah hujan rendah, penyiraman harus dilakukan secara teratur. Sebaliknya, jika hujan berlebihan, sistem drainase harus diperhatikan agar tanaman tidak tergenang air.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Olahraga Bersama TNI-Polri dan PP Polri Guna Jalin Sinergitas dan Silaturahmi

✅ e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Tanaman jagung rentan terhadap hama seperti ulat grayak, penggerek batang, dan kutu daun. Untuk mengatasinya, dapat digunakan pestisida nabati atau kimia sesuai dosis yang dianjurkan. Selain itu, penyakit seperti bulai dan karat daun harus dicegah dengan penggunaan benih unggul dan penyemprotan fungisida jika diperlukan.

✅ f. Perempelan Tunas Samping (Jika Diperlukan)
Tunas samping yang tumbuh di bagian bawah tanaman jagung dapat menghambat pertumbuhan tongkol utama. Jika pertumbuhan tunas terlalu banyak, perempelan dapat dilakukan agar nutrisi terfokus pada pembentukan tongkol yang lebih besar dan berkualitas.

Baca Juga :  Satreskoba Polres Sumenep Berhasil Amankan 1,82 Gram Sabu Dari Warga Desa Kolor

Perawatan yang baik pada tanaman jagung akan menentukan hasil panen yang optimal. Dengan melakukan penyulaman, penyiangan, pemupukan, pengairan, serta pengendalian hama dan penyakit secara tepat, tanaman jagung dapat tumbuh sehat dan menghasilkan produksi yang maksimal. Perawatan yang konsisten tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga menjaga kualitas jagung agar layak konsumsi dan bernilai jual tinggi.

Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan aman dan lancar. Para petani yang hadir menyambut baik program ini dan berharap adanya pendampingan lebih lanjut agar hasil pertanian mereka semakin meningkat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pertanian di wilayah Talango dapat berkembang lebih baik dan berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional.

( M . ASIS )

Share :

Baca Juga

Kab.Sumenep

Petahana No.1 Fraksi PAN Optimis Dengan Hasil Kerja Keras Para Pendukung Paggun Abukte Nyata

Kab.Sumenep

Jelang HUT Bhayangkara Ke-78, Polres Sumenep Lomba Pos Kamling

Kab.Sumenep

Peringatan Isra Miraj di Masjid Al Amin Desa Baban Penuh Hikmah

Polres Sumenep

Polres Sumenep Gandeng PWI Gelar Pelatihan Jurnalistik Kehumasan

Kab.Sumenep

Rangkaian Kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 61-2025, Solidaritas Kopdar Gab Bonsai, KARUTAN CUP 2025.Rutan Kelas II B. Sumenep

Kab.Sumenep

Tak Terima Oknum Kepala BMT Sita Mobil Nasabah. Oknum Kepala BMT Terancam Dilaporkan Ke Polres Sumenep

Kab.Sumenep

Polres Sumenep Tegas Berantas Premanisme, Wujudkan Keamanan Yang Kondusif

Kab.Sumenep

” 2 Tak Bersaudara Apapun Oli Sampingmu” Motto Dari Garage77 Yang Melegenda di Dunia