DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 12:56 WIB

Juri Lomba Tidak Profesional Mendiskualifikasi Peserta Tanpa Alasan Jelas

MediaKompasnews.Com TEGAL – Gebyar PAUD tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Ikatan Guru TamanĀ  Kanak – Kanak Indonesia (IGTKI) menuai kontroversi,Sabtu 12/10/24 yang di selenggarakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal.

Diduga juri pelaksanan salah satu cabang lomba bermain lego telah memberikan keputusan Diskualifikasi kepada salah satu pesertanya dari Kelompok Bermain (KB) Al Huda Dukuhturi tanpa adanya keterangan lebih jelas, pasalnya awal sebelum perlombaan juri tidak memberikan peraturan atau tata tertib atau larangan selama perlombaan di mulai sampai selesai.

Padahal peserta tersebut sudah menyelesaikan lombanya dengan baik bahkan sudah membikin 4 bentuk pasang Legonya tanpa adanya Lego yang tersisa satu pun,sedangkan peserta yang lainnya kebanyakan baru bisa menyelesaikan hanya 1 bentuk saja sampai masa waktu perlombaan habis dan Lego yang belum terbentuk masih banyak.

Baca Juga :  Maraknya Penebang Kayu Tanpa izin, Pihak Gakkum dan Aparat Penegak Hukum Harus Tindak Tegas

Informasinya terkait Diskualifikasi peserta lomba bermain Lego tersebut di infokan oleh guru pendamping kepada Walimuridnya dengan alasan yang katanya di dampingi orang tua muridnya dan memberikan arah kepada peserta.

Kepala Seksi (Kasi) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal sekaligus pelaksana kegiatan Ibnu Hakim saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp terkait kejadian ini mengatakan masalah itu kami tidak tau, karena masing -masing cabang lomba kami serahkan ke tim juri.

Sementara itu Walimurid peserta lomba Lego mengatakan awalnya sebelum perlombaan di mulai para juri menyampaikan kepada para Walimurid supaya yang mendampingi keluar dari lokasi perlombaan dan suruh berada di sebelah timur luar area perlombaan karena di sebelah barat sudah penuh dan berdesak – desakan, yang akhirnya pada pindah kesebelah timur yang jaraknya tidak ada setengah meter dari area perlombaan.

Baca Juga :  Kesiapan Dinas Pariwisata Bantul Hadapi Peringatan Malam 1 Muharam

Setelah itu giliran dirinya mau pindah anak tersebut yang ikut lomba menangis dan pihak juri pun tau dan mengakan kepada Walimuridnya ya udah Bapak di sini aja ya yang penting tidak masuk Arel perlombaan,akhirnya Walimurid tersebut menuruti apa yang di sampaikannya sampai perlombaan selesai duduk di situ tapi di luar area perlombaan.

Baca Juga :  Patroli Perintis Presisi Kota Polres Rokan Hulu Ciptakan Situasi Aman Dan Kondusif

Selama perlombaan dirinya hanya mengatakan Semangat… Semangat… Semangat… Ayuk mas kamu pasti bisa menang… kepada anaknya yang mengikuti perlombaan tersebut.

Dirinya berharap untuk kedepannya di usahakan untuk panitia maupun juri supaya lebih tegas lagi dan di usahakan supaya menyampaikan tata tertib atau aturan atau larangan sebelum perlombaan di mulai jadi nantinya semua pendamping maupun walimurid tau,jangan kaya yang sudah terjadi tidak ada pemberitahuan apa pun,imbuh Walimurid.

Sedangkan Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Tegal saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp mengatakan nanti kami komunikasikan.

Hingga berita ini di turun belum ada jawaban keterangan lebih lanjut baik dari pihak Dinas maupun Ketua Himpaudi Kabupaten Tegal.(red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Anggota Bamus Kenagarian Cubadak Barat Sampaikan Surat Ketidak Sepakatan Dengan Ketua Bamus Kepada Bupati Pasaman

Daerah

Pengurus Kemala Bhayangkari Kunjungi, M. Fandi Haufanhaza Penderita Radang Selaput Otak

Berita Utama

PT.Bintang Chip Peduli Siswa SD 01 Rangkasbitung

Daerah

Dewan Pembina LAPBAS H. Zulkifli Anwar Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Dedi Musi Tajir

Daerah

PRNU Sukabumi Utara Peduli kepada Yatama sebagai Penerus Bangsa

Berita Utama

Diduga Oknum Kepolisian Minta Jatah, Toko Obat Golongan G

Daerah

Cegah Illegal Fishing, Ditpolairud Imbau Hal Ini pada Nelayan di Kuala Jelai

Daerah

Pidato Amelia Purnamasari,SDN Ringinharjo, Bikin Meneteakan Air Mata,Saat Wisuda dan Penyerahan Kembali ke Orangtua