DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Senin, 8 Agustus 2022 - 15:36 WIB

25 Hektar Karhutla terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Helikopter di Kerahkan

Mediakompasnews.Com – Rokan Hulu – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Saat ini, karlahut terjadi di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Senin (8/8/2022).

Lokasi tersebut merupakan daerah perbukitan yang telah selesai di Imas tumbang.

Kepala pelaksana BPBD Rohul Zuljandri Rosa mengatakan bahwa pihaknya telah meminta helikopter untuk membantu memadamkan Karhutla.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Lido

“Dalam kegiatan pemadaman ini kami di bantu satu helikopter water bombing (pengeboman air). Untuk luas karhutla 25 Hektar,” ucap Zuljandri Rosa.

Untuk mengatasi Karhutla semakin meluas di sana, tim gabungan yang terdiri dari TNI Polri bersama BPBD Rohul turun secara bersama-sama ke lokasi.

Sementara itu Kapolsek Rokan IV Koto AKP Yohannes Tindaon mengatakan, setelah digempur dari darat dan udara, titik api sebagian besar sudah padam.

Baca Juga :  Bripka Ratijo tatap muka dengan siswa MBS Candipuro saat upacara hari guru

“Dapat kami sampaikan, kita tim yang solid antara TNI Polri dan BPBD secara bersama-sama memadankan api,”

“Untuk saat ini api telah padam tetapi,
di samping itu water bombing tetap melaksanakan kegiatan dari udara,” kata AKP Yohannes Tindaon.

Dia juga menjelaskan, lokasi Karlahut telah di pasang garis polisi.

“Untuk pelaku masih kami selidiki. Saat ini, kami sudah memasang garis polisi di lokasi, tegasnya.

Baca Juga :  Prajurit Satgas Yonif 511/DY Edukasikan Pola Hidup Sehat Kepada Anak-Anak Di Papua

Ditempat yang sama, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 13/Rokan IV Koto Kodim 0313/KPR, Serda Febrianto mengatakan, pemadaman dari darat menggunakan pompa punggung sebanyak dua unit dan menggunakan ranting kayu.

“Tadi kami cukup kesulitan menjangkau titik api karena akses ke lokasi ekstrem,”

“Kami menghimbau kepada siapa saja agar tidak melakukan pembakaran jika ingin membuka lahan,” himbau Serda Febrianto.

(Samiono)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Hari Bhayangkara ke-78, Panglima TNI: Semoga Polri Terus Memberikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

Berita Utama

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Pasukan Kuda HUT TNI ke 78

Berita Utama

Rutin Jajaran Satbrimob Polda Kalbar Lakukan Patroli Rutin Diwilayah Rawan Kejahatan Demi Menjaga Keamanan Dan Kenyamanan Masyarakat

TNI/POLRI

Razia Balap Liar, Polres Sumenep Berhasil Kandangkan Puluhan Sepeda Motor

Berita Utama

Lima Tahun Berturut, LHP LKPD Batu Bara Tahun 2022 Kembali Mendapat Opini WTP

Berita Utama

Viralnya di Medsos Kampanye Rejen Abdul Aris Adakan Jumpa Pers

Berita Utama

Babinsa Koramil 414-04/Membalong Hadiri Peresmian Tempat Wisata Pantai Batu Rusa

Berita Utama

Pagelaran Wayang Kulit, Kapolri: Pelestarian Budaya Hingga Dekat dengan Masyarakat