LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Kamis, 27 Juli 2023 - 02:47 WIB

Bahaya Timbal Terhadap Anak Usia 0-5 Tahun

Mediakompasnews. Com Slawi – Berdasarkan data ada beberapa area di Kabupaten Tegal yang terpapar atau terkontaminasi oleh beberapa jenis logam seperti timbal. Area yang terkontaminasi timbal yaitu di Desa Pesarean, Kebasen, Karangdawa dan Mangunsaren.

Untuk itu pihaknya telah menyusun rencana aksi yang berbentuk Peraturan Bupati yang didukung oleh dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bappeda Litbang, Diskominfo dan lainnya.
Demikian yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Lingkungan Kabupaten Tegal.

Khaerudin dalam Talkshow Mengupas Pengurangan Bahaya Timbal yang dipandu oleh Bung TW dan Merry Honey di Studio Radio Slawi FM pada, Selasa (25/7/2023) pagi.

Baca Juga :  Bane Raja Manalu: Dalam Meraih WBK dan WBBM, Persepsi Publik Harus Dibenahi

Menurut Khaerudin memang bahaya timbal ini tidak langsung dirasakan oleh masyarakat. Tapi bisa dirasakan oleh generasi muda. Maka Pemerintah Kabupaten Tegal melakukan upaya atau langkah – langkah untuk menangani bahaya keracunan timbal pada anak.

“ Berdasarkan kajian ditemukan 53 persen anak – anak usia 0 – 5 tahun terpapar timbal dengan kadar timbal diatas 5 Microgram deciliter,” kata Khaerudin.
Selain itu, paparan timbal ini bisa melalui mulut dengan memakan makanan atau air yang mengandung debu dan timbal yang berdampak pada keterbelakangan mental.

“ Sebenarnya secara tidak langsung masyarakat telah menyadari bahaya timbal. Misalkan masyarakat sekarang sudah tidak lagi mengkonsumsi air tanah (air sumur) tapi air PDAM. Karena mereka khawatir airnya terkontaminasi timbal,” jelas Khaerudin.

Baca Juga :  Minta Aparat Penegak Hukum Agar Oknum Wartawan Di Tindak Tegas

Sementara itu, Kepala Bidang UKM dan UKP Sarmanah Adi Muraeny menambahkan, keracunan timbal ini yang bahaya adalah dapat memaparkan anak – anak dan lansia. Untuk anak –anak dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dan tingkat intelektualitasnya juga terganggu. Sedangkan untuk ibu hamil bisa mengakibatkan keguguran pada janin, janin berkembang rendah dan bisa mengakibatkan kematian pada janin.

“ Sebagian besar kalau tubuh kita ada timbalnya tapi banyak yang tanpa gejala, tetapi gejala umumnya adalah sakit kepala, lemas, kelemahan otot, nyeri sendi, mual, muntah dan mengalami gangguan kepribadian seperti gampang marah, hipertensi, hiperaktif, ginjal dan hati,” tutur Sarmanah.

Baca Juga :  Demo FB LSM, Pimpinan PT.Telkom Akui Kabel Jaringan Provider Lain dan Voucher Indihome Tak Ada Izin

Sarmanah berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal agar selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga kebersihan rumah dan upayakan gizi seimbang, karena vitamin D, C dan FE itu sangat penting untuk mengikat PB (timbal). Dan timbal ini bisa keluar melalui keringat, urine dan fases.

“ Kalau ada keluhan kesehatan atau gejala terpapar timbal bisa langsung berkonsultasi ke dokter di Puskesmas, Klinik ataupun Rumah Sakit,” pungkasnya. ( Met)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sosok Tajul Arifin Kades Banjarsari yang di kenal dekat dengan warganya

Daerah

Buaya Ditangkap, Babinsa Koramil 0115/Cimanggu Ingatkan Masih Ada Buaya Lain Yang Berkeliaran

Berita Utama

KPU Luncurkan Maskot Pilkada 2024

ANGGOTA DPRD/DPR RI

Jamin Keselamatan Atlet, Perbasi Kota Tangerang Daftarkan Ribuan Atlet ke BPJS Ketenagakerjaan

Daerah

lmplementasi Standart Sistem Management PTPN IV Gelar Sosialisasi

Berita Utama

Kesadaran Pemerintah Untuk Perhatikan Kondisi Jalan Kami Yang Rusak: Kecamatan Air Jorman Butuh infrastruktur Jalan Protokol

Daerah

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Dari PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung

Berita Utama

Peringati HBP ke-61, Lapas Pasir Pangarayan Beri Bantuan Sembako Kepada Keluarga WBP