LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA

Home / Kab.Lebak

Jumat, 7 Juli 2023 - 15:26 WIB

Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya di Desa Kaduagung Barat Diduga Tidak Transparan

Mediakompasnews.Com – Lebak – Pelaksanaan pembangunan Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya, di Desa Kaduagung Barat Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, diduga tidak Transparan dan juga tidak ada papan informasi.

Berdasarkan hasil pantauan dan informasi yang dihimpun oleh mediakompasnews.com dilokasi, Senin 03/07/2023, realisasi dana bantuan pemerintah pusat Sebesar Rp. 385.000.000. untuk Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya, berupa pembangunan Toilet individu (Bilik Toilet, Kloset, Septik yang dilengkapi Bidang Resapan) informasi yang kami terima ada sekitar 100 unit diterima oleh penerima manfaat.

Baca Juga :  Kapolsek Bayah Gerak Cepat Datangi TKP Laka Laut di Pantai Goa Langir Desa Sawarna

Pembangunan tersebut dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Harapan Kita Desa Kaduagung Barat, yang di duga dalam pelaksanaan proyek tersebut tidak transparan dan tidak terpasang papan informasi, tentu hal ini membuat masyarakat bertanya.

Beberapa masyarakat diwilayah Desa Kaduagung Barat Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, mengatakan kepada awak media yang pada saat itu sedang berada dilokasi pengerjaan Instalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL) Ko Manual.

Baca Juga :  Seritifikat Masyarakat Desa Tamanjaya Hilang diduga Digelapkan Oleh Oknum Tidak Bertanggungjawab

“Ini pekerjaannya asal jadi pak kedalamannya pun hanya 1,20 M, Lebar 1 M, Panjang 1,5 M terus dikasih bata merah sebayak 300 biji, semen 2 sak, paralon satu batang, kloset satu, pasir satu mobil Losbak itupun dibagi 3 KPM,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya.

“Masih menurut warga, ya pak, estimasi hitungan saya bahwa proyek ini cuman menghabiskan anggaran Rp.1000.000, berikut ongkos kerja,” tambahnya.

Lalu tim media mencoba menghubungi Ketua KSM Via WhatsApp, “saya bukan pemborong dan siapa yang mengatakan bahwa saya yang ngemborong pekerjaan ini, saya hanya sebatas penggerak Karang Taruna saja supaya punya pekerjaan,” ucap Ketua KSM.

Baca Juga :  SKH Kekerabatan Maja Ikuti Kegiatan Life Skill Tingkat Provinsi Banten

“Bukan data angka ga sama dari kami cuman 314 bukan 385 takut salah kami ini,” Ucap Ketua KSM melalui WAnya.

Sampai tadi siang Tim Media menghubungi kembali tapi tidak dijawab sampai berita ini ditayangkan. (Tim/Irwan)

Share :

Baca Juga

Kab.Lebak

Warga Desa Cigoong Utara Keluhkan Bantuan BPNT Tak Cair, Saldo Kosong Tanpa Penjelasan

Kab.Lebak

Grib Jaya Menyorotir Musyawarah Panitia PTSL Dengan Warga Dinilai Siasat Tutupi Pengembalian

Kab.Lebak

Kinerja KPU Lebak Di Soal Oleh Beberapa Kalangan Aktivis

Kab.Lebak

Edi M Sarip Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPAC Kesti TTKKDH Kecamatan Cikulur

Kab.Lebak

Pekerjaan Proyek Lapen Desa Daroyon Dinilai Minim Keterbukaan Informasi Publik

Kab.Lebak

Ketua DPAC Ormas BBP Kecamatan Maja Sebut Anggaran Rehabilitasi Situ Cicinta “Jangan Petak Umpet”

Kab.Lebak

Bantah Lakukan Pungli, Ini Penjelasan Kapus Puskesmas Parungsari Kecamatan Wanasalam

Kab.Lebak

Penekanan Waka Polres Lebak dalam Apel Pagi tekankan Disiplin dan Jauhi Lahgun Narkoba