DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / kabupaten lebak / Opini

Minggu, 7 Mei 2023 - 18:54 WIB

Kepala Desa Nayagati Tegas Membantah Berita Miring Soal Aliran Irigasi

 

Mediakopasnews.com – Lebak – Menanggapi berita miring yang beredar, maka dalam hal tersebut Muhaemin yang biasa akrab disapa Emin, selaku Kepala Desa (KADES) Nayagati membantah dengan tegas berita yang sudah beredar tersebut, Minggu (07/05/2023).

Sebelumnya telah diketahui bersama terkait beredarnya pemberitaan yang diduga telah sepihak, yaitu berita yang menerangkan adanya sebuah dugaan pemindahan aliran air sungai irigasi sawah yang dilakukan oleh Kepala Desa Nayagati, sehingga disebut-sebut sudah merugikan warga masyarakat yang notabennya selaku petani di Desa Nayagati.

Dirinya juga sangatlah menyayangkan, karena merasa namanya disebut-sebut telah melakukan kesalahan yang disengaja dan bahkan menyebabkan tidak becus memimpin Pemerintahan Desa (PEMDES), apalagi semua itu tanpa adanya konfirmasi terlibih dahulu yang dilakukan kepada Emin, selaku Kepala Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu (07/05/2023).

Baca Juga :  Canangkan Pembangunan Pusat Kantor Pemprov Papua Barat Daya, Wapres Minta Berikan Pelayanan Efektif Untuk Masyarakat

“Sebelumnya saya selaku Kades Nayagati, dalam hal ini mohon maaf dan saya nyatakan apa yang telah menjadi asumsi rekan wartawan, bahwa saya dianggap merugikan petani warga Karang Leuwidamar dan juga adanya berita yang menyatakan bahwa puluhan hektar sawah milik warga Kampung Karang gagal panen akibat Pemerintah Desa, menurut saya itu semuanya tidak benar adanya dan dianggap pemberitaan sepihak,” papar Emin saat di konfirmasi di kediamannya di Kampung Babakan Girang, RT.03/RW.03 Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar.

Lagi dirinya menambahkan, kepada para rekan wartawan yang telah memberitakan yang saat ini diduga secara sepihak, mohon untuk kerjasamanya memperbaiki nama baik Pemdes Nayagati yang sudah disebut-sebut dengan kata-kata yang menurut saya terlalu berlebihan.

“Sebenarnya saya pribadi selaku Kepala desa, sangat menghormati pendapat setiap orang, hanya saja jika hal itu sudah diterbitkan di situs media resmi maka selayaknya perlu ada perimbangan dan jangan sepihak,” tegas Emin.

Baca Juga :  Pererat Tali Silaturahmi di Bulan Ramadhan, LAN Kota Tangerang Gelar Buka Puasa Bersama

Dirinya juga menyesalkan, tidak adanya rekan wartawan yang menghubungi pihak Pemdes terlebih dahulu sebelum diterbitkan berita tersebut, yang menimbulkan bahwa ini tidak adanya perimbangan berita hanya satu pihak.

“Kami menduga ini sudah melanggar kode etik jurnalistik, dan mencederai dunia PERS Indonesia,” ujar Emin.

Terkait persoalan yang sudah menjadi objek berita tersebut, perlu diketahui juga bahwa Pemerintah Desa sudah jauh-jauh hari membuat pengajuan untuk Program Irigasi tersebut, sebab untuk pembangunan waduk bendungan tidaklah mungkin tercover oleh Anggaran Dana Desa (ADD), namun selaku Pemerintah Desa Nayagati sudah koordinasi dengan instansi Pemerintah terkait, agar mewujudkan pembangunan waduk tersebut yang tidak lain guna kepentingan Masyarakat setempat khususnya para petani warga Desa Nayagati sendiri.

Baca Juga :  Cek Kekuatan Personel, Korem 071/Wijayakusuma Lakukan Apel Gabungan

Sementara menyoal kepada bendungan irigasi yang katanya sudah dialihkan oleh kami selaku Kades, oleh salah satu narasumber yakni inisial (NOV), hal tersebut sangat tidak mendasar dan dianggap hal yang mengada-ada dalam sebuah keterangan yang dibuat sajian berita yang disampaikan terhadap rekan Pers.

“Sedangkan sebelum saya lahir, waduk bendungan peninggalan Belanda itu sudah ada berdiri disana, dan semenjak saya menjabat Kepala Desa, secara pribadi saya tegaskan sekali lagi bahwa tidak pernah saya memindah-mindahkan aliran irigasi sawah warga saya sendiri, dan tidak ada niatan sekecil apapun dihati saya membuat sengsara apa lagi membuat susah warga saya itu sendiri,” tutup Emin.

Penulis : Pandji

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Seolah Kebal Hukum, Mantan Kades Lembung Timur Bebas Menjual BBM Subsidi Jenis Pertalite dari Pertamini

Berita Utama

Ketua Forum Komunikasi Alumni (FORKOMA) PMKRI Cab. Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi, Himbau Masyarakat Jaga Situasi Jelang Pemilu dan Pemilukada Serentak Tahun 2024

Berita Utama

Partai Gerinda Resmi Mendaftarkan Bakal Calon Legislatif Ke KPU kota Tegal Diiringi Musik Tradisional Angklung

Berita Utama

Pramuka Jadi Sarana Pembinaan Karakter Warga Binaan Rutan Kelas I Tangerang

Berita Utama

AWPI Halut Berikan Bantuan Alat Tulis ke SMK dan SMPTK

Begal

Kapolsek Iptu Efendi Langsung Pimpin Penangkapan Tersangka Begal Di Kepenuhan

Berita Utama

Gencar Pendidikan Luar Ruangan, TK Kemala Bhayangkari Lamsel Siap Tambah Fasilitas Baru

Banten

Kenaikan Stimulan RT RW Cuma 56.000/Bulan, Forum RT RW Kota Tangerang Akan Lakukan Ini