LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Peristiwa

Minggu, 17 Juli 2022 - 03:37 WIB

Sejumlah Lokasi Terendam Banjir,, Camat Tambun Utara  Tinjau Lokasi

Mediakompasnews.Com – Bekasi – Hujan dengan intensitas lama yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya telah membuat sejumlah lokasi di Kecamatan Tambun Utara (Tamara) terendam banjir. Aparatur kecamatan pun bergerak cepat dengan meninjau lokasi dan memberikan bantuan logistik kepada warga masyarakat yang terdampak banjir, Sabtu (16/7/2022).

Camat Tambun Utara (Tamara), Najmuddin mengatakan, warga masyarakat di sejumlah lokasi memang sudah menjadi langganan tergenang banjir, seperti di Desa Karangsatria, di lokasi pabrik levis Desa Satriajaya, depan Desa Satriamekar sampai Perumahan Darmawangsa, dan Kampung Turi Desa Sriamur yang berbatasan dengan Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

Baca Juga :  Polisi Jadi Pahlawan di Dongeng Buatan Anak, Kapolri: Tanamkan dan Jadikan Semangat Jadi Lebih Baik

“Banjir merendam warga kami yang tinggal di pinggir sungai. Bahkan yang lebih berbahaya lagi akses jalan jadi terputus. Jadi yang akan ke Kota Bekasi atau dari Kota Bekasi, atau menuju Tambelang dan Sukatani tidak bisa lewat. Ketinggian banjir sampai sepaha orang dewasa, sekitar 60 cm,” ungkapnya kepada para awak media.

Najmuddin menjelaskan, aparatur Kecamatan Tamara sudah melakukan langkah-langkah dalam menghadapi musibah banjir tersebut, dengan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, serta berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial untuk bantuan logistik.

“Pak Sekda (Sekretaris Daerah,red) juga sudah memberikan bantuan kepada warga masyarakat terdampak banjir di RT.01 RW.02 Desa Satriajaya. Itu mungkin yang sudah kami lakukan atas nama aparatur Kecamatan Tambun Utara. BPBD juga menyerahkan 20 dus mie instan, 20 dus air mineral dan alat-alat mandi,” terangnya.

Baca Juga :  Kordinator Dan Juru Tulis Togel Disikat Unit Reskrim Polsek Indrapura

Aparatur Kecamatan Tambun Utara, lanjut Najmuddin, akan membuka posko jika banjir yang melanda warga masyarakat bisa mencapai tiga hari atau seminggu. Posko dibuka di RW, Desa dan Kecamatan. Posko banjit tidak dibuka kalau hanya luapan Kali Bekasi dengan lamanya air surut antara satu sampai dua hari saja.

Najmuddin mengatakan, dalam kegiatan rapat minggon pihaknya pun selalu mengimbau para Ketua RW dan Ketua RT untuk membuka posko dan dapur umum, untuk warga yang terkena dampak banjir. Kemudian berkoordinasi juga dengan relawan, tagana, BPBD, Dinsos dan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama menanggulangi kusibah banjir ini.

Baca Juga :  Jelang Iduladha, Presiden Tinjau Sejumlah Pasar di Kabupaten Bogor

Dalam kesempatan tersebut, Najmuddin juga mengakui saat ini belum ada pengaruh Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat untuk menanggulangi banjir di wilayah Kecamatan Tambun Utara. “Jika proyek tersebut sudah selesai terealisasi, kami optimis pengaruhnya akan luar biasa, minimal biaa mengurangi intensitas banjir,” tandasnya.

(Ruslan)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Mafia Koperasi Dibongkar Oase Law Firm Dengan Bangun Posko Pengaduan

Berita Utama

Semarak Hari Oeang RI 76 di KPPN, Lapas Rangkasbitung Donorkan Darah

Berita Utama

Terima Jajaran Direksi EHang dari China, Ketum IMI Bamsoet Akan Kenalkan EHang 216 di KTT G-20

Berita Utama

Pasangan Muhammad Wildan Adiatama Putri Wulandari Unggul Di PEMIRA STIKes Tengku Maharatu Pekanbaru

Berita Utama

Gandeng DInkop Lebak & HCCM, PHRI Lebak gelar Sertifikasi Halal dan Pengembangan Bisnis

Berita Utama

Menggali Potensi Atlit Sepak Bola Di Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022

Berita Utama

Sorotan Ketum FWJ Indonesia Soal Ketum FBR Dilarang Masuk di Deklarasi Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi

Berita Utama

Ditpolairud Polda Kalteng Masuk Sekolah, Edukasi Anak SD tentang Keselamatan Berlayar