LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Rabu, 1 Maret 2023 - 12:16 WIB

Terima Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Kerjasama Haji Indonesia – Arab Saudi

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo melalui Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia YM. Faisal Abdullah H. Amodi, meminta kesediaan Kerajaan Arab Saudi agar bisa kembali memberikan tambahan kuota jamaah haji bagi Indonesia. Mengingat penduduk muslim Indonesia merupakan yang terbesar di dunia, mencapai 238 juta jiwa atau sekitar 12,5 persen dari penduduk muslim dunia.

“Kita juga apresiasi langkah Kerajaan Arab Saudi yang selama ini senantiasa memberikan perhatian besar terhadap Indonesia. Terbukti pada tahun 2023 ini, kuota haji Indonesia mencapai 221.000 orang, terbesar di dunia. Namun jumlah tersebut masih belum bisa mengakomodir tingginya minat haji dari Indonesia. Dengan penambahan kuota haji, diharapkan dapat memangkas masa tunggu keberangkatan haji Indonesia dari yang saat ini rata-rata 20 hingga 30 tahun, agar bisa menjadi dibawah 10 tahun,” ujar Bamsoet usai menerima Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia YM. Faisal Abdullah H. Amodi, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (1/3/23).

Baca Juga :  Restrukturisasi Garuda Indonesia, Menteri BUMN Sebut Korporasi Lebih Sehat

Turut hadir Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dan Fadel Muhammad, serta Counsellor Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia H.E. Mr. Abdullah Yahya Alhamrani.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini juga mendorong agar pembangunan Indonesian House di Mekkah, Arab Saudi yang digagas pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai komplek apartemen/tempat tinggal jemaah haji atau jamaah umrah Indonesia, bisa segera terealisasi dengan dukungan pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Lahan yang diberikan oleh Arab Saudi untuk pembangunan Indonesian House berupa hak sewa 99 tahun.

“Namun terdapat peraturan dari Arab Saudi yang memberikan kewenangan pemerintah (Royal Commission for Makkah and Holy Sites/RCMC) untuk dapat mengambil lahan tersebut sewaktu waktu. Sehingga belum dapat menjamin kepastian bahwa dalam kurun waktu 99 tahun lahan tersebut digunakan oleh Indonesia. Karena itu, kita perlu duduk bersama untuk mencari jalan keluar atas hal ini,” tandas Bamsoet.

Baca Juga :  Diskusi Publik, Masyarakat Peduli Riau Kritik Keras Pencemaran Limbah

Wakil Ketua Umum SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menjelaskan, selain kerjasama di bidang haji, Indonesia dan Arab Saudi juga memiliki banyak peluang untuk meningkatkan kerjasama di sektor ekonomi dan perdagangan. Mengingat potensi perdagangan Indonesia – Arab Saudi sangat besar, dan perlu didorong agar terus meningkat.

“Salah satunya dengan mempermudah akses masuk produk-produk Indonesia ke Arab Saudi, terutama produk halal. Beberapa perusahaan Indonesia telah mendaftarkan produk mereka ke Saudi Food and Drugs Authority (SFDA), namun hingga sekarang SFDA belum memberikan persetujuan. Karena itu, melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, kita berharap persetujuan SFDA dapat segera diterbitkan. khususnya untuk produk perikanan yang dibutuhkan jamaah haji Indonesia,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Empat Laptop, KKN Mahasiswi Poltekkes UMIKHASANAH Raib Saat di Tinggal Upacara Perpisahan

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menerangkan, Indonesia juga memiliki banyak kesempatan bagi Arab Saudi untuk berinvestasi di berbagai sektor. Salah satunya dalam proyek pembangunan di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Khususnya di sektor infrastruktur, fasilitas publik, dan energi terbarukan. Sehingga bisa semakin meningkatkan investasi Arab Saudi di Indonesia yang pada tahun 2022 lalu baru berjumlah sekitar 1,7 juta USD.

“Kita juga mendorong penguatan kolaborasi antara Public Investment Fund Saudi dengan Indonesia Investment Authority. Selain itu, kita juga memastikan realisasi proyek pembangkit listrik tenaga surya di Saguling dan Singkarak. Proyek senilai 104,95 juta dolar ini merupakan tindak lanjut MoU antara PLN dengan ACWA Power tahun lalu,” pungkas Bamsoet.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Kasad : Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Berita Utama

Pemotongan BLT DD, Kades Jabaan Terancam Dilaporkan ke Polda Jatim

Pemerintah RI

Presiden Terus Dorong Penyaluran BLT BBM di Seluruh Indonesia

Berita Utama

Presiden Jokowi Saksikan Pemecahan Rekor Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia

Berita Utama

TNI AL Buka Kesempatam Bagi Putra Putri Terbaik Kepri Untuk Dididik Menjadi Prajurit Matra Laut

TNI/POLRI

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Mabes Polri Berhasil Mengungkap Jaringan Mafia Pengedar Oli Palsu

Berita Utama

Sumardi, S.H,.MH., Resmi Terpilih Jadi Ketua DPW Peradin Jawa Timur

Berita Utama

Menyikapi Stunting Sebagai Masalah Genting Dalam Menghadapi Ancaman Non-Tradisional