Breaking News

Home / Berita Utama / Nasional

Senin, 20 Februari 2023 - 14:10 WIB

Perekonomian Nasional Tumbuh Baik, Menkeu: Momentum Ini Terus Dijaga

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Momentum perekonomian Indonesia yang cukup kuat pada tahun 2022 dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen akan terus dijaga hingga tahun 2024. Untuk itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa sejumlah indikator pertumbuhan ekonomi harus dikendalikan dan diperkuat.

“Ini berarti dari sisi permintaan konsumsi rumah tangga untuk bisa tetap tumbuh di atas 5 persen, maka inflasi di Indonesia juga harus dikendalikan, _confidence_ dari konsumen harus dijaga, dan juga investasi akan terus memomentumnya diperkuat,” ujar Menkeu dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 20 Februari 2023, usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Hacker Bjorka kembali beraksi, Kali ini Bjorka Meretas Website Resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara

Untuk tahun 2024, Presiden Jokowi telah memberikan sejumlah arahan kepada jajarannya untuk fokus dalam menjalankan program-program prioritas. Menkeu menyampaikan, salah satu program prioritas yang menjadi perhatian Presiden yaitu upaya penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2024.

“Ini berarti keseluruhan total kemiskinan akan menurun dan juga dari kebutuhan untuk pendanaannya akan dilakukan prioritas untuk tahun ini dan tahun depan,” katanya.

Prioritas lain yaitu mengenai penurunan angka kekerdilan _(stunting)_ di Indonesia. Sri mengatakan bahwa pemerintah perlu untuk meningkatkan alokasi anggaran dalam rangka mengatasi permasalahan _stunting._

“Untuk _stunting_ diharapkan untuk turun ke 3,8 persen. Ini berarti perlu upaya, _effort_ tambahan yang keras dan alokasi anggaran yang disediakan untuk tahun ini dan tahun depan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kunjungi KBO Babel, Simak Pesan Tegas Ketum PJS Mahmud Marhaba

Sementara dari sisi investasi, Menkeu menuturkan pemerintah akan meningkatkan dukungan investasi sehingga nilai investasi di tahun ini dan tahun depan dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, pemerintah juga akan menggunakan insentif fiskal dalam rangka mendukung berbagai transformasi industri.

“Terutama yang berbasis sumber daya alam yang memperkuat ekosistem industri otomotif yang berbasiskan elektronik, elektrik, dan baterai. Ini menjadi salah satu upaya yang akan dilakukan tahun ini dan tahun depan,” tambahnya.

Baca Juga :  GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.

Di samping itu, menurut Sri, infrastruktur masih akan menjadi fokus pemerintah karena dapat meningkatkan produktivitas dari perekonomian nasional. Dari sejumlah upaya tersebut, Menkeu memperkirakan anggaran tahun 2024 dapat terus dijaga secara disiplin sesuai dengan prioritas dalam agenda nasional.

“Dengan landasan itu, maka pada tahun depan kita perkirakan anggaran akan dijaga. Di satu sisi pendapatan negara akan tetap tumbuh dengan _tax ratio_ yang terus meningkat dan belanja negara yang akan dijaga secara disiplin, namun dengan prioritas sesuai dengan agenda nasional,” ucap Sri Mulyani.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Presiden Tekankan Peran Sentral Bawaslu Wujudkan Pemilu Berkualitas dan Berintegritas

Berita Utama

Alasan Kapolri Hentikan Satgassus Polri Yang Pernah Dipimpin Ferdy Sambo

Berita Utama

Kapolri Tinjau Evakuasi Kapolda Jambi dan Rombongan, Apresiasi Kerja Keras Tim Gabungan

Berita Utama

Karateka Yonif Raider 300/Bjw, Raih Juara 2 dan 3 Kata Beregu Kategori TNI-Polri Piala Kadisjas TNI AD

TNI/POLRI

Reskrim Polsek Pajangan,Berhasil Ungkap Pencurian Sepeda Motor

Berita Utama

Menuju WBK 2026, Rutan Kelas I Tangerang Tegaskan Komitmen Anti Halinar

Berita Utama

Presiden Jokowi Apresiasi MPR Telah Mengkaji Substansi dan Bentuk Hukum PPHN

Berita Utama

Kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup I 2023 Resmi Dibuka