LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Sabtu, 4 Februari 2023 - 11:41 WIB

Inagurasi Pengurus Baru Club Ferrari 2023-2025, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Bangkitkan Perekonomian Nasional Usai Pandemi Covid-19

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Ketua Dewan Pembina Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) Bambang Soesatyo mengajak anggota club mobil sport Ferrari yang dipimpin kembali oleh Stanley Atmadja, mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila serta aktif mengembangkan sport automotive tourism di Indonesia. Sembari melakukan touring di berbagai daerah di Indonesia, anggota klub bisa mendokumentasikan keindahan alam selama perjalanan, kemudian mempromosikan melalui media sosial.

“IMI dan pemerintah sejalan untuk mengembangkan sport automotive tourism. Apalagi, salah satu sektor yang terhantam keras oleh pandemi Covid-19 adalah sektor ekonomi dan pariwisata. Tugas kita bersama, termasuk FOCI, untuk membantu mempercepat pemulihan ekonomi dan pariwisata di Indonesia,” ujar Bamsoet saat menghadiri acara Inagurasi Pengurus Baru FOCI 2023-2025 di Jakarta, Sabtu (4/2/23).

Baca Juga :  Kapolres Lebak berikan Penghargaan Best Police Of the Month dan Personil Peduli Penyandang Disabilitas

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Indonesia memiliki banyak keindahan alam yang tidak akan habis dijelajahi. Ragam budaya Nusantara pun mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

“Usai pandemi kita harapkan sport automotive tourism menjadi salah satu ujung tombak kebangkitan sektor pariwisata di Indonesia. FOCI dapat mendukung berbagai program pemerintah meningkatkan program pariwisata nasional melalui program touring ke berbagai destinasi di seluruh pelosok Indonesia,” kata Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini juga mengajak para anggota FOCI yang berasal dari kalangan menengah dan atas, untuk terlibat dalam pengembangan perekonomian nasional, khususnya yang terkait dengan otomotif. Sekaligus juga meningkatkan berbagai kegiatan bakti sosial untuk membantu saudara sebangsa yang membutuhkan.

Baca Juga :  As SDM Polri: Jangan Percaya Lolos Rekrutmen Harus Bayar, Pasti Dibohongi!

Bamsoet mengingatkan, FOCI Berdiri tahun 2002 atas inisiatif dari beberapa orang pendiri, antara lain Ruhut Sitompul, George Widjojo, Jack Budiman, Soetikno Soedarjo dan Indrajit Sarjono. Visi dan misi dari FOCI adalah sebagai wadah organisasi non profit bagi para pemilik Ferrari di Indonesia untuk berbagi aspirasi dan pengalaman. Tercatat sudah beberapa orang yang pernah menjabat sebagai Presiden FOCI, antara lain Ruhut Sitompul (2002 – 2004), Romy Winata (2005 -2012), Ahmad Sahroni (2013 -2016), Hanan Supangkat (2017 -2020) dan Stanley Atmadja (2020-2022 dan 2023-2025). Para anggotanya lintas profesi, suku, agama, ras, dan antar golongan. Bahkan juga lintas pandangan politik. Disatukan dalam satu kesamaan, yakni pecinta Ferarri dan juga pecinta Indonesia.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pernyataan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri Agar Indonesia Memiliki Kembali Sistem Ketatanegaraan Yang Benar dengan Mengembalikan MPR Sebagai Lembaga Tertinggi Negara

“FOCI yang saat ini telah menjadi kekuatan sosial, harus bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi dengan melahirkan lebih banyak lagi kegiatan usaha. Baik yang diselenggarakan secara bersama dengan sesama anggota FOCI, maupun membina usaha yang sudah ada agar lebih meningkat dan memberikan lebih banyak nilai ekonomi,” pungkas Bamsoet.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Kejutan Tak Terduga Untuk Dansatgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY Menerima Penghargaan dari Bupati Merauke

Berita Utama

Kejari Kabupaten Bekasi Menangkap Kades Cantik Lambang Sari Atas Pungutan PTSL

Berita Utama

Ketua Umum Forkolimat Letakkan Batu Pertama Pembangunan Air Bersih Kerja Sama Kodam I Bukit Barisan

TNI/POLRI

Kasdim 0414/Belitung Mayor Inf Trijoyo, Jadi Irup Upacara Ziarah Peringatan Hari Juang TNI-AD Tahun 2022

Berita Utama

Sorotan Ketum FWJ Indonesia Soal Ketum FBR Dilarang Masuk di Deklarasi Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi

Berita Utama

Tersangka Kasus Penggelapan Sepeda Motor, Diamankan Personil Polsek Bonaidarussalam

Nasional

Realisasi BLT Dana Desa Sukamanah Tahap 3 Tahun 2022

Berita Utama

GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.